Berita Utama

Raskin Perlu Dipercepat untuk Stabilisai Harga

Jakarta: Bantuan beras untuk rakyat miskin (raskin) perlu dipercepat karena sekaligus juga bisa berfungsi untuk stabilisasi harga. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga meminta operasi pasar harus memiliki target yang jelas.

Masalah raskin dan operasi pasar merupakan dua dari empat arahan Presiden kepada Kementerian Perdagangan dalam Sidang Paripurna membahas keamanan dan persiapan Lebaran di Kantor Presiden, Kamis (2/9) sore. "Mengenai raskin, diperlukan percepatan dalam rangka stabilisasi harga," kata Jubir Presiden, Julian A Pasha, usai rapat.

Arahan ketiga, soal penyelenggaraan pasar murah. Menko Perekonomian dan Menteri BUMN telah melaporkan, BUMN dan swasta yang akan menggelar pasar murah juga harus memiliki target yang jelas. Presiden meminta penyelenggara pasar murah untuk fokus pada beras, pangan, dan minyak goreng curah.

Yang terakhir terkait soal stok beras. Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bulog, dan BUMN melaporkan, hingga Desember 2010 beras akan surplus.

"Namun tentu kontigensi perlu disiapkan. Harus kita pastikan tetap terjaga atau aman, beras sebagai kebutuhan pokok rakyat harus tetap terkendali dan bilamana ada harga-harga yang di luar kelaziman, terlalu tinggi atau meroket, maka yang bertanggung jawab tentunya pemerintah sendiri," Julian menjelaskan.

Untuk itu Presiden meminta kementerian terkait terus memberikan perhatian yang khusus kepada ketersediaan dan harga beras. (dit)