Selalu ada senyum dan sapa ramah ketika kedua pemimpin ini bertemu. Itulah yang terjadi antara Presiden SBY dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Rabu (26/9) siang waktu New York atau Kamis dini hari di Indonesia, di Markas Besar PBB, Amerika Serikat. Pertemuan SBY-Ahmadinejad ini tidak terjadwal sebelumnya. Ini menandakan hubungan pribadi keduanya maupun hubungan antarnegara terjalin akrab. Meskipun beberapa waktu lalu Indonesia mendukung Resolusi PBB No.1747 mengenai nuklir Iran.

Di dalam negeri, dukungan pemerintah Indonesia terhadap resolusi tersebut sempat mengundang debat. Padahal, pemerintah Iran sendiri menyatakan bisa memahami sikap Indonesia. Terbukti, kini SBY dan Ahmadinejad bertemu kembali di sela-sela persidangan PBB. Dalam suasana akrab dan penuh persahabatan. Sehari sebelumnya Presiden SBy bertemu dengan PM Iran Nouri Kamil Al-Maliki, di tempat sama.

Indonesia, seperti sering disampaikan Presiden SBY, sangat concern terhadap masalah Timur Tengah, Iran, dan Irak. Dan kepedulian itu, antara lain, dijalin dengan komunikasi terus-menerus, seperti yang dilakukan dengan Ahmadinejad ini. Dalam pertemuan tersebut, SBY didampingi, antara lain, Menlu Hassan Wirajuda, Perwakilan Tetap RI di PBB Marty Natalegawa, dan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Ali Alatas, serta Jubir Presiden Dino Patti Djalal. (har)

Keterangan foto: Presiden SBY dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengadakan pertemuan bilateral di Markas Besar PBB, New York, Rabu (26/9) siang waktu setempat atau Kamis dini hari di Indonesia. (foto: abror/presidensby.info)