Galeri Foto
Senin, 12 November 2007
Untuk Rakyat Indonesia
Indonesia dinilai berhasil mengembangkan dan melaksanakan sistem demokrasi, dan berpotensi menjadi kiblat demokrasi di Asia. Karena itulah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewakili rakyat Indonesia menerima The Democracy Award, yang diserahkan oleh President of International Association of Political Consultants (IAPC), Ben Goddard, pada pembukaan Konferensi IAPC ke-40 di Nusa Dua Bali, Senin (12/11). IAPC adalah sebuah organisasi profesi dunia yang berdiri pada tahun 1968, dengan anggota para penasehat senior dalam bidang politik dan kemasyarakatan yang berkomitmen mengembangkan demokrasi di seluruh dunia. Organisasi ini memiliki anggota di 20 negara, dengan misi memperjuangkan demokrasi di seluruh dunia dan menganugerahi Penghargaan Demokrasi Internasional IAPC pada negara yang dinilai berhasil melaksanakan demokrasi. Presiden SBY dalam sambutannya usai menerima Medali Demokrasi itu mengatakan, "Saya ingat saat itu banyak yang bersikap skeptis. Demokrasi, katanya, tak akan bertahan lama di Indonesia, karena rakyatnya belum siap. Negaranya terlalu besar. Demokrasi hanya akan mengantarkan menuju chaos dan bahkan memecah belah Indonesia. Ada yang berkata juga bahwa yang terjadi di Indonesia hanyalah pergantian rezim. Tetapi hari ini kita bisa bangga, sebagai rakyat Indonesia dengan meyakinkan berhasil memutarbalikkkan pendapat-pendapat skeptis tersebut,” kata SBY. (nnf) Keterangan foto: Presiden SBY dan Ben Goddard, Presiden IAPC, seusai penyerahan The Democracy Award di Nusa Dua, Bali, Senin (12/11) pagi. (foto: anung/presidensby.info) |



