Prof.Dr.Barry J. Marshall dari Australia, tahun 2005 memenangi penghargaan Nobel bidang kesehatan. Penghargaan itu diberikan karena temuannya yang amat bermanfaat bagi perkembangan medis, yakni bakteri "helicobacter pylori" (H.pylori). Hari Selasa (4.3) pagi, Barry Marshall diterima Presiden SBY, di Kantor Kepresidenan.

Penelitian Prof. Marshall berpangkal dari keprihatinan terhadap maraknya penyakit gastritis dan luka di lambung yang diderita oleh hampir 50 persen penduduk dunia hingga saat ini. Dr.Barry bersama dengan rekannya, Dr.J.Robin Warren dari Perth, Australia Barat, kemudian melakukan penelitian masalah tersebut, dan akhirnya pada tahun 1982 mereka menemukan bakteri yang disebut helicobacter pylori (H.Pylory) yang mampu hidup di dalam perut manusia dan menjadi penyebab berbagai penyakit infeksi lambung. Bahkan bakteri ini dapat menjadi penyebab kanker perut. Kerja keras pasangan peneliti Barry J.Marshall dan J.Robin Warren akhirnya mengantarkan mereka pada penghargaan Nobel bidang kesehatan tahun 2005.

Barry Marshall lahir di Kalgoorlie tahun 1951, menyelesaikan pendidikan sarjananya di University of Western Australia (UWA), Perth. Saat ini Barry menjadi Kepala Penelitian Senior di sekolah biomedik, biomolekul, dan konsultan ilmu kimia Gastroenterologi UWA. (nnf)


Keterangan foto: Presiden SBY hari Selasa (4/3) pagi menerima kunjungan Prof.Dr.Barry J. Marshall dari Australia, pemenang penghargaan Nobel bidang kesehatan tahun 2005, di Kantor Kepresidenan. (foto: anung/presidensby.info)