Galeri Foto
Senin, 17 Maret 2008
Syeikh Yusuf
Syeikh Yusuf adalah ulama sekaligus juga pejuang bagi dua negara, Indonesia dan Afrika Selatan. Negara di ujung timur benua Afrika itu telah menganugarhinya gelar kehormatan sebagai Pahlawan Nasional Afrika Selatan. Syeikh Yusuf yang lahir di Goa, Sulawesi Selatan tahun 1626, karena perlawanannya terhadap kolonial Belanda, tahun 1683 dibuang ke Ceylon, sekarang Sri Lanka. Tapi di Sri Lanka pun ia tetap berjuang, sehingga untuk keduakalinya pada tahun 1694, ia dibuang ke tempat yang lebih jauh, yaitu ke Tanjung Harapan, sekarang Cape Town di Afrika Selatan. Di Tanjung Harapan pula, ia masih terus melawan penjajahan Belanda, hingga akhir hayatnya tahun 1699 dalam usai 73 tahun. Sebagai pejuang, baik Indonesia maupun Afrika Selatan telah mengakui kepahlawannya. Sebagai ulama, ia antara lain telah menulis dalam bahasa Melayu, bahasa Bugis dan bahasa Arab. Ia menyebarkan agama Islam sejak dari Goa, Sri Lanka hingga ke Cape Town. Makamnya yang berada di kawasan Maccasar, sekitar 20 kilometer sebelah timur pusat kota Cape Town, kini dijadikan tempat berziarah bagi umat Islam Afrika Selatan. Hari Minggu (16/3) siang waktu setempat, Presiden SBY, Ibu Ani dan rombongan, berziarah ke makam Syeikh Yusuf, didampingi Gubernur Western Cape, Ibrahim Rasool, yang juga keturunan Indonesia. SBY tampak terharu saat berdoa di makam Syeikh Yusuf yang berada di dalam bangunan sederhana. "Saya terharu, karena membayangkan seorang ulama besar yang menjadi guru di Banten, Mekkah, pernah belajar di Aceh dan mengajarkan Islam yang teduh, penuh dengan kebajikan, mudah-mudahan semua ajaran Syeikh Yusuf dapat dilanjutkan oleh generasi-generasi mendatang,” kata SBY. (mit,nas) Keterangan foto: Presiden SBY dan Ibu Ani berserta Gubernur Western Cape, Ebrahim Rasool, berdoa di makam Syeikh Yusuf. Makam ini terletak di Kramat Macassar, Cape Town, Afsel, hari Minggu (16/3) pagi waktu setempat. (foto: muchlis said/presidensby.info). |



