Melonjaknya harga minyak dan pangan dunia memukul banyak negara, tak terkecuali Indonesia. Untuk itulah Presiden SBY, Wapres JK, dan para menteri terus berupaya mencari langkah-langkah mengurangi dampak kenaikan harga tersebut, terutama bagi rakyat miskin. Kamis (3/4) siang, kembali SBY menggelar rapat terbatas membahas penggunaan APBN untuk program pengurangan kemiskinan. "Pemerintah bertanggung jawab penuh dan melaksanakan pengelolaan sebaik-baiknya atas semua persoalan ini," kata SBY seusai memimpin ratas, di Kantor Presiden.

Presiden SBY beserta seluruh menteri terkait juga memastikan bahwa APBN 2008 tetap terkendali. "Tetap bisa menjalankan fungsinya untuk membiayai tugas-tugas pemerintahan secara umum, juga dalam rangka stimulasi pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan rakyat," Presiden meyakinkan.

Pemerintah sangat concern mengupayakan langkah-langkah untuk mengurangi beban masyarakat akibat kenaikan harga energi dan pangan dunia. Beberapa kali Presiden SBY menggelar rapat-rapat terbatas maupun rapat khusus dengan menteri-menteri terkait. Bersama DPR, pemerintah tengah merumuskan perubahan APBN 2008. "Agar APBNP ini credible, sustainable, dan bisa mengatasi keadaan ekonomi yang kita hadapi dewasa ini," SBY menjelaskan. (mit/har)


Keterangan foto: Presiden SBY memberi keterangan pers usai memimpin rapat terbatas membahas langkah-langkah mengurangi kemiskinan akibat kenaikan harga pangan dunia, di Kantor Presiden, Kamis (3/4) siang. (foto: anung/presidensby.info)