Galeri Foto
Selasa, 8 April 2008
Berantas Korupsi
Berantas korupsi. Bila tidak ada yang melakukan korupsi, maka akan semakin banyak uang yang bisa digunakan untuk kepentingan rakyat. Karena itu, rakyat harus membantu untuk memberantas korupsi. Inilah pesan penting Presiden SBY kepada masyarakat, saat menghadiri temu nelayan dan penyerahan bantuan langsung masyarakat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandang Haur, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (8/4) sore. Saat ini, kata SBY, Allah sedang menguji kita. “Harga minyak meroket, dan harga pangan juga meningkat di seluruh dunia. Pemerintah berusaha mengatasi hal tersebut dengan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu saya minta dukungan masyarakat agar pemerintah dapat bekerja dengan baik," kata Presiden. Dalam kesempatan itu Presiden SBY menyaksikan penyerahan secara simbolis KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk Kabupaten Indramayu. Direktur Utama BRI Sofyan Basir menyerahkan bantuan senilai Rp 28,34 miliar kepada perwakilan debitur BRI. Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo menyerahkan bantuan senilai Rp 8,1 miliar kepada perwakilan debitur BNI, dan Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo menyerahkan bantuan senilai Rp 3,54 miliar kepada debitur Bank Mandiri. Sementara itu Presiden SBY menyerahkan secara simbolis, antara lain, bantuan langsung masyarakat PNPM Mandiri tahun 2008 untuk 12 kecamatan di Kabupaten Indramayu senilai Rp 22,5 milyar, bantuan langsung masyarakat agribisnis kepada 8 kecamatan atau 35 desa sebesar Rp 3,5 miliar, bantuan untuk 100 unit rumah masing-masing Rp 5 juta, total Rp 500 juta, dan bantuan 3000 paket sembako untuk masyarakat nelayan. (osa) Keterangan fotoPresiden SBY menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat nelayan di Desa Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu, Selasa (8/4) sore. (foto: abror/presiidensby.info) |



