Bangsa Indonesia ingin menjadi bangsa yang maju, bermartabat, sekaligus terhormat,” kata Presiden SBY, hari Sabtu (24/5) malam, pada Perayaan Waisak 2552, di Istora Senayan. Presiden hadir didampingi Ibu Ani dan beberapa menteri, termasuk Menteri Agama Maftuh Basyuni. "Di sinilah letak pentingnya kesadaran keagamaan yang tinggi, sehingga menjadi landasan bagi terbentuknya kekayaan kerohanian bangsa yang kuat sebagai salah satu kekuatan dalam meraih kemajuan," lanjut Presiden.

Sebelumnya, Sekjen Konferensi Agung Sangha Indonesia, Bhiksu Vidya Sasana Sthavira menjelaskan, pada peringatan Waisak, umat Buddha memperingati tiga peristiwa agung bagi umat Budha yaitu kelahiran Bodhisattva Sidharta, Pertapa Sidharta menjadi Buddha, dan wafat atau Parinirvana-nya Hyang Buddha. (nnf)


Keterangan foto: Presiden SBY dan Ibu Ani, hari Sabtu (24/5) malam, pada Perayaan Waisak 2552, di Istora Senayan. (foto: abror/presidensby.info)