Seiap kali mengadakan kunjungan kerja ke luar negeri, Presiden SBY selalu ingin memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai rencana. Untuk itu perlu terus melakukan koordinasi. Begitu pula dalam kunjungan ke Jepang untuk menghadiri KTT G-8 Outreach Countries, di Hokkaido. Dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Sapporo, Selasa (8/7), Presiden memberikan briefing kepada anggota delegasi yang menyertai, di atas Pesawat Kepresidenan A 330-341/GIA-1.

Saat itu pesawat melintas di sekitar udara Taipei, jam menunjukkan pukul 15.40 waktu setempat. Beberapa anggota rombongan ada yang kelelahan dan terlelap tidur. Maklum, perjalanan dari Kuala Lumpur-Sapporo memakan waktu sekitar 7,5 jam. Apalagi, keberangkatan ke Jepang ini dilakukan usai kunjungan kerja tiga hari di Malaysia, dan sebelumnya dua hari di Samarinda, Kalimantan Timur.

Tapi Presiden SBY tetap segar. Menurut Jubir Presiden, Dino Patti Djalal, rapat yang berlangsung sekitar satu jam ini membahas persiapan terakhir Indonesia dalam KTT tersebut. Juga memastikan materi pidato yang akan disampaikan SBY pada forum itu.

Briefing diikuti oleh, antara lain, Menteri Perdagangan Mari E.Pangestu, Seskab Sudi Silalahi, Menneg Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar, serta kedua Jubir Presiden, Dinno Patti Djalal dan Andi Mallarangeng. Hadir pula Gubernur OPEC Indonesia Maizar Rahman. (har)


Keterangan foto: Presiden SBY memberi briefing kepada anggota delegasi diatas Pesawat Kepresidenan A 330-341/GIA-1 dalam perjalanan dari Malaysia menuju Jepang, untuk mengikuti KTT G-8 Outreach Countries, di Hokkaido. (foto: abror/presidensby.info)