Galeri Foto
Rabu, 9 Juli 2008
KTT G-8
Presiden SBY duduk bersama dan berdiri sejajar dengan para pemimpin dunia pada KTT G-8 Outreach Countries, di kawasan Danao Toya, Sapporo, Jepang, Rabu (9/7) pagi. Government Eight atau G-8 adalah organisasi delapan negara-negara maju. Indonesia tidak termasuk di dalamnya, melainkan tergabung dalam Developing Eight (D-8). Indonesia hadir di Jepang bersama tujuh negara berkembang lainnya atas undangan tuan rumah. (foto: abror/presidensby.info) Pada KTT tersebut, Presiden SBY menyampaikan pandangannya dalam dua kesempatan. Yang pertama, pada sesi Major Economies Leaders Meeting. Pada sesi ini, SBY berharap negara-negara maju menyuarakan secara lantang dan jelas visi dan misinya kepada dunia soal pengurangan emisi. "Hal ini akan memperkuat pelaksanaan Bali Roadmap," kata SBY. Yang kedua, pada sesi Outreach Working Luncheon. Pada sesi ini, SBY mengusulkan perlunya revolusi hijau genegrasi kedua untuk mengatasi krisis pangan global. Ini merupakan versi terbaru dari revolusi hijau yang sukses di tahun 1960. "Revolusi ini mensyaratkan seluruh negara berkembang menjadikan kembali pertanian sebagai inti agenda pembangunan mereka, terutama untuk meningkatkan pangan," Presiden SBY menjelaskan. Kehadiran SBY pada KTT G-8 Outreach Countries ini membanggakan. Pada sesi Major Economies Leaders Meeting, SBY duduk diapti Presiden Rusia Dmitry Medvedev dan Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki. Saat foto bersama, SBY ditempatkan diantara Presiden Brasil Luiz Inaco Lula da Silva dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy. (har/mit) Keterangan foto: Presiden SBY berfoto bersama pemimpin dunia dalam pembukaan KTT G-8 Outreach Countries, di Hotel Windsor Toya, Sapporo, Jepang, Rabu (9/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info) |



