Galeri Foto
Senin, 24 November 2008
Poncho APEC
Seperti kebiasaan setiap penyelenggaraan KTT APEC, para kepala negara/pemerintahan akan menjalani sesi foto bersama mengenakan pakaian tradisional dari negara tuan rumah. Dalam KTT ke-16 APEC di Lima, ibukota Peru, Presiden SBY dan ke-21 pemimpin APEC mengenakan Poncho, Minggu (23/11) siang waktu setempat atau Senin (24/11) dinihari di Indonesia. Poncho adalah pakaian tradisional Peru, terbuat dari bulu Alpaca. Poncho sesungguhnya adalah baju hangat. Ia dikenakan oleh suku-suku Indian di Peru untuk menahan diri dari serangan angin dan hujan. Pakain satu lembar ini hanya punya satu lubang di tengahnya untuk kepala kita masuk. Pada tahun 1950-an, tentara Amerika menggunakan poncho saat operasi militer Western Plains di Rocky Mountains. Tapi bahan poncho diganti lateks yang lebih tahan terhadap hujan dan angin. Baju hangat ini makin populer setelah Clint Eastwood memakainya dalam film Man with No Name dan Dollars Trilogy. Frank Zappa turut mempopulerkan poncho ini dalam sebuah lagu yang bercerita tentang seorang gadis dengan ponconya, Camarillo Brillo. Di Indonesia, ponco juga pernah dipakai militer kita. Malah kini kita mengenal ponco berbahan lateks sebagai jas hujan. Tentu berbeda dengan poncho yang dipakai SBY dan para kepala negara/pemerintahan yang mengikuti KTT ke-16 APEC. Poncho yang satu ini asli dari bulu Alpaca, sejenis kambing gunung di Peru. Poncho yang dipakai para pemimpin APEC ini dibuat khusus untuk kepentingan sesi foto. (har) Keterangan foto: Presiden SBY dan para kepala negara/pemerintahan berfoto bersama sebelum upcara penutupan KTT ke-APEC di halaman Gedung Utama Departemen Pertahanan Peru, di Lima, Minggu (23/11) siang atau Senin (24/11) dinihari di Indonesia. (foto: anung/presidensby.info) |



