Kesetiakawanan itu adalah nilai. Kesetiakawanan itu adalah sikap dan perilaku masyarakat, yang dilandasi pengertian, kesadaran dan tanggung jawab untuk mengatasi dan menanggulangi berbagai masalah sosial, sesuai dengan kemampuan masing-masing, dengan semangat kebersamaan. “Kesetiakawanan itu kegotong royongan dan kekeluargaan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih,” kata Presiden SBY pada acara puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Ke-50, di Monumen Nasional Jakarta, Selasa (23/12) pagi.

Karena itu, lanjut Presiden, mari tingkatkan terus sikap tenggang rasa, saling memberi dan menerima, saling berbagi dan menyayangi serta semangat gotong royong. “Semua perilaku itu, tambahnya, adalah nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, yang merupakan cerminan budaya Indonesia yang mulia. Harus terus dipertahankan, jangan sampai nilai-nilai baik itu sirna, tergerus oleh arus modernisasi,” kata Presiden.

Keterangan foto: Presiden SBY menyerahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni kepada perwakialan masyarakat, pada peringatan HKSN di Monas, Jakarta, Selasa (23/12) pagi. (foto:anung/presidensby.info)