Polisi hari Kamis (29/1) lalu menggerebeg pabrik sabu-sabu di Komplek Taman Mutiara Palem, Jakarta Barat. Presiden SBY mengapresiasi prestasi polisi ini, dengan menengok pabrik sabu-sabu yang berkedok warnet `Dush Net` itu, Jumat (30/1) sore. Dari pabrik sabu-sabu ini, polisi menyita 75 Kg sabu senilai Rp. 120 milyar, dan menangkap 6 orang tersangka.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian, Kabareskrim dan Polda Metro Jaya atas keberhasilan membongkar kejahatan ini. Hukum harus ditegakkan," kata Presiden. SBY mengatakan dirinya tidak ingin melihat generasi muda bangsa dihancurkan oleh narkoba. "Oleh karena itu negara, pemerintah, kepolisian, semua aparat penegak hukum akan terus melaksanakan pemberantasan kejahatan narkoba," tambahnya, disambut teriakan warga,"Hidup SBY! Hidup SBY! Hidup SBY!" Gerimis tak membuat SBY dan rombongan serta ratusan warga beranjak dari depan ruko. (mit)


Keterangn foto:Presiden SBY memegang sabu hasil sitaan saat hari Jumat (30/1) sore meninjau TKP pabrik sabu yang digerebeg polisi di Komplek Taman Mutiara Palem, Jakarta Barat. (foto: abror/presidensby.info)