Presiden SBY didampingi Ibu Negara hari Rabu (4/2) pagi menghadiri dan membuka Festival Ekonomi Syariah Ke-2 tahun 2009, di JCC. SBY menilai, sistem ekonomi berbasis syariah, selain memiliki karakteristik positif yang menonjolkan aspek keadilan dan kejujuran dalam bertransaksi, juga menawarkan investasi yang beretika, mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam berproduksi serta menghindari kegiatan spekulatif dalam bertansaksi keuangannya, kata Presiden.

Meskipun dalam krisis keuangan global, perbankan syariah tetap dapat mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi, yaitu sekitar 35 persen/tahun. "Laporan yang saya terima, perkembangan deposit fund meningkat dari Rp. 5,72 trilyun tahun 2003 menjadi Rp 28,1 trilyun pada tahun 2007, dan berkembang lagi menjadi Rp. 36,85 trilyun pada tahun 2008. Demikian pula dengan financing meningkat dari Rp. 5,53 trilyun tahun 2003, menjadi Rp. 27,94 trilyun tahun 2007 dan Rp. 38,19 trilyun pada tahun 2008," kata SBY. (mit)


Keterangan foto:Presiden SBY menyampaikan sambutan pada pembukaan Festival Ekonomi Syariah tahun 2009, di JCC, Jakarta, hari Rabu (4/2) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)