Presiden menyampaikan pidato dalam joint session di hadapan parlemen Australia, di Great Hall, Parliament House, Rabu (10/3) siang. Ini merupakan pidato bersejarah karena baru pertama kali presiden Indonesia punya kesempatan seperti ini. Dalam sejarah parlemen Australia yang berumur 109 tahun, baru 5 kepala negara yang diundang untuk berpidato dalam joint session.

PM Australia dan beberapa anggota kabinetnya hadir dalam forum ini, begitu juga ketua oposisi Toni Abbott. Pimpinan parlemen Australia, baik Ketua Senat John Hogg maupun Ketua House of Representative Harry Jenkins duduk di depan. Parlemen Australia menganut sistem dua kamar atau bikameral, Senat dan House of Representative (semacam DPR di Indonesia).

Beberapa kali anggota parlemen Australia memberikan applaus ketika SBY menyampaikan pidatonya. Inti pidato SBY tersebut membahas peningkatan kemitraan strategis Indonesia-Australia. (har/arc)


Keterangan foto: Presiden SBY menyampaikan pidato dalam joint session di hadapan parlemen Australia, di Great Hall, Parliament House, Canberra, Rabu (10/3) siang. (anung/presidensby.info)