Arsip Kibar

« Juli 2008 »
M S S R K J S
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Kibar

Lia Aprilia

Lia Aprilia bersama Presiden SBY di Istana Negara, Kamis (17/7) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Lia Aprilia bersama Presiden SBY di Istana Negara, Kamis (17/7) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Suara Lia Aprilia, hari Kamis (17/7) siang memukau Istana Negara, termasuk Presiden SBY dan Ibu Negara dan beberapa menteri. Suara Lia mengalun membawakan lagu Suara Damai, usai acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Lia Aprilia bangga karena mendapat pujisan langsung dari SBY.

"Saya kagum dan salut pada Lia. Membawakan lagu yang merdu, indah dan menusuk perasaan kita dengan lagu Suara Damai. Lagi ini berisi pesan moral. Dalam kehidupan demokrasi, protes dan demonstrasi dibenarkan. Asalkan tertib dan tidak merusak. Tidak membakar ini dan membakar itu sehingga menimbulkan kecemasan," kata SBY.

Dengan lagu ciptaannya yang berjudul Suara Damai, Lia berharap dapat mengetuk hati siapaun yang suka berdemo untuk lebih menekan diri. "Saya tidak rela sedikit-sedikit orang berdemo terus. Demonya mengatasnamakan rakyat tapi malah merusak fasilitas rakyat," jelas perempuan kelahiran Bandung, 27 April 1976 ini.

Lia Aprilia, Sarjana Kimia dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), mulai terjun ke dunia musik semenjak kecil. Ia lebih senang bermain musik, karena musik bisa membuatnya merasa rileks dan dapat menyalurkan bakat terpendamnya. Ketika masih kuliah pun, Lia mengaku sudah bermain musik. Namun secara profesional, kegiatan bermusik ini ditekuninya begitu lulus dari UPI.

Selain menerima order untuk menciptakan lagu dari sejumlah instansi, Lia pun kerap kali diundang mengiringi penyanyi di sejumlah tempat. Kini kegiatan bermusiknya semakin intensif. Bersama sang suami, wanita pelahap sayuran ini telah membuka sekolah musik. Nama sekolah musiknya adalah GP Studio di Gedung Gelanggang Remaja, Jalan Merdeka, Bandung. Lia Aprilia sekarang ini berprofesi sebagai keybois, pianis, penyanyi, instruktur midi computer, arranger, pencipta lagu, dan instruktur paket 3 in 1 ( keyboard, vocal, midi computer ).

Dengan kepandaian dan keahliannya di bidang seni musik dan juga telah banyak prestasi yang diraihnya dan dengan banyak aktifitas yang dikerjakan. Untuk itu pada tahun 2004, anak ke 9 dari 15 bersaudara itu memberanikan diri dan bertekad mencatat dirinya di Museum Rekor Indonesia dengan kategori pemain solo keyboard dan bernyanyi selama 50 jam nonstop. (mit)