Kibar
Sabtu, 15 November 2008
Syamsi Ali, Dai Kondang New York Asal Indonesia

Syamsi Ali, usai menjadi imam salat Jumat yang diikuti Presiden SBY dan anggota delegasi Indonesia, di Hotel Ritz Carlton, Washington, AS, Jumat (14/11) siang. (foto: edityawarman/presidensby.info)
Sesungguhnya, Syamsi Ali adalah dai kondang di Amerika Serikat. Ia kerap diundang diskusi, ceramah, dan menjadi imam salat di masjid-masjid di New York dan Washington DC. Ia pernah tampil sepanggung dengan mantan Presiden AS Bill Clinton, ratu talk show Oprah Winfrey, dan Gubernur Negara Bagian New York George Pataki dalam sebuah acara bertajuk “A Prayer for America”.
Acara ini dihadiri oleh 50 ribu orang dari berbagai ras, warna kulit, dan agama. Syamsi mengutip surat Al-Hujarat ayat 13, tentang asal-usul manusia yang diciptakan Tuhan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Tidak ada yang lebih mulia, kecuali mereka yang bertakwa. Syamsi ingin mengatakan kepada public Amerika bahwa Islam adalah agama yang mengakui persauadaraan manusia. Publik pun terkesiap.
Syamsi Ali lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada 5 Oktober 1967. Masa kecilnya sebagian besar dihabiskan di pesantren di daerahnya. Ia kemudian mempersalam ilmu agama di Arab Saudi, lalu meneruskan S2 mengenai ilmu perbandingan agama di sebuah universitas di Pakistan. Syamsi kemudian menjadi local staff di Kantor Perwakilan Tetap RI di New York.
Di New York inilah memulai dakwahnya. Pria dengan tinggi badan sekitar 160 cm ini kini dipercaya menjadi imam masjid Islamic Center, masjid terbesar di New York. Ia juga menjadi imam di Masjid Al-Hikmah, masjid milik komunitas Islam asal Indonesia. Jamaah Syamsi tak hanya umat muslim dari Indonesia, melainkan juga muslim Amerika. Namanya dikenal di New York dan Washington DC. (har/mit)



