Arsip Kibar

« Februari 2010 »
M S S R K J S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28      

Kibar

Forest Eleven

Presiden SBY saat membuka 11th Special Session of the Governing Council/Global Ministerial Environment Forum atau Forum Menteri Lingkungan Sedunia di Bali Convention Centre, Rabu (24/2). (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY saat membuka 11th Special Session of the Governing Council/Global Ministerial Environment Forum atau Forum Menteri Lingkungan Sedunia di Bali Convention Centre, Rabu (24/2). (foto: anung/presidensby.info)
Forest Eleven atau F-11 adalah kumpulan negara-negara yang memiliki lebih dari setengah hutan tropis dunia. Negara-negara yang tergabung dalam F-11 adalah Brasil, Gabon, Kosta Rika, Kongo, Kamerun, Kolombia, Malaysia, Papua Nugini, Peru, Republik Demokratik Kongo dan Indonesia. Namun pada 24 Februari 2010, bergabung tiga keanggotaan baru F-11 yaitu Guatemala , Guyana dan Suriname.

Indonesia adalah penggagas pembentukan forum negara-negara F-11. Gagasan tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di sela-sela Pertemuan Tingkat Tinggi Perubahan Iklim di New York pada 24 September 2007. Pertemuan di New York tersebut menghasilkan Joint Statement of Tropical Rainforest Countries Leader yang berkomitmen untuk meningkatkan kemitraan dan kerjasama di berbagai bidang antara pemerintah dan masyarakat kesebelas negara anggota dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disepakati untuk mengatasi deforestasi, pengembangan konservasi hutan dan konservasi keanekaragaman hayati. Selain itu, forum ini juga bertugas mempromosikan kontribusi hutan dalam pencapaian tujuan pembangunan bersama seperti Millennium Development Goals, khususnya pengurangan kemiskinan dan kesinambungan lingkungan.

Ketua F-11 digilir setiap dua tahun sekali berdasarkan perwakilan regional negara-negara Asia Pasifik, Amerika Tengah dan Selatan, serta Afrika. Saat ini, Indonesia mewakili negara-negara di kawasan Asia Pasifik menjadi ketua F-11 untuk periode pertama, yaitu periode 2009 hingga 2011.

Untuk mempromosikan program-program sekaligus untuk mewadahi interaksi negara-negara anggota F-11 dalam memahami langkah-langkah bersama yang hendak dilakukan, F-11 meluncurkan situs www.forest-eleven.or.id. Situs ini berisi informasi tentang profil negara-negara anggota F-11, pertemuan dan acara-acara yang diadakan, kerjasama dan proyek, dokumen yang sudah dihasilkan serta foto-foto kegiatan F-11.

Area hutan yang dimiliki Indonesia sendiri adalah 136,88 juta ha atau 69 persen dari total tanah. Hutan hujan tropis di Indonesia menempati daerah tipe iklim sangat basah dan basah. Hutan ini menutupi sebagian besar Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara dan Papua. Luas hutan di Indonesia dari masa ke masa semakin menciut. Kenyataan ini juga yang turut mendasari lahirnya F-11.

Pada hari Rabu (24/2), Presiden SBY membuka konferensi internasional tingkat menteri, 11th Special Session of the Governing Council/Global Ministerial Environment Forum atau Forum Menteri Lingkungan Sedunia di Bali Convention Centre. Acara ini merupakan bagian dari KTT F-11. Konferensi itu sendiri dihadiri 130 negara yang peduli terhadap masalah lingkungan hidup. Dalam pidatonya, Presiden SBY menghimbau seluruh negara yang hadir untuk melanjutkan perjuangan dalam memperbaiki lingkungan hidup. “Pertemuan ini sangat penting untuk memperbaharui komitmen kita menyelamatkan bumi yang kita cintai,” kata SBY.

Dalam sesi pertemuan para menteri lingkungan hidup dan ketua-ketua delegasi F-11, mereka menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa hutan hujan tropis yang merupakan sumber kehidupan, wadah pelestarian warisan dan tuan rumah dari berbagai jenis flora dan fauna merupakan sumber daya untuk mempertahankan kelangsungan dari generasi sekarang dan akan datang.

Semoga dengan komitmen aktif negara-negara F-11 tersebut membawa pengaruh positif bagi pengelolaan isu lingkungan dan menyelesaikan masalah lingkungan melalui kebijakan yang mereka sepakati. Siapa lagi jika bukan kita yang memulai. (arc)