Arsip Kibar

« Maret 2010 »
M S S R K J S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   

Kibar

Kongres Sepakbola Nasional

Presiden SBY, didampingi Menpora Andi Mallarangeng, Gubernur Jatim Soekarwo, dan Ketua KSN Agum Gumelar, memukul gong tanda dibukanya Kongres Sepakbola Nasional (KSN), di GOR Ken Arok, Malang, Selasa (30/3) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY, didampingi Menpora Andi Mallarangeng, Gubernur Jatim Soekarwo, dan Ketua KSN Agum Gumelar, memukul gong tanda dibukanya Kongres Sepakbola Nasional (KSN), di GOR Ken Arok, Malang, Selasa (30/3) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Kongres Sepakbola Nasional (KSN) adalah salah satu kegiatan terbesar tentang olahraga sepakbola di Indonesia saat ini, yang diselenggarakan atas kerjasama KONI, PWI, dan PSSI. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung penuh diadakannya kongres ini. Kongres berlangsung di Hotel Santika, Malang, Jawa Timur selama dua hari, dari tanggal 30 hingga 31 Maret 2010. Tema yang diambil adalah `Melalui KSN Kita Satukan Tekad Menuju Prestasi Dunia.`

Dengan tema tersebut, diharapkan KSN dapat menghasilkan suatu gagasan untuk membangkitkan kembali prestasi olahraga sepakbola nasional. Kongres ini diikuti lebih kurang lima ratus peserta, yang terdiri dari para pencinta sepakbola, pengurus PSSI dari seluruh Indonesia, sekolah sepakbola, paguyuban sepakbola, wasit, mantan wasit, mantan pemain nasional, serta para wartawan.

Ketua KSN, Agum Gumelar menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk menginvestasi besarnya kepedulian, sekaligus didasarkan pada keprihatinan seluruh lapisan terutama masyarakat sepakbola, atas kondisi persepakbolaan nasional yang cukup memprihatinkan. “Melalui kongres ini diharapkan kita dapat mengidentifikasi pokok-pokok permasalahan, sekaligus menemukan solusi yang paling tepat, paling bijak, paling pintar untuk mengatasi permasalahan-permasalahan sepakbola nasional,” kata Agum dalam laporannya pada Pembukaan KSN, Selasa (30/3) pagi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri yang membuka KSN di Gelanggang Olahraga (GOR) Ken Arok, Malang. Ide awal penyelenggaraan KSN bermula ketika Presiden SBY menerima pengurus PWI Pusat, di Kantor Presiden, Januari lalu. Saat itu PWI datang untuk meminta kesediaan Presiden membuka puncak peringatan Hari Pers Nasional. Kepada PWI, Presiden meminta kalangan pers bekerjasama dengan KONI mempelopori Kongres Sepakbola Indonesia. Presiden ingin melihat sepakbola Indonesia maju dan jaya kembali.

Dalam sambutannya, Presiden SBY menjelaskan bahwa pemerintah ingin membantu PSSI agar menjadi lebih baik lagi. "Kita ingin membantu PSSI agar betul-betul lebih berhasil lagi di waktu yang akan datang, " ujar SBY. "Bangsa Indonesia ingin lima tahun lagi sepakbola Indonesia menjadi macan Asia Tenggara, 10 tahun lagi sepakbola Indonesia menjadi Macan Asia, dan kemudian dunia."

KSN dibagi menjadi tiga komisi yang membahas masalah organisasi, pembinaan, dan masalah umum. Para pembicaranya antara lain, Menpora Andi Mallarangeng, Ketua Umum KONI Rita Subowo dan Ketua PWI Pusat Margiono. Presiden SBY percaya para peserta KSN dapat melahirkan rekomendasi sebagai solusi di akhir kongres. ''Pemerintah menunggu Rekomendasi Malang di akhir kongres untuk semua. Pemerintah akan merespons dengan baik rekomendasi tersebut,'' ujar Presiden.

Saat ini, masyarakat pecinta sepakbola Indonesia menunggu kembalinya kejayaan sepakbola Indonesia. Seperti harapan Presiden SBY, kita juga ingin sepakbola Indonesia menjadi macan Asia Tenggara. Semoga. (dit)