Arsip
| « | September 2008 | » | ||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | ||||
| « | September 2008 | » | ||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | ||||
TRANSKRIPSI
KETERANGAN PERS
JURU BICARA DINO PATI DJALAL
KANTOR PRESIDEN RI
4 SEPTEMBER 2008
Yang mulia Bapak Wang Yang, ini adalah kunjungan beliau yang pertama keluar negeri dan semenjak menjabat sebagai Sekretaris Partai Komunis di Guangdong. Dan ini dalam kunjungannya ke luar negeri ini beliau memilih untuk hadir ke Indonesia dan Presiden mengucapkan apresiasi atas perhatian dari beliau terhadap Indonesia, dan juga terhadap peran beliau dalam menggalakan pertemuan ”China Indonesia Economic and Trade Seminar 2008”. Jadi maksud beliau kesini adalah untuk menghadiri acara tersebut, yang sekarang sedang diadakan di Hotel Shangrila dan dikatakan oleh beliau bahwa beliau membawa sekitar 400 pengusaha dan delegasi yang seluruhnya berjumlah 1000 orang. Jadi cukup besar perhatian yang diberikan.
Dapat saya sampaikan bahwa Guangdong itu adalah Provinsi China yang pertumbuhannya adalah salah satu yang tertinggi, GDP-nya 422 miliar jadi kurang lebih hampir sama dengan Indonesia, 12 % dari GDP China dan juga memiliki tiga special economic zone, yaitu Shenzhen, Shantau, dan Chaozhou Dalam pertemuan tadi yang berlangsung dalam suasana bersahabat, Presiden pertama menyampaikan penghargaan dan apresiasi, dan pujian atas kesuksesan China menyelenggarakan Olimpic baru-baru ini dan atas prestasi China dalam Olimpic tersebut.
Presiden juga menekankan pentingnya hubungan strategy partnership antara Indonesia dan China, dan komitmen Indonesia untuk terus mencapai target 30 miliar dollar hubungan perdagangan Indonesia - China 2010. Disini dapat disampaikan atau dicatat bahwa sampai bulan Juli tahun ini, perdagangan Indonesia dengan RRC itu sudah mencapai 19 miliar lebih. Dan kita cukup optimis akhir tahun ini bisa mencapai 28 atau 29 miliar, dan mungkin kalau ada kita apa namanya? Ada dorongannya yang lebih besar bisa menembus 30 milyar dollar, yang sebetulnya kita jadwalkan untuk tahun 2010, jadi kita cukup optimis kita akan melampaui target 30 miliar dolar tahun 2010 itu jauh sebelum tahun, tanggal yang ditetapkan.
Presiden juga secara positif mengundang pengusaha Guangdong untuk berkecimpung dalam kerjasama di Indonesia, khususnya di sektor energi, listrik, perkebunan, pertanian, pangan, pembangunan infrastruktur dan perdagangan. Wang Yang menyatakan tadi bahwa ada keinginan yang besar dari pengusaha-pengusaha China untuk terutama dari industri manufaktur, untuk membangun jaringan atau perusahaan di Indonesia, jadi ikut membangun industrial base di Indonesia, dan hal ini disambut baik oleh Presiden.
Dan juga disampaikan bahwa oleh Wang Yang bahwa Pemerintah Guangdong akan berusaha untuk mengimpor lebih banyak produk-produk pertanian dan elektronik dari Indonesia. Sekarang ini perdagangan antara Guangdong dan Indonesia jumlahnya sekitar 5,1 miliar. Mendengar itu tadi Presiden langsung memberikan target pada Ibu Mari bahwa angka ini harus ditingkatkan menjadi 10 miliar dalam waktu 3 tahun. Dan untuk itu kedua pihak tadi juga sepakat untuk mendirikan atau membentuk dialog berkala antara pemerintah Indonesia dan khususnya dengan pemerintah daerah di Provinsi Guangdong, untuk secara khusus meningkatkan hubungan ekonomi, investasi dan perdagangan antara kedua belah pihak.
Jadi itu adalah inti-inti sari dari apa yang dikatakan oleh Presiden, mungkin satu poin tambahan serta juga ditunggu-tunggu oleh Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Presiden juga menyinggung tadi mengenai masalah tanggul, disampaikan bahwa kita ingin terus melakukan kerjasama penjualan LNG ke Fujian, ke China, dan namun kita mencatat adanya perubahan situasi dan kita ingin agar dapat disesuaikan, dan untuk ini kita perlu sesuaikan harga penjualan minyak kita ke China. Dan untuk ini Wapres telah bertemu dengan Wakil Presiden China dan kedua pihak waktu itu telah sepakat untuk mendiskusikan hal ini. Jadi hal ini disampaikan oleh Presiden kepada Wang Yang yang walaupun provinsinya berbeda, tapi beliau juga anggota dari Political Bureau Committee Central dan itu apa namanya? Disampaikan oleh Presiden, saya kira. Itu ada pertanyaan?.
Tanggapan dia, pertama harus dimengerti bahwa beliau ini adalah apa namanya? Sekjend Partai Komunis dari Provinsi Guandong bukan Provinsi Fujian, jadi hal ini dicatat beliau dan tentu apa namanya? Karena sudah ditangani pada tingkat yang lebih tinggi yaitu pada tingkat Wapres di China, tapi tadi adalah penekanan kembali oleh Presiden, kepada apa namanya? Kepada Pak Wang Yang.
--------------------
Biro Pers dan Media
Rumga Kepresidenan