Ruang Pers
Keterangan Pers Presiden
Joint Press Statement Presiden Rusia-Presiden RI
TRANSKRIPSI
JOINT PRESS STATEMENT
PRESIDEN FEDERASI RUSIA DAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
KREMLIN, MOSKOW - 1 DESEMBER 2006
Presiden Federasi Rusia
Hari ini saya mengadakan pengamatan secara kondusif dengan Presiden Indonesia. Kita telah membahas segala perkembangan di hubungan kerjasama diantara negara kita, juga soal-soal yang lain. Seperti baru-baru ini disaksikan pada waktu kunjungan ditandatangani perhatian dukungan bersama.
Dari beberapa, bahwa persetujuan yang tercapai akan menjadi langkah yang sangat penting untuk mengembangkan kerjasama antara kedua negara kita. Pada waktu belakangan ini kerjasama antara Rusia dan Indonesia, memperlihatkan perijinan menjadi sangat penting. Selama delapan bulan tahun ini, volume perdagangan antara kedua negara kita dilibatkan dengan 24%.
Dalam pernyataan bersama yang diterima oleh kita ada tujuan untuk menambahkan volume perdagangan beberapa hal dengan berhasil dan menempatkan potensi-potensi yang ada dengan skala yang semakin luas. Ada peluang-peluang yang cerah..untuk bekerjasama di bidang pengembangan industri perdagangan, di bidang energi nuklir, bidang investasi dan juga di bidang kerjasama tehnikal militer.
Persetujuan dan nota kesepahaman yang baru-baru ini ditandatangani akan menjadi suatu tanda yang baik sekali untuk mengembangkan kerjasama antara kedua negara kita di masing-masing negara. Para pengusaha kedua negara kita juga bisa mengembangkan dengan lebih aktif kerjasama antara mereka. Dan tampak jelas sebagai suatu dorongan bagi kita sekalian sudah menjadi penandatanganan persetujuan antara Kadin Rusia dengan Kadin Indonesia dengan kerjasama di bidang pertukaran informasi bisnis.
Bencana tragis di kawasan Asia, di kawasan Lautan Hindia sekali lagi memperlihatkan bagaimana pentingnya saling mendukung pada waktu bencana alam. Seperti diketahui Rusia adalah salah satu negara yang pertama memberikan dukungan kepada Indonesia.
Hari ini kita sepakati untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara para usahawan dari kedua negara ini. Sebagai salah satu jurusan yang sangat prospektif adalah bidang pariwisata. Dari bulan Januari sampai bulan September tahun ini, sekitar 13 ribu pariwisata Rusia berkunjung ke Pulau Bali. Dalam hal ini sangat penting adalah penandatanganan, baru-baru ini, nota kesepahaman tentang kerjasama di bidang pariwisata dan salah satu hal yang tentu sangat berbobot maknanya adalah bahwa mulai tahun ini mulai berlaku visa on arrival untuk wisata Rusia yang berkunjung ke Indonesia.
Perundingan hari ini yang membenarkan untuk ditetapkan, posisi yang berdekatan negara-negara kita dengan beberapa negara dunia dalam skala internasional dan regional. Kedua negara kita mengakui peranan pusat dari PBB untuk menjaga stabilitas dan keamanan internasional. Saya yakin bahwa pemilihan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk jangka waktu 2007-2008 akan membentuk dan mendorong jalinan yang lebih dekat antara kedua negara kita di bidang politik luar negeri dalam rangka ... yang sangat mendunia. Terlebih dulu maksud saya adalah kerjasama di bidang perjuangan melawan terorisme internasional dan kejahatan trans nasional serta juga di bidang non proliferasi.
Selama perundingan kami juga membahas suatu hal yang sangat penting, yaitu hubungan di bidang antar agama. Untuk negara-negara multi agama seperti Rusia dan Indonesia, soal ini merupakan soal yang utama. Dalam hal ini, bekerjasama dengan Indonesia yang adalah negara Islam yang terbesar di dunia, saya mendukung Indonesia. Secara menyeluruh, di tengah keberagamannya, bahwa ada ... yang sama atau yang sangat dekat antara kedua negara kita, cara-cara politik dan lingkungannya untuk keluar dari situasi krisis di berbagai benua di kawasan dunia.
Kami ... bahwa hubungan antara kedua negara kita berdasarkan pada suatu dasar yang sangat kuat dan mempunyai prospek-prospek yang sangat jelas. Dan dalam kesempatan ini, saya sekali lagi ingin mengucapkan terima kasih kembali atas kunjungan Yang Mulia Presiden Republik Indonesia.
Terima kasih.
Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono
Yang Mulia Presiden Putin,
Para Hadirin dan para Wartawan yang saya hormati,
Sebagaimana yang disampaikan Presiden Putin, baru saja kami melaksanakan pertemuan bilateral yang konstruktif, produktif dalam suasana persahabatan yang baik.
Rusia adalah negara yang tertib dan partner yang credible bagi Indonesia. Rusia juga memiliki peran yang menentukan dalam hubungan internasional. Banyak visi Rusia dan Indonesia yang sama dalam merespon isu-isu global. Oleh karena itulah Indonesia berharap agar kerjasama dan kemitraan antara Rusia dan Indonesia dapat ditingkatkan lebih luas lagi di masa yang akan datang.
Apa yang kami dapatkan dalam kunjungan saya ke Rusia kali ini termasuk pertemuan bilateral hari ini membuktikan bahwa langkah terhadap penguatan persahabatan dan kerjasama terbuka dengan baik.
Sebagaimana disampaikan Presiden Putin, kami membahas isu-isu bilateral dan juga isu-isu Internasional. Kerjasama bilateral yang kita kembangkan ke depan adalah mencakup: pertama, bidang kerjasama pertahanan dan tehnik militer. Kedua, bidang energi. Ketiga, investasi dan perdaganga. Keempat, teknologi kedirgantaraan dan penggunaan nuklir untuk kepentingan damai. Kelima, bidang pendidikan, olahraga dan pariwisata. Dan yang terakhir, kerjasama dalam pemberantasan terorisme dan kejahatan trans nasional.
Menyangkut kerjasama ekonomi, investasi, dan perdagangan kami berpendapat bahwa masih banyak lagi peluang atau kesempatan yang dapat kita kembangkan secara bersama. Dalam kunjungan saya ini ada lebih dari 50 pengusaha Indonesia yang datang ke Moscow dan hari ini telah melaksanakan Bussiness Gathering, bertemu dengan mitra mereka, sekali lagi untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, investasi, perdagangan dan bisnis. Sementara para pengusaha Rusia juga datang ke Indonesia untuk mendapatkan peluang-peluang kerjasama yang lebih luas lagi.
Isu multilateral yang kami bahas adalah menyangkut perkembangan situasi di Irak, Lebanon, Palestina, Iran dan Korea Utara. Posisi Indonesia sangat mirip atau banyak yang sama dengan posisi Rusia, bagaimana semua konflik itu dapat diselesaikan secara damai dan tepat.
Dengan terbih dahulu mengucapkan terima kasih kepada Rusia atas dukungannya terhadap keanggotaan tidak tetap Indonesia dalam Dewan Keamanan PBB. Kami berharap 2 tahun mendatang berturut-turut akan lebih banyak lagi konsultasi, kerjasama antara Indonesia dan Rusia, terutama berperan di dalam Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa.
Sebagai penutup, saya ingin sampaikan bahwa Rusia banyak sekali membantu Indonesia terutama ketika Indonesia mengalami musibah bencana tsunami dan gempa bumi. Atas nama rakyat Indonesia saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Dan dalam pertemuan tadi saya juga mengundang Yang Mulia Presiden Putin untuk dapat berkunjung ke Indonesia untuk mempererat kerjasama dan persahabatan kita di masa yang akan datang.
Demikianlah penjelasan saya, terima kasih Yang Mulia.
* * * * *
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



