Ruang Pers
Keterangan Pers Presiden
Doorstop Soal Bom Mobil di Kabul, Afghanistan
TRANSKRIPSI
DOORSTOP PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MENGENAI
KEJADIAN DI KABUL, AFGANISTAN
CROWN PLAZA HOTEL-KUALA LUMPUR, MALAYSIA
7 JULI 2008
Tadi siang kita menerima laporan, dalam hal ini atas kejadian yang menimpa diplomat, local staff dan gedung KBRI di Kabul, Afganistan. Sesungguhnya yang menjadi serangan teroris itu katakanlah adalah Duta Besar India yang sedang dalam konvoi atau rangkaian mobil yang sedang berjalan, berdekatan dengan KBRI kita. Serangan bom mobil, bom bunuh diri itu ikut mengakibatkan 2 diplomat kita luka, dan 5 anggota keamanan kita meninggal dunia.
Gedung kita dalam keadaan rusak dan kaca-kaca dilaporkan hancur berserakan. Oleh karena itu, pertama-tama, saya mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada petugas keamanan KBRI kita dan saya berharap yang sedang luka-luka juga bisa dirawat dengan baik. Saya sungguh berharap Pemerintah Afghanistan bisa tetap memberikan perlindungan keamanan kepada KBRI kita, dan juga tentunya hukum mesti ditegakkan.
Kita akan terus berkomunikasi untuk mengelola permasalahan ini, tapi yang perlu saya sampaikan kepada rakyat Indonesia, bukan KBRI kita yang dijadikan sasaran, bukan Duta Besar dan Diplomat kita pula yang dijadikan sasaran, tapi ini dampak karena dekatnya lokasi serangan terhadap Diplomat India itu, terhadap dengan lokasi KBRI kita, termasuk diplomat dan petugas keamanan yang sedang bekerja.
Demikian.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



