Ruang Pers
Keterangan Pers Presiden
Doorstop tentang Sistem Pemilu Legislatif
TRANSKRIPSI
DOORSTOP PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MENGENAI
CALON LEGISLATIF
ISTANA MERDEKA, 13 AGUSTUS 2008
Sdr. Teguh Tri Sartono, Radio Elshinta
Pak Presiden, tanggapan Pemerintah terhadap tren penggunaan suara terbanyak tanpa nomor urut dalam penentuan dasar calon terpilih, Pak?
Presiden Republik Indonesia
Pemerintah menyambut baik, karena sejak semula sikap dan usulan Pemerintah memang ke situ arahnya, yaitu sistem proporsional terbuka tanpa nomor urut atau yang sering kita kenal suara terbanyak tanpa nomor sepatu, tanpa nomor urut. Tentu ini lebih adil, memberikan persamaan kesempatan dan betul-betul suara konstituen di masing-masing daerah itu diwujudkan dengan siapa yang mewakilinya, siapa yang merepresentasikannya. Oleh karena itu, dan tentunya langkah maju dari perkembangan demokrasi di negeri kita.
Sesungguhnya kurang lebih dua tahun yang lalu di hadapan pertemuan Kaukus Parlemen Perempuan, saya sampaikan bahwa saya pribadi dan posisi Pemerintah ternyata sama dengan pandangan ini, untuk betul-betul kita menuju ke sistem proporsional terbuka. Dengan demikian, tidak perlu ada dikotomi lagi perempuan, tua, muda, semuanya memiliki persamaan kesempatan, siapa yang paling didukung oleh rakyat, ya mereka yang mewakili rakyat dari daerah masing-masing.
Dan tentunya bagi partai politik ini kan juga baik, siapapun yang ingin menjadi anggota DPR atau DPRD ya berjuang, menyampaikan pandangan-pandangannya, konsep-konsepnya, komitmennya kepada rakyat. Dengan demikian, tentu rakyat akan lebih yakin bahwa yang dipilih itu memang berjuang untuk kepentingan mereka dan bukan untuk kepentingan partai semata.
Itu yang menjadi posisi Pemerintah sesungguhnya, hanya karena dinamika politik yang lalu dan konsep Pemerintah itu kandas dan yang dipilih ternyata bentuk lain. Dan justru saya menyambut baik kalau sekarang justru partai-partai politik akhirnya bersepakat, bahwa cara itulah atau sistem itulah yang lebih baik untuk demokrasi kita.
Sdr. Teguh Tri Sartono, Radio Elshinta
Presiden, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Partai Demokrat, komentar Anda?
Presiden Republik Indonesia/b>
Ya kalau Partai Demokrat memang itu yang diperjuangkan. Dan dalam pengambilan keputusan di tingkat DPR kan juga disuarakan, dengan demikian tentu ya itu yang akan dijalankan nanti. Dan meskipun saya bukan ketua umum, saya senang sudah mendapatkan laporan bahwa apa yang dilakukan partai-partai lain dengan betul-betul nanti siap untuk yang dipilih itu suara terbanyak, itulah yang akan dilakukan.
Terima kasih.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



