Arsip
| « | September 2008 | » | ||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | ||||
| « | September 2008 | » | ||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | ||||
DOOR STOP
PRESIDEN R I TENTANG KENAIKAN GAS ELPIJI DAN PEMILIHAN UMUM
DI KANTOR PRESIDEN
TANGGAL 3 SEPTEMBER 2008
Tadi saya menerima laporan dari Menko Perekonomian merangkap Menteri Keuangan, Meneg BUMN, Meneg ESDM yang didampingi oleh Mensesneg dan Menseskab untuk melaporkan instruksi saya beberapa saat yang lalu, untuk mencari solusi tentang kenaikan harga elpiji. Utamanya 12 kg dan 50 kg yang dilakukan oleh Pertamina.
Karena itu menyangkut kebijakan, menyangkut manajemen dan juga menyangkut hajat hidup orang banyak, saya berharap ada solusi dan tidak boleh satu kebijakan satu langkah-langkah manajemen itu menimbulkan permasalahan baru, ketika kita bersama-sama ingin mengelola perekonomian kita termasuk menyelesaikan masalah energi sambil melihat kemampuan dan daya beli rakyat kita.
Kesimpulannya adalah mereka sudah jalankan sekarang ini rencana kenaikan elpiji 12 kg dan 50 kg yang semula akan dilakukan tiap bulan. Meski itu dari segi korporat bisa saja dilakukan, sudah kita nyatakan tidak akan dinaikan lagi. Dinaikan sekali itu, selesai disitu
Yang kedua, kelangkaan yang sekarang justru pada elpiji 3 kg karena banyak yang beralih kesitu. Akibat kenaikan kemarin itu saya minta, sekarang mereka sedang bekerja untuk diatasi, dipenuhi jangan sampai sudah tidak mengkonsumsi minyak tanah, elpijipun yang ukuran 3 kg ada kelangkaan.
Lantas yang ketiga, saya memahami pikiran Pertamina karena mereka tidak ingin disalahkan, harga jualnya begitu, padahal tidak dikenakan subsidi. Lantas harga ke-ekonomiannya begitu tinggi kalau dinyatakan rugi Pertamina siapa yang menanggung, jangan-jangan Pertamina disalahkan. Dalam hal ini sudah saya putuskan bahwa selisih harga itu dihitung dalam deviden yang dibayarkan Pertamina kepada pemerintah. Dengan demikian sah resmi dan tidak ada kekhawatiran apapun.
Kemudian yang keempat, saya berikan teguran memang cara-cara berkomunikasi yang tidak rapih baik antara Pertamina dengan jajaran BU dengan menteri terkait sehingga menimbulkan simpang siur seperti itu. Dan juga saya sampaikan dalam mengambil keputusan itu perhatikan bukan hanya aspek ekonominya, tapi juga dampak sosialnya., apakah cocok dengan situasi bulan Ramadhan, dampak politik dan lain-lain. Jadi sudah begitu saya pastikan dan lain-lain kebijakan ini tentu tidak menimbulkan masalah.
Demikian saya berharap juga rakyat bisa memahami dan sebagaimana biasa kegiatannya akan kita pastikan disitu bahwa elpiji 3 kg sebaiknya dikosumsi oleh mereka-mereka yang mendapatkan subsidi dan all out untuk mengatasinya Itu kalau berkaitan dengan elpiji 3 kg.
Terus yang kedua, saya memanggil Menkopolhukam, Menteri Dalam Negeri untuk membahas ini, muncul pandangan atau berita dengan telah dikeluarkannya daftar pemilih sementara konon ada sejumlah lembaga yang telah melakukan survey atau audit itu banyak yang tidak klop. Bahkan tersinyalemen bisa-bisa sekitar 30 juta rakyat tidak masuk dalam daftar pemilih sementara itu.
Saya tahu KPU sedang bekerja dan terus bekerja untuk memastikan bahwa tepat daftar pemilih sementara itu. Namun sebagai Kepala Negara saya menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia yang pertama untuk menyukseskan Pemilihan Umum 2009 ini, menyukseskan kegiatan penting dalam demokrasi kita yang, Alhamdulillah, makin baik ke depan agar kalau rakyat sungguh-sungguh berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dan memilih maka yang muncul nanti apakah anggota DPR, DPD, DPRD, maupun nantinya Presiden dan Wakil Presiden ya betul-betul hasil dari pilihan rakyat kita.
Jangan sudah tidak mau memilih misalnya, tidak ikut partisipasi kemudian dikemudian hari apa namanya dia melakukan tindakan-tindakan yang alangkah baiknya kalau yang bersangkutan juga ikut berpartisipasi. Karena itu saya tahu diperpanjang kalau tidak salah sampai 10 September, tanggal 8 ya, delapan berarti tinggal beberapa hari lagi.
Saya berharap rakyat kita, saudara-saudara kami diseluruh Indonesia yang telah memenuhi syarat untuk memilih bisa mengecek datang ke kelurahan, atau ke kantor-kantor Kepala Desa untuk memastikan namanya ada disitu. Sekali lagi pastikan bahwa saudara-saudara tercatat sebagai pemilih. Agar sekali lagi Pemilihan Umum Tahun 2009 benar-benar damai, tertib, adil dan makmur. Itu seruan saya kepada seluruh rakyat Indonesia.
Terima kasih..