Ruang Pers

Keterangan Pers Presiden

Doorstop Soal Pecel Madiun

 

TRANSKRIPSI
DOORSTOP PRESIDEN RI
DI RESTORAN PECEL 99
KABUPATEN MADIUN, PROVINSI JAWA TIMUR
18 JANUARI 2010



Orang bilang, kalau kita berkunjung ke Madiun, kemudian tidak mencicipi nasi pecel itu belum sah. Oleh karena itu, dua-tiga hari yang lalu ketika sudah pasti Rakernas Apkasi dilaksanakan di Madiun, kemudian ada acara di Saradan, Ngawi, saya bilang sama Pak Djoko Suyanto yang putra Madiun, “Pak Djoko, ada nggak pecel yang uenak, begitu?” “Ada.” Dan Pak Djoko pasti konsultasi dengan Pak Wali Kota. Jadi informasinya ini A1, dan ternyata nasi pecel 99 memang jos.

Kita semua malam ini sedikit rileks, yang penting suasananya. Inilah suasana di daerah. Ya saya senang sebetulnya masyarakatnya ingin betul untuk bekerja, berbuat yang baik, sebagaimana tadi saya dan rombongan dan para wartawan juga bisa melihat suasana pertemuan saya dengan rakyat di berbagai tempat tadi. Saya bersyukur, itulah rakyat kita, masyarakat kita yang ingin masa depannya lebih baik dan saya ingin sebagaimana yang saya sampaikan tadi, para gubernur, para bupati, para wali kota, semua, marilah kita terus berikhtiar untuk tidak pernah berhenti meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama yang betul-betul dirasakan oleh mereka semua.

Itulah yang dapat saya sampaikan. Dan malam ini saya kira kita rileks sedikit, kembali ke Jakarta pasti penuh dengan hiruk-pikuk, politik dan lain-lain, tapi itulah indahnya di negeri kita ini. Demokrasi kita hidup dengan harapan semuanya bisa menjalankan demokrasi dengan penuh amanah, dengan penuh perilaku dan etika politik yang baik.

Terima kasih


*****

Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan Republik Indonesia