Arsip
| « | Januari 2006 | » | ||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | 31 | ||||
| « | Januari 2006 | » | ||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | 31 | ||||
SIARAN PERS
1. Dengan ini diberitahukan bahwa baru saja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendapat laporan dari Kapolri bahwa Saudara Atang Latif, mantan Direktur Utama Bank Bira, telah berhasil dikembalikan ke tanah air pagi tadi sekitar pukul 11.30 WIB, untuk mempertanggungjawabkan kewajiban-kewajibannya kepada negara.
2. Sebagaimana diketahui, Saudara Atang Latif masih mempunyai kewajiban kepada negara untuk mengembalikan dana BLBI sejumlah Rp 170 milyar (dari kewajibannya Rp 325 milyar, yang telah dibayar baru dibayar Rp 155 milyar).
3. Keberhasilan ini merupakan keberhasilan kedua dalam masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah sebelumnya jajaran kepolisian dan penegak hukum berhasil mengembalikan ke tanah air Saudara David Nusa Wijaya untuk memenuhi kewajibannya kepada negara.
4. Presiden menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia dan jajaran penegak hukum lainnya atas keberhasilan untuk mengembalikan yang bersangkutan ke tanah air.
5. Presiden menginstruksikan kepada jajaran kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk terus melanjutkan kinerja yang baik ini agar semua mereka yang harus menyelesaikan kewajibannya bisa segera dikembalikan ke tanah air untuk mempertanggungjawabkannya.
6. Presiden berpesan kepada jajaran kepolisian dan penegak hukum lainnya agar mereka yang bersedia kembali ke tanah air untuk memenuhi kewajibannya kepada negara, dihormati hak-haknya untuk mendapatkan proses hukum yang adil tanpa penyimpangan ataupun pemerasan.
7. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap agar mereka yang masih mempunyai kewajiban kepada negara dan sampai saat ini masih berada di luar negeri agar segera pulang ke tanah air untuk menyelesaikan kewajibannya dengan baik sesuai dengan aturan hukum yang adil dan semestinya.
Jakarta, 27 Januari 2006
Andi A. Mallarangeng
Juru Bicara Kepresidenan