Ruang Pers

Siaran Pers

Pernyataan Pers tentang Kunjungan PM Finlandia ke Jakarta

 

KANTOR STAF KHUSUS PRESIDEN
BIDANG HUBUNGAN INTERNASIONAL/JURU BICARA KEPRESIDENAN
Gedung Sekretariat Negara, Jln. Veteran III No. 2, Jakarta 10110
Telp: (62-21) 23545001 ext 7099/7590 Faks (62-21) 2314142

PERNYATAAN PERS

PERDANA MENTERI FINLANDIA, MATTI VANHANEN
BERKUNJUNG KE INDONESIA

Perdana Menteri Finlandia, Matti Vanhanen bersama rombongan akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada tanggal 26-28 April 2010. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memenuhi undangan lisan Presiden RI pada saat Kunjungan Kenegaraan Presiden RI ke Finlandia, tanggal 12 September 2006. Namun rencana itu sempat tertunda beberapa kali.

Perdana Menteri Vanhanen dijadwalkan tiba Senin malam, 26 April 2010 dan meninggalkan Indonesia hari Rabu, 28 April 2010. Turut serta dalam rombongan resmi adalah sejumlah pengusaha Finlandia.

Hari Selasa, tanggal 27 April 2010, Perdana Menteri Vanhanen dijadwalkan :
a. Bertemu dengan Presiden SBY di Istana Kepresidenan, Jakarta. Kedua kepala pemerintahan akan membahas berbagai hal yang menyangkut hubungan bilateral, isu-isu regional dan internasional. Dilanjutkan dengan konferensi pers bersama.
b. Pada malam hari Perdana Menteri Vanhanen akan menghadiri jamuan santap malam di Istana Kepresidenan.
c. Selain itu, Perdana Menteri Vanhanen dijadwalkan akan melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata serta melakukan pertemuan dengan Menko Perekonomian, Kepala BKPM, Ketua DPR dan Sekjen ASEAN.

Indonesia dan Finlandia memiliki hubungan dan kerjasama yang erat di bidang politik, ekonomi, perdagangan dan sosial budaya. Pada akhir tahun 1980-an telah dibentuk Komisi Bersama Indonesia-Finlandia yang memayungi berbagai kerjasama di bidang kehutanan, perdagangan, ilmu pengetahuan dan teknologi. Hubungan baik kedua negara itu, antara lain ditandai pula oleh beberapa kunjungan yang telah dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir ini.

Tahun 1995, Presiden Republik Finlandia ketika itu, Martti Ahtisaari, mengadakan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Tahun 2006, Presiden RI berkunjung ke Finlandia setelah menghadiri KTT ASEM, 12 September 2006.
Sebelumnya, pada bulan Januari 2006 Wakil Presiden RI juga berkunjung ke Finlandia.

Kunjungan PM Matti Vanhanen ini tidak saja mencerminkan hubungan bilateral yang telah berlangsung dengan baik antara kedua negara, juga merupakan upaya peningkatan persahabatan kedua negara. Hubungan diplomatik kedua negara telah berlangsung lebih dari 50 tahun.

Investasi Finlandia di Indonesia menempati urutan ke-8 dari seluruh negara Eropa Barat dan ke-2 di antara negara-negara Nordik. Jumlah realisasi investasi (tahun 1990 – 31 Desember 2009) adalah 12 proyek dengan total nilai investasi sebesar US$ 22.521.100. Sebagian besar investasi Finlandia di Indonesia bergerak di bidang industri kehutanan, pulp and paper, dan bahan kimia. Investasi Finlandia lainnya di Indonesia terdiri dari elektronik dan telekomunikasi (Nokia Siemens Network) dan mesin pabrik tambang.

Volume perdagangan kedua negara tahun 2007-2008 mengalami peningkatan sebesar 4,04% per tahun. Namun, volume perdagangan kedua negara pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 38,43% yaitu menjadi US$ 288.217.300,00 (Januari – Desember), dari tahun 2008 sebesar US$ 468.141.500,00 (year on year). Penurunan yang cukup signifikan ini disebabkan, antara lain, karena menurunnya pertumbuhan ekonomi Finlandia akibat krisis ekonomi dunia.

Hubungan perdagangan Indonesia-Finlandia banyak didominasi oleh ekspor dan impor komoditi kayu, animal fats and vegetable oil, kertas, mineral, mesin pabrik, alat telekomunikasi dan barang jadi seperti pakaian dan sepatu. Komoditi ekspor Finlandia yang utama ke Indonesia adalah peralatan mesin untuk industri, kertas dan alat telekomunikasi. Indonesia mengekspor animal fats and vegetable oils, furniture, footwear dan kayu serta produk kayu.

Tercatat 112 perusahaan Finlandia yang melakukan bisnis dengan mitranya di Indonesia, atau meliputi 155 jenis bisnis antara lain bergerak di bidang ekspor-impor, produsen dan agen penjualan produk teknis. Beberapa perusahaan raksasa Finlandia yang berbisnis di Indonesia: Nokia (telekomunikasi), Vaisala (navigasi dan meteorology), Kemira (kimia), Wartsila (turbin pabrik dan kapal).

Jakarta, April 2010
Dr. Dino Patti Djalal