Ruang Pers

Siaran Pers

Siaran Pers Kunjungan Kerja Presiden RI ke AS untuk KTT Ke-19 APEC

 

KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
KE AMERIKA SERIKAT DALAM RANGKA
PERTEMUAN PARA PEMIMPIN EKONOMI
Ke-19 APEC (KTT APEC)
Honolulu, Amerika Serikat 12-14 November 2011



Jakarta, 11 November 2011 – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono beserta delegasi akan bertolak menuju Amerika Serikat pada 12 November 2011 untuk melakukan kunjungan kerja dalam rangka menghadiri rangkaian pertemuan Para Pemimpim Ekonomi APEC atau KTT ke-19 APEC di Honolulu. KTT APEC akan berlangsung pada tanggal 12 dan 13 November 2011.

APEC di bawah keketuaan AS akan mengambil tema “21 Economies for the 21st Century dengan 3 prioritas, yakni: Strengthening Regional Economic Integration (REI) and Expanding Trade; Promoting Green Growth; dan Advancing Regulatory Convergence and Cooperation. Adapun pembahasan Leaders akan juga mencakup isu-isu growth and jobs, regulatoray reform and competitiveness, energy efficiency and energy security.

“Bagi Indonesia, KTT APEC di Honolulu ini menjadi penting untuk memastikan kemajuan dalam implementasi the Bogor Goals. Oleh karena itu, Indonesia akan mendorong disepakatinya the Bogor Goals Progress Report Guidelines guna memastikan ada kemajuan yang terukur bagi pencapaian the Bogor Goals di tahun 2020.” Demikian disampaikan Teuku Faizasyah, Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional.

Presiden RI juga telah dijadwalkan untuk bersama-sama PM Jepang, PM Kanada dan PM Singapura melakukan dialog dengan para pengusaha terkemuka di Asia Pasifik dibawah koordinasi ABAC (APEC Business Advisory Council).

Selain menghadiri pertemuan KTT APEC, Presiden RI juga akan mengadakan pertemuan dalam bentuk breakfast meeting dengan para pengusaha AS dan Indonesia. Pertemuan ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk mendorong para pelaku bisnis dari kedua negara untuk meningkatkan kerjasamanya. Disamping itu, Presiden RI direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kanada dan Presiden Rusia.


Dr. Teuku Faizasyah
Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional