Pidato Presiden
Sambutan pada Pertemuan dengan Dewan Usaha dan BUMN Indonesia-Malaysia
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERTEMUAN DENGAN DEWAN USAHA
DAN BADAN USAHA MILIK NEGARA INDONESIA-MALAYSIA
BUKITTINGGI, 12 JANUARI 2006
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Yang Amat Berhormat Dato’ Seri Abdullah Ahmad Badawi, Perdana Menteri Malaysia,
Para Menteri Kabinet, baik dari Malaysia maupun Indonesia,
Para Pengusaha, baik dari kalangan Badan Usaha Milik Negara,
Hadirin sekalian yang berbahagia,
Saya mengajak Hadirin sekalian untuk kembali memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. Hari ini sungguh indah. Kita telah melakukan serangkaian pertemuan di Kota Bukittinggi yang indah dan bersejarah dan semoga semuanya penuh berkah untuk membangun satu kerjasama yang lebih luas lagi, mengedepan, antara Indonesia dan Malaysia.
Tidak banyak yang ingin ungkapkan dalam kesempatan ini, kecuali rasa syukur saya, rasa perhatian saya, bahwa keinginan Bapak Perdana Menteri Malaysia dan saya sendiri, untuk ke depan ini lebih mendorong kerjasama antar negara, antar pemerintahan, dan antar dunia usaha. Tentu ini merupakan awal dari perjalanan yang masih panjang, dan semoga apa yang kita hasilkan hingga hari ini, termasuk capaian dalam pertemuan bilateral kita di Bukittinggi ini lebih mendorong kita, menyemangati kita, untuk melangkah lebih jauh lagi.
Yang jelas, Bapak Perdan Menteri dan Hadirin begitu setuju, bahwa apabila kerjasama di bidang usaha, antara Malaysia dan Indonesia makin tumbuh, maka ekonomi kita masing-masing, Malaysia dan Indonesia juga akan tumbuh, karena investasi dan ekspor adalah dua faktor penyumbang bagi pertumbuhan ekonomo kedua negara. Apablia kerjasama di bidang usaha juga makin luas, maka lapangan kerja makin tercipta, yang lapangan kerja ini juga merupakan komponen penting dalam makro ekonomi, baik Malaysia maupun Indonesia.
Oleh karena itu, saya sungguh berharap, memohon, kiranya para pengusaha, baik dari Malaysia maupun Indonesia, semakin menemukan peluang, semakin bisa mencari bentuk-bentuk kerjasama yang baru, di banyak bidang, yang tadi telah disebutkan oleh, baik pimpinan dari Indonesian-Malaysian Business Council, Malaysia dan Indonesia. Dengan demikian, harapan kita, makin ke depan makin banyak bidang kerjasama yang kita jalani.
Saya menghimbau para pengusaha dari Malaysia, … keberuntungan geografi antara Indonesia dan Malaysia, utamanya Sumatera dengan Malaysia, bisa … kerjasama yang lebih konkret lagi di banyak bidang, karena dengan kedekatan geografi ini tentu banyak keberuntungan yang, advantage, yang dapat kita raih secara bersama.
Kewajiban saya, Pemerintah Indonesia, tentu akan meningkatkan iklim investasi yang lebih baik, yang didukung dengan kepastian hukum, ikatan ekonomi … yang lebih baik, masalah ketenagakerjaan, dan lain-lain, yang kiranya lebih mendorong lagi kedatangan para investor dari Malaysia. Kami menyambut baik keinginan Yang Mulia Perdana Menteri, agar pengusaha Indonesia juga melakukan investasinya ke Malaysia, sekali lagi untuk sebuah kerjasama yang lebih baik. Apabila ada hambatan di dalam kerjasama ini, … kami senang hati akan ikut memfasilitasi dan mencarikan solusi agar semuanya ... mendorong lebih berhasilnya kerjasama di waktu yang akan datang.
Saya kira itulah yang saya sampaikan. Sekali lagi, semoga cita-cita dan niat baik kita mendapat ridho dari Allah SWT, sehingga kerjasama kita di bidang ekonomi, dengan usaha, makin ke depan makin baik.
Sekian,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
* * * * *
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



