Pidato Presiden
Sambutan Peresmian Peluncuran Satelit Telkom 2
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERESMIAN PELUNCURAN SATELIT TELKOM 2
CIBINONG-JAWA BARAT, 24 PEBRUARI 2006
Kita tepuk tangan dulu yang meriah coba.
Benar kata orang bijak, tiada gading yang tidak retak biasa tidak usah terlalu merasa bersalah, jadikan pelajaran, cek and recheck dan kemudian tentu lazimnya akan menjadi lebih baik, jangan mengurangi makna besar dari kegiatan hari ini, satu kegiatan yang membanggakan, membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia, oleh karena itu, mari tetap kita sukseskan acara hari ini, peluncuran Satelit Telkom 2.
Bismillahirahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat pagi,
salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati, Saudara Menteri Komunikasi dan Informatika, dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu,
Yang saya hormati, Saudara Gubernur Jawa Barat dan segenap pimpinan dan pejabat negara yang bertugas di Jawa Barat dan di Bogor, baik dari unsur eksekutif, legislatif, yudikatif maupun TNI dan Polri,
Yang saya hormati, Saudara Direktur utama PT Telkom Indonesia beserta segenap jajaran komisaris dan direksi, para cendikiawan, para teknolog, para usahawan,
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Marilah, sekali lagi kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena pada hari ini kita dapat berkumpul di stasiun pengendali utama Satelit Telkom Cibinong untuk meresmikan beroperasinya Satelit Telkom 2. Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan ini, untuk menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran direksi, manajemen dan karyawan PT Telkom yang telah berhasil membuat terobosan baru dalam bidang Telekomunikasi.
Kehadiran satelit ini, kita harapkan akan lebih meningkatkan citra bangsa dan negara kita di dalam dan di luar negeri. Satelit baru ini, seperti telah kita ketahui bersama memiliki daya jangkau yang lebih luas dari apa yang sebelumnya kita miliki. Cakupannya tidak saja meliputi seluruh kawasan Asia Tenggara tetapi juga menjangkau wilayah Asia Selatan dan Australia Utara. Di dalam negeri, kita sendiri penggunaan satelit yang baru ini akan mampu meningkatkan pelayanan telekomunikasi sehingga menjangkau seluruh kabupaten, kota dan kawasan pedesaan di seluruh tanah air. Sebagaimana kita maklumi bersama sejak tahun 1976, kita telah meluncurkan satelit Palapa. Peristiwa itu tercatat dalam sejarah bahwa negara kita adalah negara ketiga di dunia, sebagaimana disampaikan oleh Saudara Direktur Utama PT Telkom tadi, yang mengoperasikan Sistem Komunikasi Satelit Domestik.
Kita termasuk sebagai pionir diantara semua negara berkembang dalam membangun sistem telekomunikasi menggunakan satelit. Langkah itu kita teruskan dengan mengembangkan sistem komunikasi satelit yang lebih canggih sejalan dengan perkembangan teknologi yang mutahir. Kebijakan yang kita tempuh dalam membangun Sistem Komunikasi Satelit Domestik bukanlah sesuatu yang mengada-ada. Negara kita tergolong sebagai negara besar di dunia ini, luas wilayah teritorial kita hampir seluas benua Eropa, dengan penduduk lebih dari 215 juta jiwa. Kelancaran komunikasi bukan saja membawa dampak bagi perkembangan ekonomi, tetapi juga membawa dampak yang luas pada rasa kesatuan dan persatuan bangsa. Kemajuan Telekomunikasi membawa dampak yang luas pula kepada dunia pendidikan, sosial dan budaya masyarakat kita.
Penggunaan satelit komunikasi kini tidak terbatas untuk hubungan telpon, radio dan televisi saja, satelit komunikasi juga telah memperlancar kegiatan bisnis, seperti transaksi perdagangan, perbankan dan informasi pasar. Satelit komunikasi juga telah membantu kelancaran tugas-tugas umum pemerintahan, pendidikan, bahkan pertahanan dan keamanan. Tentu setiap kemajuan teknologi komunikasi, dengan sendirinya akan menimbulkan berbagai ekses, seperti meningkatnya kejahatan dunia maya atau cyber crimes, pornografi dan berbagai tindak kejahatan lainnya. Namun, kita tidak perlu merasa takut dengan semua ekses itu. Dunia memang penuh resiko kemajuan yang dicapai sudah pasti menimbulkan ekses, baik positif maupun negatif, yang penting kita kelola semuanya itu, sehingga tidak menimbulkan dampak yang tidak kita kehendaki dalam kehidupan masyarakat dan bangsa kita. Kita hendaknya senantiasa meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat pertahanan diri kita masing-masing, baik fisik maupun mental. Saya yakin, bangsa kita memiliki kearifan untuk menilai dan menentukan pilihan. Suatu bangsa tidak akan pernah menjadi bangsa yang maju kalau tidak berani menentukan pilihan dan tidak berani menghadapi resiko.
Hadirin yang saya muliakan,
Saya ingin pula menggunakan kesempatan yang baik ini, untuk menyampaikan penghargaan kepada PT Telkom yang terus berupaya untuk meningkatkan kinerja dan profesionalismenya dalam memberikan pelayanan kepada seluruh warga bangsa. Sering saya katakan, kalaupun negara dan pemerintah belum bisa meningkatkan kelayakan hidup saudara-saudara kita, rakyat kita di seluruh tanah air, karena ekonomi nasional memang sedang kita bangun apalagi setelah kita mengalami krisis yang dasyat beberapa tahun yang lalu, tetapi marilah kita tingkatkan pelayanan publik sebaik-baiknya, agar rakyat kita di seluruh Indonesia mendapatkan kemudahan di dalam pendidikan, kesehatan, mengurus KTP katakanlah dan lain-lain, tanpa harus mendapatkan hambatan atau pungutan-pungutan yang tidak semestinya. Pelayanan kepada publik merupakan proritas, pelayanan kepada publik mencerminkan tanggung jawab dan kepemimpinan kita semua termasuk para pejabat yang ada di daerah, di seluruh tanah air.
Saya berharap Telkom menjadi bagian dalam meningkatkan pelayanan publik ini, sehingga hadirnya Satelit Telkom 2 ini, di satu sisi meningkatkan daya saing kita dalam percaturan global dan regional, baik dalam aspek ekonomi, teknologi, pertahanan dan lain-lain. Dan di sisi yang lain, mendatangkan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, karena kemajuan dan hasil pembangunan yang kita miliki bukan hanya dinikmati oleh mereka-mereka yang ada di pusat-pusat kemudahan, di kota-kota, tetapi juga kita distribusikan ke seluruh pelosok tanah air melalui pendidikan, pemberian informasi, kebudayaan, ekonomi, pertahanan dan hal-hal yang tadi dipaparkan oleh pimpinan Telkom kita.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara, PT Telkom telah memberikan sumbangan yang cukup bermakna dalam pembangunan bangsa. Badan Usaha ini juga telah memberikan sumbangan yang tidak kecil kepada negara melalui pembayaran dividen dan pajak. Terus-menerus saya sampaikan kepada seluruh pimpinan BUMN, melalui saudara menteri BUMN, agar kinerja kontribusi seluruh BUMN di negeri ini, kepada negara dan akhirnya kepada rakyatnya makin ditingkatkan. BUMN kita yang berjumlah sekitar 158 haruslah tumbuh makin sehat, makin mendatangkan keuntungan dan keuntungan itu sumbangkanlah kepada negara, kepada rakyat, termasuk untuk membantu masyarakat sekitar dimana BUMN - BUMN itu berada, ini merupakan tantangan. Dan tahun pertama, kita telah berhasil meningkatkan, tetapi saya ingin ditingkatkan lebih jauh lagi, lebih tinggi lagi. Dan saya yakin kita bisa, kalau kita betul-betul mengembangkan tata pemerintahan yang baik, mengembangkan pengelolaan organisasi bisnis yang baik, good corporate governance dan hal-hal yang berkaitan dengan itu.
Saya juga berpesan kepada seluruh jajaran PT Telkom, tingkatkan kinerja dan profesionalisme pengelolaan dan tetap memegang teguh semangat idealisme untuk memajukan bangsa dan negara. Utamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan-keperntingan lain. Saya ulangi, saya serukan kepada seluruh komponen bangsa, mari kita utamakan kepentingan bangsa dan negara, agar bangsa kita maju, tidak tertinggal dengan negara lain dari pada kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan. Hanya dengan profesionalisme, idealisme yang tinggi, negara kita akan berkembang maju. Kita harus bercermin kepada pengalaman masa lalu, kita tidak perlu lagi mengulangi kesalahan serupa, agar kita tidak terjerumus kedalam kemerosotan, sebagaimana kita alami pada saat krisis moneter yang kemudian menjadi krisis nasional beberapa tahun yang lalu.
Sebuah perusahaan akan berkembang pesat jika semua pihak yang terlibat di dalamnya menjunjung tinggi prinsip-prinsip manajemen perusahaan yang baik, sekali lagi good corporate governance. Manajemen perusahaan harus pula memegang teguh asas transparansi, agar fitnah tidak terus berkembang dilingkungan masyarakat kita, menghambat perjalanan bangsa ini, membangun masa depannya.
Prinsip efisiensi, yang efisien dan akuntabilitas semuanya dapat dipertanggungjawabkan kepada negara, pada pemerintah, kepada rakyat atas dasar konstitusi dan Undang-Undang. Kembangkan pula visi dan strategi yang menjangkau ke depan. Kita harus berpikir dan memandang jauh ke depan, ke generasi generasi bangsa yang akan datang. Masa depan mereka semua sangat tergantung kepada apa yang kita kerjakan sekarang. Memerlukan jiwa besar, memerlukan kearifan yang kita letakkan sekarang ini kiranya menjadi landasan bagi tumbuhnya kebudayaan, peradaban dan kemajuan bangsa yang lebih baik lagi. Mungkin apa yang kita kerjakan sekarang hasilnya belum dapat kita nikmati sekarang, tetapi baru akan dinikmati oleh generasi yang akan datang, tantangan dan permasalahan yang kita hadapi sering tidak mudah namun kita tidak perlu berkecil hati, kita harus belajar kepada pengalaman bangsa-bangsa lain yang mungkin situasinya jauh lebih sulit dibandingkan dengan situasi negara kita sekarang.
Kenyataannya apa yang kita lihat di dunia, satu demi satu dari mereka telah berhasil, karena mereka memiliki idealisme kekompakan yang tinggi sebagai bangsa dan meletakkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingannya masing-masing. Jika saja semua dari kita berpikir dan bertindak seperti itu, saya yakin kemajuan yang akan kita capai akan jauh lebih cepat dari apa yang kita bayangkan. Namun semua itu, sekali lagi saya katakan sangat tergantung kepada idealisme, rasionalisme, persatuan dan kerja keras kita bersama. Sebab itulah saya mengajak kepada segenap komponen bangsa, marilah kita lebih bersatu, lebih kompak, bekerja lebih nyata agar kita dapat berbuat yang baik untuk rakyat yang kita cintai bersama.
Hadirin yang saya muliakan,
Demikianlah sambutan saya, kita berharap beroperasinya Satelit Telkom 2 ini dapat membawa manfaat yang besar bagi kemajuan bangsa dan negara kita. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati perjalanan bangsa kita menuju hari depan yang lebih baik. Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa seraya mengucapkan Bismillahrahmanirrahim Satelit Telkom 2 dengan ini, saya mulai beroperasinya dengan resmi.
Sekian,
Wssalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
******
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



