Pidato Presiden
Sambutan Kunjungan ke Tempat Pengungsian Bencana Alam Di Desa Pela, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
KUNJUNGAN KE TEMPAT PENGUNGSIAN BENCANA ALAM
DI DESA PELA, KECAMATAN BATABUAL, KABUPATEN BURU
PROVINSI MALUKU, 17 MARET 2006
Bismillahirahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat sore,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Saudara Camat, Bapak Batubual, Saudara Kepala Desa Pela,
Saudara-saudara, anak-anakku yang saya cintai dan saya banggakan,
Pertama-tama, marilah kita, meskipun baru saja mendapatkan ujian dan musibah, patut kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Kita semua diberikan kekuatan, keselamatan dan kesehatan untuk terus melanjutkan ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, serta terus menjalankan kehidupan kita sebagai Warga Negara Republik Indonesia.
Hari ini, saya berkunjung ke Maluku dan ke Buru bersama para Menteri, bersama Pak Gubernur, bersama Pak Bupati, pimpinan DPR, DPRD, Bapak Pangdam, Bapak Kapolda dan semua, yang ingin melihat dari dekat tempat yang baru saja mengalami musibah ini, ingin bertemu dan bertatap muka dengan saudara-saudara sekalian. Dan Insya Allah besok, kita juga ingin melakukan panen sebagai rasa syukur dan sebagai hasil dari kegiatan pertanian yang ada di Buru ini. Dan sore harinya, Insya Allah saya akan meresmikan berbagai pembangunan infrastruktur yang ada di Maluku.
Ini merupakan tanggung jawab, komitmen dan kecintaan kami semua, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang mengemban amanah rakyat untuk mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi oleh rakyatnya. Dan kemudian membangun masa depan yang lebih baik, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat. Ini tujuan kunjungan kami, dan tentunya setelah berkunjung ini, tentu ada tugas, ada kewajiban, ada yang harus kami lakukan semua, sekali lagi, untuk membangun masa depan yang lebih baik, baik di Provinsi Maluku, di Pulau Buru, Kabupaten Buru, di Kecamatan Batabual, desa Pela dan tempat-tempat yang lain.
Saudara-saudara sekalian,
Saya mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya tiga orang saudara kita, satu karena bencana itu sendiri, dua orang sakit karena juga akibat bencana, semoga arwah saudara-saudara kita itu yang terkena musibah dan dipanggil oleh Allah SWT itu, mendapat sisi, mendapat tempat yang baik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketegaran, ketabahan dan tetap tawaqal untuk terus melanjutkan ibadah dan kehidupan menuju masa depan.
Yang kedua tentunya, di samping kita telah memberikan bantuan obat-obatan, makanan dan hal-hal yang diperlukan, kita juga ingin menambahkan bantuan makanan itu, saya juga ingin memberikan bantuan uang tunai nanti kepada saudara bupati untuk digunakan. Dan setelah ini, Pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat akan melihat dari dekat, merencanakan untuk rehabilitasi atau pembangunan kembali daerah yang terkena bencana ini.
Ketika saya tadi berjalan di pinggir pantai, saya berbicara dengan Pak Camat, apakah ada rencana bagi saudara-saudara yang tinggal di tempat ini untuk barangkali melakukan pemindahan tempat, di tempat yang lebih aman? Tentu saya serahkan semuanya kepada saudara-saudara sendiri, dibicarakan yang baik, bersama pimpinan, ada kepala desa, ada Pak Camat, ada Pak Bupati, ada Pak gubernur, kami juga tentu ikut membantu bagaimana baiknya. Yang penting bagi saya, saudara harus merasa aman untuk tinggal, ntah di tempat-tempat ini atau tempat yang berbeda sedikit karena gempa bumi, meskipun kita berdoa siang dan malam untuk tidak terjadi lagi ditempat ini. Gempa bumi di tanah air kita ini, memang tidak bisa kita duga-duga, karena memang untuk bumi, terutama patahan atau lempeng yang ada di Indonesia ini membentang dari pantai Barat Sumatera, pantai Selatan Jawa, ke Nusa Tenggara, naik ke atas ke Sulawesi sampai Filipina ke arah Timur, ke Halmahera sampai ke Papua. Itu memang ada daerah-daerah sepanjang wilayah itu yang rentan, yang rawan terhadap gempa bumi, diantaranya adalah tsunami.
Oleh karena itu, dipikirkan baik-baik, dimusyawarahkan baik-baik, yang penting, kita ingin membantu agar saudara bisa tinggal di tempat yang aman, tidak perlu khawatir datangnya gelombang tsunami kemarin, meskipun kecil. Dengan demikian, tentu saudara bisa bekerja, bisa menjalani profesinya masing-masing dengan lebih baik lagi. Pemerintah akan membantu proses itu dan tentunya silahkan nanti dibicarakan dengan baik. Saya mendapat laporan katanya sudah dua kali, yang pertama sebelumnya, kemudian yang kedua beberapa hari yang lalu itu. Oleh karena itu, silahkan dibicarakan baik-baik, ingat saudara-saudara, yang kita utamakan adalah keselamatan, keamanan setelah itu baru melakukan kegiatan kita untuk kehidupan sehari-hari kita.
Saudara-saudara,
Kami datang ke Buru ini, juga ingin mengajak saudara-saudara, semua yang tertinggal di Pulau Buru ini untuk membangun hari esok yang lebih baik, untuk melangkah ke depan dengan semangat, dengan cita-cita, dengan citra diri yang lebih baik. Ketika saya mendapatkan laporan dari Pak Gubernur, Pak Bupati dan Menko Kesra, bahwa ternyata Pulau Buru ini memiliki potensi untuk pertanian, untuk ekonomi yang Insya Allah baik di masa depan. Saya sungguh bersyukur, karena barangkali saudara-saudara kita di seluruh Indonesia mengetahui, mengenal Pulau Buru itu masih sebagai, barangkali tempat yang dikaitkan dengan sejarah masa lalu, tetapi saya mengajak bahwa ternyata Pulau buru ini adalah tanah harapan, tanah masa depan, tanah pembangunan, yang Insya Allah dengan kerja kita bersama, akan mendatangkan kebaikan dan kesejahteraan bagi saudara semua.
Saya ingin membawa pesan itu, dan bersama-sama besok ketika panen tadi untuk mengajak bersama-sama melihat ke depan dengan kebersamaan kita, dengan darma bakti kita, dan kerja keras kita semua sehingga betul-betul, Buru yang indah ini, saya terpesona melihat keindahan laut di sekeliling dan alam di sini, benar-benar menjadi, yang saya katakan tadi, tanah harapan, tanah masa depan, dan tanah pembangunan.
Itu yang dapat saya sampaikan saudara-saudaraku, dan teruslah melanjutkan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, teruslah menciptakan kehidupan yang rukun, damai, harmonis, hormat-menghormati dengan penuh persaudaraan, dan kemudian bersama pemerintah membangun dan terus membangun apa saja yang bisa kita bangun, pertanian, perkebunan, perikanan dan lain-lain. Insya Allah, kalau kita ingin maju pemerintah juga memimpin pembangunan itu, masa depan yang maju akan datang. Kami semua, saudara-saudara di seluruh tanah air mendoakan saudara-saudara yang ada di Pulau Buru ini untuk maju dan kami semua juga akan terus membantu untuk membangun Pulau Buru ini, Kabupaten Buru ini, sekali lagi menuju masa depan yang lebih baik.
Itulah yang dapat saya sampaikan, sampaikan salam saya nanti kepada yang lain-lain, yang tidak bisa hadir, sabar dulu di tempat ini sampai dengan proses rehabilitasi, pemulihan kembali dilakukan. Sekian saudara-saudaraku, semoga Allah SWT memberikan bimbingan, petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita, semoga Allah memberkati, memberikan jalan untuk pencapaian cita-cita dan niat kita yang luhur tadi.
Demikian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya memberikan pujian dan penghargaan, dan terima kasih kepada saudara-saudara semua yang bisa menyelamatkan diri. Kepada Pak Kepala Desa, Pak Camat, Pak Bupati, Pak Gubernur karena dengan sosialisasi, melihat tanda-tanda bencana alam, melihat tanda-tanda tsunami. Saudara kemarin sangat mengetahui begitu air surut, sekitar 150 meter segera melakukan tindakan meninggalkan tempat itu, Alhamdulillah, akhirnya selamat, bersyukur kita, berterima kasih.
Saya lanjutkan, ini contoh yang baik, ini model yang baik. Desa, kecamatan, memiliki pengetahuan, tahu tanda-tanda, cepat bertindak, kalau di seluruh tanah air desa-desa seperti ini, kecamatan-kecamatan seperti ini, kabupaten-kabupaten seperti ini di Sumatera, di Jawa, di Kalimantan, di Nusa Tenggara, pendek kata di seluruh tanah air, Insya Allah kita akan bisa melakukan apabila bencana tsunami seperti itu datang. Sekali lagi, terima kasih Pak Gubernur, Bupati, Pak Camat, semua, termasuk saudara-saudara sekalian ya, sekali lagi terima kasih dan terimalah penghargaan saya.
******
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



