Pidato Presiden

Sambutan Pembukaan Sriwijaya Expo

 

SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PEMBUKAAN SRIWIJAYA EXPO
PALEMBANG, 16 JUNI 2006


Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alakm warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat sore,
Salam sejahtera untuk kita semua,

Yang saya hormati saudara Ketua Mahkamah Konstitusi, dan para unsur pimpinan serta anggota lembaga-lembaga negara.
Yang saya hormati saudara Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, serta para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu.
Yang saya hormati saudara Gubernur Sumatera Selatan dan para Gubernur serta para jajaran pemerintahan di daerah diseluruh Sumatera.
Yang saya hormati saudara pimpinan APEKSI dan para Walikota se-Indonesia.
Yang saya cintai dan saya muliakan para sesepuh, para ulama, para pemuka adapt dan para pemuka masyarakat,
yang saya cintai saudara-saudara warga Palembang,
Hadirin sekalian yang berbahagia.

Kemarin malam, di Jakarta saya meresmikan pembukaan Pekan Raya Jakarta ke-39, yang digelar bersamaan dengan hari ulang tahun kota Jakarta ke-479, Alhamdullilah atas rahmat dan karunia Allah SWT, hari ini saya dapat menghadiri Pembukaan Festival Sriwijaya ke-15, bersamaan dengan Sriwijaya Expo dan Indonesian City Expo. Saya ingin mengunakan kesempatan yang membahagiakan ini untuk menyampaikan ucapan selamat berpameran kepada seluruh peserta dan selamat datang kepada para pengunjung pameran.

Kita patut bersyukur bahwa negeri kita dianugerahi kekayaan budaya, tradisi, adat istiadat dan hasil karya seni yang bernilai tinggi. Hasil karya para perajin di tanah air, tidak hanya diakui keindahan dan keunikannya di dalam negeri tetapi juga diakui di mancanegara. Ukiran kayu dari Bali, ukiran meubel dari Jepara, anyaman bambu dari Tasik Malaya, kain songket dari Palembang dan masih banyak lagi yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, telah lama terkenal di manca negara.

Potensi kekayaan budaya yang besar dan bernilai tinggi itu patut dipelihara keberadaannya, bahkan harus terus ditingkatkan baik dari kualitas, kuantitas, jenis produk maupun keunikannya. Propinsi Sumatera Selatan memiliki ragam budaya, adat istiadat, tradisi dan seni yang khas dan unik, apalagi propinsi Sumatera Selatan merupakan bagian tidak terpisahkan dari sejarah kerajaan Sriwijaya.

Kita mengenal dua Kerajaan besar dalam sejarah Nusantara, yaitu Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Dua Kerajaan inilah yang telah menginspirasi bangsa kita untuk membangun sebuah negara kesatuan, untuk mengembangkan wawasan dan rasa kebangsaan. Oleh karena itu, kita patut mengenang kebesaran dan cita-cita luhur dari pendahulu kita yang mendirikan Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, yang sekarang telah diteruskan dari generasi ke generasi yang lain.

Kerajaan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar di pulau Sumatera, yang menjadi tempat persinggahan lalu lintas perdagangan Internasional pada masanya, di kerajaan ini pernah berdiri perguruan agama Buddha terbesar pada jamannya, yang menjadi tempat berkumpulnya para Biksu dari berbagai negara. Dimasa kemudian setelah berkembangnya agama Islam di daerah ini, pengaruh Islam berakar kuat di propinsi Sumatera Selatan. Ajaran agama Islam kemudian mewarnai seni dan budaya masyarakatnya hingga saat ini.

Propinsi Sumatera Selatan juga memiliki kekayaan budaya, musik tradisional dan beraneka ragam tarian. Potensi sumber daya alam, baik potensi alam maupun potensi pariwisata, menambah daya tarik bagi siapapun untuk berkunjung ke propinsi ini. Potensi yang dimiliki propinsi ini haruslah dikembangkan demi kemajuan seluruh masyarakat yang ada di daerah ini, karena itu saya minta kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan inovasi dan terobosan-terobosan baru agar menarik para penanam modal, para investor ke propinsi Sumatera Selatan. Sumber daya yang telah tersedia itu, jika dikemas dan dipasarkan dengan baik terencana dan memikat, tentu akan mudah menarik para investor untuk menanamkan modalnya di propinsi ini.

Hadirin yang saya muliakan,
Dalam era globalisasi yang kian terbuka saat ini tidak dapat dipungkiri, bahwa berbagai produk mancanegara akan menjadi pesaing bagi produk yang dihasilkan oleh bangsa kita. Berbagai produk yang dihasilkan oleh bangsa kita harus mampu bersaing, tidak hanya di pasar dalam negeri tetapi juga di pasar internasional. Untuk pasar dalam negeri kita harus mampu meyakinkan konsumen akan kualitas yang dihasilkan oleh bangsa sendiri. Kalau kita ingin mengajak masyarakat kita, rakyat kita cinta produk Indonesia, marilah kita jamin bahwa produk Indonesia itu memiliki kualitas yang sama-sama kita banggakan.

Kita harus menanamkan kecintaan akan produksi dalam negeri. Sedangkan untuk dapat bersaing dipasar Internasional, produk yang dihasilkan oleh bangsa kita harus lebih berkualitas, inovatif dan selalu mengikuti perkembangan permintaan atau keinginan konsumen. Jika hal itu dapat dipenuhi Insya Allah produk barang dan jasa yang dihasilkan oleh bangsa kita akan meningkat dimasa yang akan datang.

Hadirin sekalian,
Hujan yang turun di tengah-tengah kita ini adalah Insya Allah hujan barokah. Saya bersyukur bahwa propinsi Sumatera Selatan dapat meningkatkan nilai ekspor yang semula berjumlah 1,008.000.000$ Amerika serikat pada tahun 2004, mengalami peningkatan sebesar atau menjadi 1,050.000.000 pada tahun 2005. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ekspor propinsi Sumatera Selatan telah meningkat hampir 5%, tentu saja ini masih dapat ditingkatkan lagi diwaktu yang akan datang.

Festival Sriwijaya ke-15, Sriwijaya Expo dan Indonesian City Expo yang kita saksikan bersama-sama pada hari ini adalah media yang tepat untuk mempromosikan berbagai produk yang dihasilkan oleh para perajin dan pelaku usaha di Sumatera Selatan. Melalui kegiatan ini para produsen dan konsumen, baik dari dalam maupun luar negeri dapat berinteraksi langsung untuk saling bertukar informasi dalam ajang seperti ini.

Kegiatan yang diikuti oleh pemerintah propinsi dan kabupaten kota, serta asosiasi pemerintahan kota seluruh Indonesia, dunia usaha skala kecil dan menengah, BUMN dan BUMD serta pihak-pihak swasta lainnya, diharapkan mampu menjawab semua tantangan dalam mempromosikan dan menjual berbagai potensi yang dimiliki. Produk kerajinan barang dan jasa, serta pariwisata dari berbagai daerah dapat diperkenalkan kepada para pengujung yang datang pada ajang ini.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, dapat dibangun citra positif atas berbagai upaya yang telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun swasta, dalam meningkatkan kualitas produk barang dan jasa yang dihasilkan. Kegiatan inipun dapat lebih menjalin kerjasama antar pemerintah propinsi dan kabupaten kota melalui program kemitraan diantara pemerintah daerah. Saya yakin dan percaya, melalui ajang seperti ini, Propinsi Sumatera selatan dapat membangkitkan kembali kejayaan masa silam, kejayaan jaman Sriwijaya, Insya Allah.

Hadirin yang saya muliakan,
Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Propinsi Sumatera Selatan dan pemerintah kota Palembang atas penyelenggaraan kegiatan ini. Kepada para peserta saya ucapkan selamat dan semoga sukses, kepada seluruh warga masyarakat Propinsi Sumatera Selatan khususnya dan seluruh masyarakat di tanah air, saya mengajak untuk bersama-sama mengunjungi kegiatan ini. Jadikanlah ajang pameran ini sebagai wahana hiburan, pariwisata, sekaligus belanja yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Mudah-mudahan penyelenggaran Festival Sriwijaya ke-15, Sriwijaya Expo dan City Expo dapat memberikan manfaat dalam upaya dalam mengembangkan perdagangan, pariwisata dan investasi ditanah air.

Terakhir sebagaimana saya sampaikan di Masjid Agung Palembang tadi, 10 tahun yang lalu saya mengemban tugas di bumi yang indah ini, bumi Sriwijaya. Setelah itu saya sering berkunjung kembali, ketika saya mengemban amanah sebagai Kepala negara dan Kepala Pemerintahan, saya sudah berkunjung empat kali. Setiap kali saya datang selalu ada perubahan dan kemajuan. Saya bersyukur, saudara pasti bangga pertahankan ini, lanjutkan ini. Kita tahu negara kita masih menghadapi ujian, cobaan dan permasalahan ada krisis yang dalam beberapa tahun yang lalu, ada bencana, ada krisis harga minyak sedunia dan lain-lain. Kita semua bergulat dan berjuang untuk itu, tetapi saya merasakan dan melihat hati, pikiran, jiwa, warga Palembang tetap dinamik, tetap ceria, mudah-mudahan ini mendorong semangat untuk membangun kemajuan.

Tidak ada yang bisa merubah Palembang kecuali saudara sendiri, tidak ada yang bisa merubah Sumatera Selatan kecuali Sumatera Selatan dan tidak ada yang bisa merubah Indonesia kecuali kita semua. 10 tahun yang lalu saya menyusuri sungai Musi, melintasi pulau Kemarau, kemudian berputar kembali. Ada perubahan, banyak sekarang rumah yang menghadap sungai dengan bendera yang berkibar dengan lambaian saudara-saudara kita yang melihat keindahan sungai Musi.

Saya ucapkan selamat bagi saudara, merubah filosofi sungai bukan dibelakang, sungai di depan. Kalau di belakang ada kecenderungan membuang kebelakang, kalau ke depan bikin indah, bikin cantik, bikin baik agar orang bisa melewati sungai itu. 2008, saya yakin dengan ridho Allah akan sukses Expo 2008, bikin cantik, bikin indah, siang dan malam hari. Kalau saudara punya tamu negara ajak berlayar ke sungai Musi melihat keindahan sambil makan siang.

Saya dukung expo Sungai Musi 2008. Saya dukung Sumatera Selatan sebagai lumbung pangan dan lumbung energi. Saya dukung pengembangan bio-diesel dari kelapa sawit dan ethanol dari tebu dan yang lain di Sumatera Selatan.

Saya minta seluruh Walikota yang hadir di tempat ini, ambillah yang baik-baik dari Palembang dan Sumatera Selatan, saya kira banyak yang bisa kita pelajari dari bumi ini. Selamat bertugas, selamat berjuang, hanya dengan perjuangan yang besar persatuan, ridho Allah, itu semua dapat kita wujudkan.

Akhirnya dengan mengucapkan Bismillahhirahmannirahhim, Festival Sriwijaya ke-15 Sriwijaya Expo dan Indonesian City Expo dengan resmi saya nyatakan dibuka.

Sekian.
Wassalamu’alakm warahmatullahi wabarakatuh.

*****

Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan