Pidato Presiden

Sambutan Peresmian PT Semblog Citra Nusa, PT Bredero Shaw Indonesia

 

SAMBUTAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PERESMIAN PT SEMBLOG CITRA NUSA,
PT BREDERO SHAW INDONESIA DAN
PT SEMBAWANG MARINE OFFSHORE ENGINEERING INDONESIA
KAWASAN KABIL, BATAM
SELASA, 27 JUNI 2006


Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh,
Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati Saudara Menteri Perindustrian dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu,
Yang saya hormati Saudara Gubernur Kepulauan Riau dan para Pimpinan Lembaga-Lembaga Negara di daerah, baik dari unsur Eksekutif, Legislatif, Yudikatif maupun TNI dan Polri,
Yang saya hormati saudara Pimpinan Kawasan Industri Kabil, Saudara Kris Wiluan,
Yang saya hormati para pimpinan dunia usaha,
Distinguished Business Leaders, … Foreign and Multinational,

Saudara-saudara yang saya cintai dan saya muliakan,
Pada kesempatan yang baik dan semoga senantiasa penuh berkah, saya mengajak hadirin sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan dan kesehatan untuk melanjutkan tugas dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara, dan juga untuk membangun dan mengembangkan Kepulauan Riau, termasuk Kawasan Industri Kabil yang Insya Allah akan kita resmikan hari ini.

Kemarin, di Kota Batam, saya bersama Perdana Menteri Singapura telah menandatangani sebuah kerjasama, framework agreement between Singapore and Indonesia to enhance economic cooperation in the island of Batam, Bintan and Karimun. Hari bersejarah kemarin menandai bahwa Indonesia dan Singapura makin ingin meningkatkan kerjasama ekonomi di kawasan itu, tentunya termasuk perdagangan, investasi dan lain-lain, lebih luas lagi, lebih besar lagi, lebih meningkat lagi, di masa depan.

Jika kawasan ekonomi khusus, special economic zone ini, Batam, Bintan dan Karimun berkembang, maka tentu bukan hanya Indonesia dan Singapura saja, tetapi juga Indonesia dengan negara-negara lain, dengan penanam modal lain yang kita undang, bersama-sama untuk memajukan ekonomi di kawasan ini. Jika Batam, Bintan dan Karimun berkembang, pasti Kepulauan Riau berkembang. Jika Kepulauan Riau berkembang, pasti memberikan kontribusi pada pengembangan Indonesia secara keseluruhan.

Saya katakan di banyak kesempatan, Batam berkembang untuk Indonesia, Indonesia juga berbuat agar Batam berkembang. Satu untuk semua, semua untuk satu, dan akhirnya, semua untuk semua. Kalau negeri kita ingin maju, harapan kita maju bersama-sama. Kalau ada kerjasama Sijori, Singapura-Johor-Riau, yang maju jangan hanya Singapura, jangan hanya Johor, Riau juga harus maju. Maju bersama, tumbuh bersama. Komitmen itulah yang saya bangun bersama Perdana Menteri Malaysia dan Perdana Menteri Singapura dalam kerjasama kawasan ASEAN bagian Barat, yaitu Singapura, Johor dan Riau.

Saudara-saudara yang saya hormati,
Di banyak kesempatan selalu saya ingatkan, bahwa pembangunan di Indonesia pada hakikatnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tujuan akhir adalah agar rakyat Indonesia makin sejahtera: pendapatan sehari-harinya, pendidikannya, kesehatannya, pangannya, sandangnya, rasa aman dan lain-lain.

Untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, ekonomi mesti tumbuh, ekonomi harus terus berkembang. Agar ekonomi berkembang, saya sudah menyampaikan yang saya sebut dengan triple track strategy, yaitu harus ada growth yang dimotori oleh investment and export. Ekonomi harus tumbuh terus tiap tahun. Waktu krisis kita pernah minus, merangkak satu persen, dua persen. Tahun 2004 yang lalu, 5,1%, tahun 2000 yang lalu 5,6%, makin baik. Harapan kita sebenarnya tahun ini, kalau tidak ada musibah yang masih kita hadapi, bisa mendekati 6%. Tetapi harapan kita pertumbuhan itu bukan oleh konsumsi semata, bukan karena Pemerintah meningkatkan pengeluarannya, government spending, tetapi growth ini masih driven by investment dan ekspor. First track, trek pertama.

Track two adalah kita harus menggerakkan sektor riil di seluruh Indonesia. Industri, pertanian, jasa, semua harus bergerak, bukan hanya di Kawasan Ekonomi Khusus. Kalau sektor riil bergerak, maka lapangan kerja akan tercipta, we could create more jobs, we could reduce unemployed, kalau sektor riil bergerak.

Kemudian trek yang ketiga, kita harus terus meningkatkan pembangunan pertanian dan perdesaan. Sebab 68% orang miskin di Indonesia hidup di pertanian dan perdesaan. Oleh karena itu, Pemerintah juga mengembangkan pembangunan pertanian dan perdesaan, baik dengan anggaran atau Perda yang ada, maupun kerjasama dengan swasta. Untuk apa? Mengurangi kemiskinan. Jadi, strategi kita adalah strategi pro…, pro growth dan pro jobs. Tiga-tiganya penting, job creation, poverty reduction and economic growth. Tiga-tiganya penting dan tiga-tiganya harus kita bangun.

Hari ini, kita berbicara tentang perlunya meningkatkan investasi, perlunya menggerakkan sektor riil dan pasti, kalo investment meningkat, riel sector meningkat, pasti ada tambahan tenaga kerja yang bisa diserap oleh kawasan industri di Kabil ini dan juga kawasan industri di Kepulauan Riau pada umumnya. Apalagi dengan makin kita tingkatkan langkah-langkah yang tepat di Kawasan Ekonomi Khusus.

Saudara-saudara,
Saya ingin menyampaikan dengan sangat gamblang, kalau Kawasan Industri Kabil tumbuh, kalau Kawasan Khusus Ekonomi Batam, Bintan dan Karimun tumbuh dan Insya Allah suatu saat kawasan ekonomi yang lain di Indonesia, di provinsi yang lain, maka semua diuntungkan. Perusahaan yang berinvestasi untung, negara untung, rakyat untung. Ini satu kerjasama yang baik. Oleh karena itu, sekali kita membuka kawasan ekonomi, sekali kita mengembangkan Kawasan Industri Kabil ini, satu kata, harus sukses, tidak boleh gagal.

Apa ukuran suksesnya? What are the key factors agar kita berhasil. Satu adalah keamanan, security, harus aman dari berbagai kejahatan. Saya senang dilapori oleh Kapolri tadi, piracy attack. Tahun 2004 itu sekitar 200 cases, 200 cases. Last year 2005, turun menjadi 50 cases. 2006, sekarang ini, sampai July, sampai June, itu 20 cases. Getting better, more secure.

Kita ingin dengan kerjasama Indonesia, Singapura dan Malaysia, navy, air force, coordinated operation itu bisa berjalan dengan baik. Kita ingin wilayah perairan, wilayah daratan di kawasan ini aman. Security sangat-sangat penting. Ada jajaran Kepolisian, ada jajaran TNI, semua bikin kawasan ini aman. Aman dari semua kejahatan, termasuk preman-preman, termasuk mereka-mereka yang mengacaukan suasana. Jangan ragu-ragu, tegas, sesuai Undang-Undang dan hukum yang berlaku. Security, tanpa keamanan, without security, economy cannot grow, industry cannot grow. That’s number one: security.

Yang kedua yang kita butuhkan legal certainty. Disini ada attorney, ada Jaksa, ada Kepolisian, saya tidak tahu apakah Hakim Pimpinan Pengadilan Tinggi, ada Gubernur, ada Walikota, ada Otorita, semua, mari kita bikin legal di tempat ini certain. Tidak boleh hukum ke kiri ke kanan. Hukum adalah hukum, sesuai dengan Undang-Undang, sesuai dengan peraturan, sesuai dengan hukum pidana dan perdata itu sendiri. Saya tidak ingin dengar setelah ini ada permainan hukum di kawasan ekonomi di sini. Lurus. Rule of law must be upheld. Legal certainty.

Yang kedua adalah good service. Saya ingin, mulai hari ini, semua pelayanan berjalan dengan baik. Bikin cepat, bikin mudah, bikin murah, bikin baik. Better, easier, quicker and cheaper service. Hilangkan ekonomi biaya tinggi, high cost economy bikin gagal, bikin low cost economy.

Pelayanan satu atap. Saya minta dalam waktu seratus hari, sudah bisa dihadirkan dengan baik one roof service system. Imigrasi di situ, bea dan cukai di situ, pajak di situ, daerah Gubernur Walikota di situ, Otorita di situ, Kepolisian semua di situ. One roof system. Better, cheaper, easier dan quicker dari yang sebelumnya. Itu faktor yang nomor tiga.

Nomor empat, ... free. Saya tidak ingin dengar SMS masuk ke saya, surat masuk ke saya, masih ada pungli di tempat ini. Siapapun. Tidak akan. Jangan ada pungli-pungli. Sudah ada aturannya. Ada pajak, ada gaji, ada ini. Sudah ada aturannya. Itu syarat yang keempat.

Syarat yang kelima, saya ingin suasana perburuhan baik, happy labour situation. We have to take care all workers, we have to protect them in fulfilling their rights. Tetapi saya minta tenaga kerja yang disiplin, yang produktif, yang mengikuti aturan yang berlaku. Nice cooperation between the management and the leader is also the key. Saya minta sebaik mungkin hubungan industrial antara perusahaan dengan labour, supaya semua baik. Kalau perusahaan tumbuh, kesejahteraan buruh baik, tapi kalau perusahaan bangkrut, buruh mengalami PHK. Mari kita bangun bersama-sama, manajemen memperhatikan buruhnya, buruh menjalankan kewajibannya, yang produktif, yang efisien, sebagaimana buruh di negara-negara lain, di Vietnam, di China, di India, yang juga produktif. Kita ingin mulai hari ini, tenaga kerja kita dilindungi, dijamin hak-haknya, diperhatikan kesejahteraannya, tapi juga makin produktif, makin efisien dan makin disiplin dalam tugas-tugasnya. Saya kira semua akan menang kalau seperti itu.

Faktor yang keenam, last but not least, tentu akan ada … policy dari Pemerintah, dari Pak Gubernur, Pak Walikota, untuk menunjang, menjamin, pergerakan ekonomi di tempat ini. There must be incentive. Tetapi incentive yang paling baik adalah a whole climate. Kalau kita punya good climate, kalau kita punya legal certainty, kalau kita punya good security, kalau kita punya efficient and good service, saya kira itu sudah, we have a good labour situation, itu sudah incentive sebenarnya. Silakan nanti dilihat masing-masing instansi seperti apa yang pantas diberikan di Kawasan Ekonomi Khusus ini.

Enam hal itu saya minta mari kita tegakkan bersama-sama, termasuk saya, termasuk para Menteri, Pak Gubernur, Walikota, Otorita, semua bertanggung jawab. Kepolisian, imigrasi, pajak, bea cukai, semua bertanggung jawab. Pimpinan perusahaan saya minta in-depth practice, good corporate governance. If the government will apply good governance, that is test practices. Saya juga minta perusahaan-perusahaan juga mengaplikasikan test practices. Good corporate governance practices. Ini yang kita harapkan bersama-sama.

Hadirin sekalian,
Ketiga industri yang ingin kita resmikan hari ini dan yang lain, harus berhasil. Apa berhasilnya? Ya untung, tidak merugi. Yang kedua, tumbuh dan berkembang. Kalau tiga industri ini tidak merugi, untung, tumbuh dan berkembang, tentu, pertama, tenaga kerja yang ada aman, makin baik. Kalau ini berkembang, yang tadinya nganggur ikut bekerja, rakyat untung, kalau kawasan ini tumbuh industri ini tumbuh.

Negara, Pemerintah juga untung karena bayar pajak. Karena bayar pajak, penerimaan negara kami, budget kami makin baik. Dengan pajak itu, Pemerintah bisa mengalokasikan untuk pendidikan, untuk kesehatan, untuk pengurangan kemiskinan, membangun rumah-rumah sederhana dan lain-lain. Perusahaan untung, rakyat untung, negara, Pemerintah untung, daerah juga untung. Kalau ini berkembang, infrastruktur berkembang, listrik, jalan, pelabuhan, dermaga, sekolah, dengan … development, daerah, masyarakat, local community, juga beruntung. Bikin semua untung. Tidak boleh yang untung hanya salah satu, hanya salah dua, salah tiga, semuanya harus untung. Ini yang kita harapkan.

Dengan demikian saya kira, sudah saya sampaikan dengan gambling, bagaimana kita memahami Kawasan Ekonomi Khusus ini, bagaimana kita ingin sama-sama mensukseskan pertumbuhan ekonomi di Kawasan Khusus ini, dan bagaimana bersama-sama semua stakeholders, rakyat, masyarakat lokal, negara atau Pemerintah dan perusahaan-perusahaan itu semua mendapatkan keuntungan yang baik.

Itu yang kita harapkan dan kalau kita bekerja keras, kalau kita bersama-sama, sambil memohon ridha Tuhan Yang Maha Kuasa, Insya Allah, Kepulauan Riau, Batam, Kabil, akan makin berkembang di waktu yang akan datang. Itu harapan saudara, tujuan kita.

Saya kira untuk pimpinan perusahaan asing, juga sudah memahami apa yang saya sampaikan tadi. Mari kita melangkah bersama. Ada kekurangan, kita perbaiki, ada isu jangan biarkan menggantung setahun dua tahun, segera kita carikan jalan keluarnya. Mari. Itu ada Otorita, sekarang ada Walikota, ada Gubernur, itu wadah kita semua. To solve the problem, to create more opportunity, to develop the freedom.

Itulah saudara-saudara, dan akhirnya dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Kuasa, seraya mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, PT Semblog Citra Nusa, PT Sembawang Marine Offshore Engineering –Indonesia dan PT Bredero Shaw Indonesia dengan resmi saya nyatakan dibuka.

Sekian.
Wassalamu alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.



*****

Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan