Pidato Presiden
Sambutan Pembukaan Small Medium Enterprises and Cooperatives Festival Ke-4
SAMBUTAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PEMBUKAAN SMALL MEDIUM
ENTERPRISES AND COOPERATIVES (SMEsCO) FESTIVAL KE-4
TAHUN 2006
GEDUNG PUSAT PROMOSI KUKM, 5 JULI 2006
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati saudara Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, yang mulia para Duta Besar Negara-negara sahabat, saudara Gubernur DKI Jakarta, Pimpinan Dekopin, yang saya hormati para Bupati yang hadir pada acara ini, keluarga besar koperasi, saudara-saudara para Pengusaha Kecil dan Menengah.
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Hari ini, kita kembali bersyukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat menghadiri pembukaan Festival Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi (Small Medium Enterprises and Cooperatives - SMEsCO Festival) ke-4 Tahun 2006. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi yang ke-59. Yang Insya Allah akan segera kita laksanakan.
Saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini, untuk mengucapkan selamat kepada para peserta festival dari seluruh tanah air. Mudah-mudahan keikutsertaan saudara-saudara dapat membawa peluang yang lebih baik dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan produk dan pemasaran usaha kecil, menengah dan koperasi di tanah air.
Hadirin yang saya muliakan,
Kegiatan SMEsCO Festival, saya anggap penting dan memiliki nilai strategis dalam upaya mempromosikan dan mengembangkan pasar produk-produk (UKM). Kelompok Usaha Kecil dan Menengah serta koperasi merupakan pilar penting dalam menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan. Kelompok Usaha Kecil dan Menengah, juga telah memberikan sumbangan yang besar dalam menyediakan lapangan kerja. Dengan demikian, kegiatan usaha ini langsung atau tidak langsung telah membantu mengurangi kemiskinan.
Saudara-saudara,
Kegiatan usaha dalam struktur usaha ekonomi tahun 2006 di luar usaha pertanian, usaha mikro dan kecil telah mencapai 19,3 juta atau 77%, sementara usaha menengah 5,2 juta atau 21%, sedangkan usaha besar 0,5 juta atau 2%. Namun demikian, dikaitkan dengan struktur ekspor, ekspor Indonesia tahun 2005, yang sudah kita catat potensi ekspor usaha kecil dan menengah justru baru mencapai 14,76% dibanding ekspor usaha besar yang mencapai 85,24%.
Oleh karena itu, tantangan kita ke depan adalah bagaimana meningkatkan daya jual produksi usaha kecil dan menengah menembus pasar internasional. Meskipun jumlah penduduk kita sekarang ini lebih dari 210 juta, dimana sesungguhnya potensi pasar dalam negeri juga besar, untuk menyerap produk dari KUKM, namun orientasi pengembangan usaha kecil dan menengah ke depan haruslah dipikirkan bagaimana mampu bersaing dalam percaturan pasar global.
Artinya apa saudara-saudara, meskipun kita berusaha agar pasar dalam negeri makin besar dan luas, tapi produk kita itu bisa bersaing di luar negeri, juga dapat diserap di dalam negeri, dengan demikian makin luas peluang yang dimiliki untuk memasarkan produk-produk kita. Banyak produk dari kelompok usaha ini, yang memiliki kualitas dan harga yang dapat bersaing di pasaran. Namun, masih terdapat kesenjangan antara potensi pasar dengan kemampuan kelompok usaha ini, untuk mempromosikan produknya.
Oleh karena itu, promosi menjadi sangat penting, oleh karena itu acara hari ini juga sangat penting. Masyarakat kita pun masih belum memberikan apresiasi yang memadai terhadap produk yang dihasilkan oleh kelompok usaha ini masih ada demam membeli barang-barang yang dari luar negeri, padahal di dalam negeri juga tidak kalah, bahkan sebagian produk dalam negeri lebih baik dibandingkan produk luar negeri. Saya kira mari kita lebih bangga, mulai kita menyenangi apa yang dihasilkan di dalam negeri, saya tahun-tahun terakhir cukup banyak membeli produksi dalam negeri, mengapa pertama karena memang bagus, kedua lebih murah, yang ketiga tentu kita cinta pada negeri kita sendiri, pada produk kita sendiri.
Dalam upaya memanfaatkan potensi pasar dalam negeri yang begitu besar, kegiatan SMEsCO Festival yang menampilkan kreasi dan inovasi dari para pengusaha kecil dan menengah serta Koperasi dari seluruh tanah air merupakan salah satu upaya yang tepat. Kegiatan ini perlu dilakukan terus menerus berkesinambungan, karena tidak semua rakyat kita, termasuk siapa yang tinggal di negeri ini bisa berkunjung ke pameran ini, oleh karena itu teruslah dilaksanakan setiap tahun atau sesering mungkin, disamping itu kegiatan ini juga menyerap tenaga kerja, menghindari terjadinya (PHK) dan menumbuhkan sektor-sektor usaha yang saling menunjang,
Saudara-saudara,
Melalui SMEsCO Festival, kita pun dapat memfasilitasi pertemuan antarpelaku usaha, seperti bursa pembiayaan dan temu bisnis. Yang Insya Allah akan saya lihat nanti di lantai empat, Pertemuan seperti itu, diharapkan dapat menjadi sarana untuk membuka peluang investasi. Investasi janganlah hanya diartikan investasi skala besar dari luar negeri, tetapi juga harus dimaknai sebagai upaya untuk menggalakkan investasi skala kecil pada sektor riil. Sektor inilah, yang digeluti oleh usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah. Investasi dalam skala kecil ini, justru yang secara nyata mampu menggerakkan sektor riil di seluruh tanah air. Sifatnya yang sering padat karya, akan memberikan dampak kesempatan kerja yang lebih besar dan mengurangi tingkat pengangguran.
Saudara-saudara hari Sabtu, Minggu yang lalu meskipun hari libur kami melaksanakan pertemuan non stop di Losari, Jawa Tengah, hadir para menteri termasuk menteri KUKM, Perwakilan Gubernur dan Bupati para pimpinan BUMN, para Pimpinan LPMD, para pengusaha dari unsur swasta, perguruan tinggi untuk memikirkan bagaimana tahun-tahun mendatang ini kita lebih nyata lagi, lebih kongkret lagi dalam menciptakan lapangan kerja agar yang tadinya menganggur mendapat penghasilan, agar yang tadinya penghasilan keluarga itu pas-pasan menjadi naik yang akhirnya mengurangi kemiskinan juga untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan diseluruh Indonesia. Salah satu yang kita dorong ke depan ini adalah pengembangan bioenergy yang bisa dilaksanakan di seluruh tanah air, di desa-desa di daerah tertinggal, misalnya jarak untuk biodiesel, singkong untuk etanol dan premium, tebu untuk etanol kemudian premium dan satunya lagi kelapa sawit untuk biodiesel, kita ingin kembangkan besar-besaran.
Yang kedua, kita juga ingin mendorong usaha kecil dan menengah setelah ekonomi lokal bergerak dan yang ketiga kita ingin membangun infrastruktur, di pedesaan, di pertanian, di daerah-daerah tertinggal, paduan dari tiga kegiatan itu bioenergi KUKM dan infrastruktur mudah-mudahan, benar-benar bisa membuka lapangan kerja yang lebih luas, akhirnya kemiskinan juga susut dan Insya Allah kita lebih memberikan keadilan bagi ekonomi rakyat kita di seluruh Indonesia, saya minta KUKM menjadi bagian dalam proyek besar itu.
Hadirin yang saya muliakan,
Pemerintah telah bertekad dengan sungguh-sungguh untuk melakukan revitalisasi di semua sektor kehidupan ekonomi. Revitalisasi ini sangat diperlukan guna mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional kita, ekonomi kita harus tumbuh karo Cina tumbuh dengan baik, India tumbuh dengan baik, Indonesia mesti bisa tumbuh dengan baik, percayalah asalkan kita mau bekerja keras, bersatu melangkah bersama-sama untuk menuju ke pertumbuhan saya harapkan itu.
Negara kita memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Masing-masing daerah, memiliki sumber daya alam sebagai produk unggulannya, masing-masing daerah Ketersediaan sumber daya alam itu, merupakan potensi yang perlu digali, dimanfaatkan dan diolah secara optimal, serta dengan kreatifitas dan inovasi yang tinggi, menjadi komoditas yang bernilai tinggi komoditas yang layak jual.
Tekstil, kelapa sawit, kakao, kopi, jagung, udang, handicraft, sepatu, elektronik dan furniture, adalah beberapa komoditas unggulan, komoditas andalan yang telah banyak diusahakan oleh KUKM. Keragaman komoditas itu, memiliki peluang untuk ditingkatkan menjadi komoditas perdagangan yang memiliki daya saing tinggi. Dalam upaya mendorong ekspor dan pertumbuhan ekonomi, saya yakin, produksi KUKM kita sangat unggul. Tidak kalah sekali lagi saya katakan dibandingkan dengan produk dari negara-negara lain. Karena itu, sentra-sentra produksi kelompok usaha ini, sebagai basis ekonomi kerakyatan, perlu terus didorong untuk berkarya dan berkreasi, difasilitasi dan diberi kemudahan, serta diberikan kesempatan yang lebih luas untuk memamerkan dan mempromosikan karya-karyanya.
Dengan promosi yang baik, produk KUKM dari seluruh tanah air, akan semakin dikenal. Ada pepatah tak kenal maka tak sayang, maka sama dengan produk unggulan, tak kenal maka tidak dibeli oleh mereka-mereka yang ingin memiliki produk-produk itu. Tidak saja dipasar dalam negeri, tapi juga dipasar Internasional. Jadikanlah SMEsCO Festival ini sebagai sarana untuk mempromosikan berbagai komoditas unggulan di masing-masing daerah.
Tetapi promosi saja memang belum cukup harus diimbangi dengan upaya-upaya yang lain, manajemen yang baik, kreatifitas, teknologi dan lain-lainnya, saya bergembira karena saat ini para pengusaha kecil, menengah dan koperasi telah memiliki sarana promosi di Gedung Small Medium Enterprises and Cooperatives SMEsCO yang cukup megah di sebelah ini, betul bapak? Beliau berjanji 2007 Insya Allah akan dimekarkan kita datang lagi 2007-2008 muda-mudahan sudah makin megah makin besar dan makin indah. Mengingat penyebaran kelompok usaha ini dan sentra-sentra produksinya hampir merata di seluruh pelosok tanah air, sudah selayaknya di setiap daerah memiliki pusat-pusat promosi, galeri-galeri, autlet-autlet bagi produk kelompok usaha ini. Hal ini tentunya merupakan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing pemerintah daerah untuk mewujudkannya, upaya ke arah itu memang sudah dimulai, sebagai contoh di Makassar, Sulawesi Selatan saat ini tengah dibangun gedung pusat promosi kelompok pengusaha kecil dan menengah, Selebes Converence Center, saya sudah pernah meninjau tempat pembuatannya, keberadaan pusat promosi didaerah seperti itu sangat penting untuk mempromosikan produk-produk unggulan dari wilayah timur Indonesia. Daerah-daerah yang lain saya harap segera menyusul dan ajak semuanya yang ada didaerah, pemerintah dan swasta untuk bersama-sama membangun pusat-pusat promosi seperti itu.
Saudara-saudara,
Keberadaan pusat gedung promosi seperti ini seyogyanya tidak hanya digunakan untuk tempat pameran, gedung ini juga dijadikan sebagai fasilitas pendukung yang diperlukan oleh KUKM, mereka memerlukan jasa pembiayaan, fasilitas perdagangan di dalam maupun luar negeri dan fasilitas kegiatan latihan untuk sumber daya di bidang pemasaran, saya menyambut baik upaya kementerian koperasi dan UKM merintis pengembangan trading board yang juga akan kita luncurkan hari ini, untuk menampilkan produk-produk kelompok usaha kecil dan menengah melalui internet, hal ini akan sangat mempermudah kelompok usaha dalam meningkatkan akses kepasar Internasional, mempromosikan produknya, mencari mitra dagang potensial dan melakukan komoditas bisnis dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, di negara lain, di desa-desa, tempat-tempat handycraft itu sudah menggunakan internet. Oleh karena itu, cepat dikenal oleh pihak lain, mari, Negara kita yang kita cintai ini kita lakukan hal yang serupa, dengan demikian kalau daerah sudah menggunakan internet maka informasi bisa diakses, memberi tahu, mitra kita tahu, dunia juga tahu bahwa kita punya produk-produk yang baik dan tidak kalah mutunya.
Hadirin yang saya muliakan,
Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya minta dukungan semua pihak untuk bersama-sama mendukung kelompok usaha kecil dan menengah serta koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat kita. Silakan tepuk tangan, biar didengar oleh mereka-mereka yang harus mendukung. Saya yakin, jika kelompok usaha ini dikembangkan dengan dukungan dan komitmen dari semua pihak, keberadaannya sangat berarti dalam meningkatkan sektor rill dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional dalam menciptakan lapangan kerja, dalam mengurangi kemiskinan dan dalam menggerakkan ekonomi di daerah saudara-saudara.
Sudah selayaknya semua pihak mendukung perkembangan kelompok usaha ini agar mampu tumbuh dan berkembang bersama pelaku ekonomi lainnya. Saya menghimbau kepada pihak perbankan, Bank-Bank kita hendaknya memberikan bantuan kemudahan akses keuangan, agar dapat mencukupi kebutuhan bantuan modal bagi pengembangan usaha kelompok ini.
Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada kementrian Negara Koperasi usaha kecil dan menengah yang secara berkelanjutan telah menyelenggarakan SMEsCO Festival. Kepada para Festival sekali lagi, saya ucapkan selamat. Mudah-mudahan, festival ini dapat berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan usaha Kelompok Usaha Kecil dan Menengah di seluruh Indonesia.
Demikian saudara-saudara.
Akhirnya, dengan memohon ridho dari Allah Subhanahu Wataala dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, SMEsCO Festival ke-4 saya buka trading board saya luncurkan.
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



