Pidato Presiden

Sambutan Penganugerahan "Semangat Padi" dari Pengakap Malaysia

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PENGANUGERAHAN SEMANGAT PADI KEPADA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DARI PENGAKAP MALAYSIA
PUTRAJAYA WORLD TRADE CENTER, MALAYSIA
5 AGUSTUS 2006


Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Yang terhormat Dato’ Seri Abdullah bin Haji Ahmad Badawi, Perdana Menteri Malaysia merangkap Presiden terhormat Persekutuan Pengakap Malaysia,
Yang terhormat Dato’ Seri DR. H. Sjafie bin Haji Muhammad, Ketua Pengakap Negara,
Yang saya hormati Prof. DR. Azrul Azwar, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka beserta Ibu,
Yang terhormat para Menteri Kabinet Malaysia dan Indonesia,
Yang saya hormati para Pimpinan dan Pengurus Pusat Pengakap Malaysia, Pramuka Indonesia dan Organisasi Kepanduan Asia Pasifik,

Hadirin yang saya muliakan,
Puji dan syukur, marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat. Saya ingin mengangkat kesempatan yang membahagiakan ini untuk menyampaikan salam persahabatan dari Gerakan Pramuka Indonesia kepada Persatuan Pengakap Malaysia.


Salam Pramuka.
Mudah-mudahan persahabatan yang telah terjalin selama ini antara dua Organisasi Kepanduan kedua negara akan muncul satu lagi di masa yang akan datang.

Hadirin yang saya muliakan,
Sebagaimana kita ketahui bersama, Gerakan Kepanduan yang dirintis oleh Robert Baden Powell di Inggris 100 tahun yang lalu adalah organisasi kaum muda yang berperan membangun karakter sebuah bangsa. Organisasi Kepanduan telah menyebar di seluruh pelosok dunia, termasuk di Indonesia dan Malaysia. Organisasi Kepanduan merupakan salah satu organisasi tertua di negeri kami. Organisasi Kepanduan di Indonesia, pertama kali didirikan pada tahun 1912, 5 tahun setelah lahirnya Scout Movement yang digagas oleh Baden Powell. Ketika itu, bangsa Indonesia masih berada di masa penjajahan.

Sejak tahun berdirinya hingga saat ini, Organisasi Kepanduan telah berperan dalam membangun semangat perjuangan, menggalang nasionalisme dan melatih kedisiplinan. Organisasi Kepanduan ini tumbuh pesat, tidak hanya di sekolah-sekolah, tetapi juga diberbagai organisasi kemasyarakatan.

Pada tanggal 14 Agustus 1961, Organisasi Kepanduan Indonesia berubah nama menjadi Gerakan Pramuka. Gerakan Pramuka adalah singkatan dari Gerakan Praja Muda Karana yang dilatih pemuda yang bisa berkarya. Tujuan gerakan ini adalah untuk mendidik dan membina kaum pemuda Indonesia, agar beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, memiliki watak dan kepribadian yang tangguh, cerdas dan terampil, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki ikatan persaudaraan dan kerukunan dengan sesama.

Pramuka juga dihadapkan menjadi generasi yang dapat menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. Karena nanti bagi kami, Gerakan Pramuka memiliki peranan yang sangat penting dalam nation and character building. Gerakan Pramuka di negeri kami terdiri dari anak-anak dan pemuda yang diusia sekitar 7 sampai 25 tahun. Mereka dikelompokkan ke dalam anggota Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega sesuai dengan usianya. Mereka dibina oleh para pelatih dan pembina dalam berbagai kegiatan.

Kami bersyukur dari sekitar 28 tingkat anggota Kepanduan di seluruh dunia, sebagian besar adalah anggota Gerakan Pramuka. Karena itu, dapat saya ceritakan bahwa jumlah anggota Gerakan Pramuka di Indonesia merupakan jumlah anggota Kepanduan terbesar di dunia.

Hadirin yang saya muliakan,
Berbagai kegiatan Gerakan Pramuka sering sekali kali digelar dalam berbagai bentuknya, ada Pesta Siaga, Jambore Penggalang dan hari ini bagi Pramuka Penegak dan Pandega. Beberapa waktu yang lalu, Gerakan Pramuka menggelar Jambore Nasional di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Jambore Nasional ini merupakan kegiatan kelompok Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia. Mereka berkemah bersama, berlatih bersama dan membangun solidaritas dan harmoni dari berbagai suku yang ada dari tanah air. Kami bergembira pada kegiatan Jambore Nasional itu, Persekutuan Pengakap Malaysia ikut serta bergabung bersama-sama Gerakan Pramuka. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Sebentar lagi pada tanggal 14 Agustus yang akan datang, Gerakan Pramuka Indonesia akan berulang tahun yang ke-45. Pada kesempatan yang baik ini, saya mengundang Dewan Persekutuan Pengakap Malaysia untuk hadir bersama-sama merayakan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka di Jakarta. Saya mengetahui bahwa Persekutuan Pengakap Malaysia adalah organisasi Kepanduan yang memiliki cita-cita dan tujuan yang sama dengan Gerakan Pramuka di Indonesia. Kita memiliki keinginan untuk pembangunan mental, semangat, ketrampilan dan kedisiplinan dalam bangsa. Kita ingin generasi muda kita dapat berperan aktif dalam Gerakan Kepanduan dunia.

Di era globalisasi dan kemajuan teknologi sekarang ini, Kepanduan kedua negara perlu menjalin kerjasama yang lebih baik. Kita menghadapi masalah yang sama, yakni pentingnya membangun karakter kaum muda kita dengan semangat kebangsaan yang dewasa. Kita juga perlu membangun semangat kebersamaan dan solidaritas diantara negara-negara sahabat. Persahabatan, kerukunan, toleransi dan saling menghargai diantara sesama Organisasi Kepanduan dapat menciptakan dukungan yang lebih erat diantara dua negara.

Sungguh merupakan kebahagiaan, baik bagi saya maupun bagi Gerakan Pramuka seluruh Indonesia, karena saya bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mendapat anugerah penghargaan yang sangat tinggi dari Persekutuan Pengakap Malaysia. Penghargaan ini merupakan penghargaan yang sangat bernilai bagi kami. Bintang Semangat Padi yang dianugerahan kepada saya merupakan penghargaan yang penuh kehormatan. Atas nama pribadi dengan rasa syukur dan bangga, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Kepada Bapak Perdana Menteri Malaysia, Yang Terhormat Dato’ Seri Abdullah bin Ahmad Badawi yang karena hari ini juga menerima penghargaan yang sama, saya ucapkan selamat dan saya sungguh berbahagia, merupakan sebuah penghormatan bagi saya dapat bersama-sama menerima anugerah ini bersama beliau. Mudah-mudahan bisa memantapkan pula Organisasi Kepanduan, persahabatan kedua bangsa dan negara pun akan semakin erat.

Hadirin sekalian,
Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya diajak Persekutuan Pengakap Malaysia dan Gerakan Pramuka Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan berlangsungnya Jambore Kepanduan ASEAN pada tahun 2008. Sebagaimana kita ketahui Kepanduan seluruh dunia akan menyelenggarakan Jambore Internasional pada hari jadinya ke-100 dengan mengangkat tema, “One Form, One Goal”. Saya mengusulkan agar Jambore Kepanduan ASEAN yang akan datang dapat mengangkat tema, “Satu hati , satu Janji, satu Bumi ASEAN”. Kita perlu memperkuat tekad negara-negara ASEAN dalam membangun rasa solidaritas, kerjasama secara senasib dan sepenanggungan.

Akhirnya, sekali lagi, tidak ada kata yang dapat kami ucapkan selain ucapan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Persekutuan Pengakap Malaysia yang telah memberikan anugerah penghargaan kepada kami. Semoga penghargaan ini dapat lebih mendorong semangat persahabatan, kebersamaan dan rasa solidaritas diantara kedua negara. Semoga Allah SWT senantiasa meningkatkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Semoga pula Gerakan Pramuka Indonesia dan Persekutuan Pengakap Malaysia tetap jaya.

Terima kasih.
Salam Pramuka.

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.


*****




Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan