Pidato Presiden

Wejangan pada Pengukuhan Paskibraka

 

WEJANGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PENGUKUHAN PASKIBRAKA
ISTANA NEGARA, 15 AGUSTUS 2006



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat sore,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Para Pembina, Pengatur dan Pelatih yang saya hormati,
Anak-anakku anggota Paskibraka yang saya cintai dan saya banggakan, pada kesempatan yang baik, bersejarah dan semoga senantiasa penuh berkah marilah bersama-sama kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan ridhoNya kita semua sebagai patriot-patriot bangsa masih diberikan kekuatan dan kesehatan untuk terus berbakti kepada bangsa dan negara, melanjutkan tugas dan pengabdian kita bersama untuk kejayaan seluruh rakyat Indonesia.

Saya mengucapkan selamat atas pengukuhan kalian menjadi anggota Paskibraka tahun 2006, kalian adalah pemuda pemudi, siswa siswi, putera bangsa yang terpilih, yang mewakili jutaan putera bangsa dari seluruh tanah air untuk tampil pada hari yang bersejarah ini, Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia tahun 2006 dengan tugas mulia mengibarkan sang saka merah putih.

Bersyukurlah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena kalian bukan hanya terpilih untuk mengemban tugas yang membahagiakan tugas agung itu tetapi kalian semua telah pula menjadi bagian dari sejarah. Sejarah perjuangan bangsa menuju masa depan yang insya Allah sesuai dengan cita-cita dan tujuan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Ikrar dan janji yang kalian ucapkan tadi, kalian sampaikan sesungguhnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, yang kita dengar bersama pula hendaknya benar-benar mengubah langkah dalam dan jalan hidup kalian ke depan. Karena mulai hari ini, kalian telah dilahirkan kembali sebagai patriot bangsa. Patriot bangsa adalah mereka yang mencintai bangsanya, yang mencintai tanah airnya, yang mencintai negaranya, yang menjunjung tinggi dan mengamalkan ideologi dan dasar negaranya Pancasila, yang menghormati dan mengamalkan sesanti Bhinneka Tunggal Ika, yang semuanya itu menghidupkan kembali semangat dan cita-cita para pendiri Republik , yang oleh para pemuda pada zamannya, pada tahun 1928 telah di ikrarkan sebagai cikal bakal, sebagai wadah dan embrio, rasa, semangat wawasan kebangsaan waktu itu Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, sekali melangkah jangan susut terus ke belakang.

Tuhan Yang Maha Kuasa menyaksikan hari ini, bahwa kalian akan menjadi patriot-patriot bangsa, menyiapkan jiwa dan raga kalian untuk mengisi kemerdekaan, untuk membangun bangsa dan negara menuju masa depan kita bersama negara Indonesia yang aman dan damai, yang adil dan demokratis dan yang sejahtera.

Tunjukkan langkah, tindakan dan perbuatan kalian sesuai dengan watak, sifat dan perilaku patriot bangsa sebagaimana yang kalian ikrarkan pada sore hari ini. Masa depan yang kita hadapi bukan masa depan yang mudah, jalan menuju kejayaan bangsa bukanlah jalan yang lunak. Hanya putera puteri bangsa yang bermental berkepribadian yang tangguh, dilandasi akhlak dan budi pekerti yang luhur, yang memiliki kekuatan dan kesehatan jasmani dan rohani, yang memiliki kecerdasan dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dan yang memiliki rasa yang kesetiakawanan, persaudaraan dan persatuan yang kokoh dengan sesama, yang bisa mengantarkan bangsa dan negara kita mengatasi berbagai badai rintangan dan cobaan, membangun masa depan kita bersama, membangun kondisi kehidupan bangsa yang lebih baik.

Kalian telah melangkah, langkah itu saya harapkan makin kokoh yang kalian sumbangkan kepada negara kita harapkan makin nyata. Oleh karena itu mulai hari ini laksanakan tugas dan pengabdian itu sebaik-baiknya. Lusa tanggal 17 Agustus 2006 kalian akan mengemban tugas yang mulia, saya percaya bahwa kalian sudah siap lahir dan bathin, kalian sudah dididik, dilatih dan dipersiapkan dengan baik selama ini. Oleh karena itu laksanakan tugas dengan dengan baik, dengan penuh percaya diri, dengan kebanggaan, saya berdoa agar tugas dapat kalian emban dengan baik.

Tuhan Yang Maha Kuasa akan memberikan jalan yang baik pada kalian semua, baik pada saat mengemban tugas pada tanggal 17 Agustus nanti maupun langkah pengabdian dan perjalanan kalian semua ke depan, sekali lagi sebagai patriot-patriot bangsa. Kepada para pelatih, pembina dan pengasuh mengucapkan terimakasih atas segala jerih payahnya saya yakin apa yang telah dilatihkan ini akan membuahkan hasil yang baik.

Sekali lagi selamat, selamat bertugas semoga berhasil. Sekian.

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

* * * * *


Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan