Pidato Presiden
Sambutan Peringatan HUT Partai Demokrat
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERINGATAN HARI ULANG TAHUN PARTAI DEMOKRAT
KEMAYORAN, JAKARTA
8 SEPTEMBER 2006
Bismillahirrahmanirrahim,,
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh,
Selamat malam,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati Bapak Muhammad Jusuf Kalla, baik selaku Ketua Umum Partai Golkar maupun Wakil Presiden Republik Indonesia beserta Ibu,
Yang Mulia para Duta Besar negara-negara sahabat, para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Saudara Gubernur DKI Jakarta, para Pimpinan Partai-Partai Politik dan Organisasi Kemasyarakatan, Keluarga Besar Partai Demokrat yang saya cintai dan saya banggakan,
Marilah pada hari yang bersejarah dan Insya Allah penuh berkah, sekali lagi kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa karena kita semua dapat berkumpul di tempat ini dan karena kita masih diberi kesempatan, kekuatan dan kesehatan untuk melanjutkan tugas dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara.
Kita juga bersyukur malam hari ini berkumpul para tokoh dan para pimpinan dari berbagai identitas, termasuk berbagai partai politik. Ini menunjukkan, meskipun kita berbeda-beda dalam identitas, termasuk partai politik itu, komitmen kita sama, komitmen kita satu untuk membangun negeri yang kita cintai bersama.
Tema yang dipilih oleh Partai Demokrat dalam Rakernas ini benar, Bersatu Membangun Negeri. Negeri akan maju kalau kita bersatu, negeri akan runtuh kalau kita bercerai. Mari kita bersatu, mari kita melangkah bersama untuk membangun negeri, untuk rakyat yang kita cintai bersama.
Dalam Hari Ulang Tahun Partai Demokrat yang ke-5 ini, tentu kita wajib bersyukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena kita telah memasuki usia 5 tahun. Perlu saya sampaikan, sambutan yang saya sampaikan ini saya berikan dalam kapasitas saya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Bersyukur kita kepada Tuhan karena Partai Demokrat telah berusia 5 tahun. Disamping kita bersyukur, mari kita berdoa, memohon kepada Allah SWT agar perjalanan ke depan Partai Demokrat ini mendapatkan jalan yang baik, jalan Tuhan untuk meningkatkan baktinya kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Kita berdoa agar Partai Demokrat makin matang, makin berkembang dan makin memberikan sumbangan kepada negaranya. Sambil memetik ilmu padi, makin besar, makin tua, makin besar, makin tumbuh. Mari kita bertanya kepada diri kita apa yang telah kita lakukan untuk rakyat dan untuk negara. Meskipun baru 5 tahun patutlah kita bertanya apa yang telah kita berikan kepada negara dan kepada rakyat, jangan sebaliknya. Jangan kita meminta yang berlebihan dari negara dan jangan kita meminta-minta kepada rakyat karena justru kita berjuang untuk rakyat dan untuk negara.
Dalam Ulang Tahun ke 5 ini marilah kita mawas diri, introspeksi. Mari kekurangan-kekurangan, kelemahan-kelemahan, kesalahan-kesalahan dalam perjuangan kita perbaiki bersama-sama, sekali lagi untuk meningkatkan darma bakti kita kepada rakyat, bangsa dan negara.
Saudara-saudara, khususnya Keluarga Besar Partai Demokrat,
Dalam 2 tahun perkembangan keadaan nasional, saya harus mengatakan bahwa 2 tahun ini adalah tahun-tahun yang tidak mudah. Negara kita mendapatkan berbagai ujian, cobaan dan permasalahan. Yang permasalahan itu sering di luar jangkauan tangan kita untuk mencegahnya seperti Tsunami dan berbagai gempa bumi, krisis harga minyak sedunia dan lain-lain yang datang. Sementara kita semua ingin terus membangun negeri kita setelah 8 tahun yang lalu mengalami krisis, agar negeri kita pulih kembali. Dalam keadaan seperti inilah disatu sisi kita mengatasi semua persoalan itu, disisi lain kita terus membangun negeri kita, kita terus melanjutkan reformasi, demokratisasi dan pembangunan ekonomi pasca krisis.
Kita terus memulihkan keamanan nasional di Aceh, di Papua dan di daerah-daerah konflik komunal. Alhamdulillah, perkembangannya positif dan baik. Kita terus membangun pemerintahan yang baik, pemerintahan yang bersih, pemerintahan yang responsif, pemerintahan yang bertanggung jawab seraya terus mencegah dan melakukan pemberantasan terhadap korupsi dan penegakan hukum.
Meskipun ini langkah awal dan masih sepanjang jalan yang harus kita lalui, Alhamdulillah mulai ada hasil yang kita rasakan meskipun sekali lagi masih jauh dari sasaran yang hendak kita capai. Kita terus memperbaiki ekonomi kita termasuk meningkatkan pendidikan dan kesehatan. Ada kemajuan di segi makro ekonomi tetapi terus terang kemajuan ini masih harus kita alirkan sampai benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat yang hakiki. Disitulah perjuangan panjang kita untuk memperbaiki ekonomi dan akhirnya mengingkatkan kesejahteraan rakyat.
Kita terus meningkatkan peran internasional kita, melaksanakan politik bebas aktif, berkontribusi pada penjagaan ketertiban dunia sebagaimana amanat dari Undang Undang Dasar 1945. Alhamdulillah kita telah dapat meningkatkan peran internasional kita, baik di kawasan ASEAN, Asia Pasifik, di Timur Tengah maupun di bagian dunia yang lain.
Tekad kita semua saudara-saudara. Kita akan melanjutkan semuanya ini. Sebagian sasaran telah kita capai berkat kerjasama seluruh rakyat Indonesia, tetapi dengan jujur harus saya akui sebagian belum dapat kita capai dengan sepenuhnya. Inilah pekerjaan rumah. Inilah tekad kita semua untuk lebih gigih lagi bekerja dan berjuang mencapai semua sasaran-sasaran yang akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kita.
Saya mengajak Keluarga Besar Partai Demokrat di seluruh tanah air maupun yang berada di luar negeri, untuk terus meningkatkan partisipasi dan kontribusi dalam upaya besar itu mengatasi masalah dan melanjutkan pembangunan bangsa.
Saya gembira dan saya mendukung 5 program utama yang diangkat dalam Rakernas Partai Demokrat tahun 2006 ini. Yang pertama saudara mengatakan dalam rakernas untuk Partai Demokrat melanjutkan konsolidasi dan pengembangan partai, lakukan dengan baik. Bangun terus Partai Demokrat hingga menjadi partai yang dapat mengembangkan demokrasi secara sehat, sebagai partai yang betul-betul memberikan sumbangan kepada negaranya.
Yang kedua saudara mengatakan akan meningkatkan kontribusi Partai Demokrat di seluruh wilayah tanah air untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat seperti menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendidikan, meningkatkan kesehatan dan ikut menangani bencana alam. Laksanakan itu dengan tulus dan dengan sungguh-sungguh.
Saudara mengatakan dalam program utama yang ketiga Partai Demokrat akan mendukung dan mensukseskan program pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah. Saya gembira, dukung, bantu, sukseskan semua pimpinan pemerintah daerah, tanpa memandang siapa dan darimana para pimpinan daerah itu berasal, baik gubernur, bupati maupun walikota. Karena saya yakin mereka semua berjuang dan bekerja untuk rakyat Indonesia.
Yang keempat saudara mengatakan akan terus mendukung pembangunan, pemerintahan yang baik, good governance, pemerintahan yang bersih, yang terbuka, yang tanggap, dan yang bertanggung jawab, bantu betul terwujudnya pemerintahan yang seperti itu di seluruh tanah air.
Dan yang kelima saya dukung tekad saudara untuk membangun kerangka kehidupan bernegara yang berdasarkan Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Jalankan itu dengan sepenuh hati. Akhirnya saya ingin menyampaikan pesan khusus kepada para Kader dan Keluarga Besar Partai Demokrat.
Pertama, letakan kepentingan bangsa diatas kepentingan partai, letakkan kepentingan partai di atas kepentingan perseorangan. Saya harus menggunakan bahasa perang, saya tidak bisa dan tidak mungkin meletakkan kepentingan Partai Demokrat diatas kepentingan bangsa dan Negara. Meskipun saya sangat mencintai Partai Demokrat, partai yang saya gagas dan saya dirikan sendiri, tetapi ketika saya harus memilih antara kepentingan yang lebih besar atau kepentingan partai. Saya harus mengutamakan kepentingan yang lebih besar. Ini kontrak politik saya, ini etika politik saya meskipun saya Presiden tolong dimengerti oleh seluruh kader Partai Demokrat di seluruh tanah air.
Pesan khusus saya yang kedua, matangkan kehidupan demokrasi yang sehat. Jika ada perselisihan internal di tubuh partai wajar terjadi, di partai manapun juga, selesaikanlah secara damai. Selalu ada solusi, selalu ada jalan keluar terhadap suatu masalah kalau kita benar-benar ingin menyelesaikannya dengan baik. Ikuti, pedomani, tatanan dan aturan yang berlaku di kalangan partai. Belajarlah mentaati aturan saudara-saudara, dengan demikian saudara juga belajar meletakan supremasi hukum dalam menyelesaikan berbagai masalah.
Yang ketiga, pesan saya ketiga, teruslah membantu rakyat yang sedang mengalami musibah dan kesulitan. Saya berterima kasih bukan hanya Partai Demokrat, banyak, elemen di negeri ini termasuk partai-partai lain yang saya lihat sendiri membantu masyarakat yang mengalami musibah bencana, itu mulia. Teruskan langkah seperti itu. Jika diperlukan dana untuk membantu rakyat yang mengalami kesulitan carilah dana itu secara halal dan bersih. Memang era pengumpulan dana besar-besaran apalagi tidak halal terlebih harus dengan korupsi sudah berakhir. Tapi percayalah berapa pun yang saudara bantukan kepada rakyat asalkan ikhlas, tulus, tentu sangat besar artinya dan rakyat kita amat pandai berterima kasih.
Yang keempat, yang terakhir dari pesan-pesan ini, saya minta maaf kepada Keluarga Besar Partai Demokrat baik yang ada di tempat ini maupun yang ada ditempat-tempat yang lain jika 2 tahun ini saya jarang bertemu dan berkomunikasi. Bukan saya tidak sayang, tetapi karena kegiatan saya bersama Wapres, bersama yang lain-lain untuk mengatasi berbagai persoalan, untuk melanjutkan pembangunan yang tidak kecil rintangan dan halangannya, sekali lagi untuk menuju masa depan bangsa yang lebih baik.
Saya telah meminta agar Dewan Pembina Fraksi Demokrat di DPR RI dan DPRD-DPRD bersama DPP, DPD, DPC untuk bersatu, untuk bekerja sama seerat-eratnya, membangun dan memajukan partai. Sebagai Ketua Dewan Pembina tentu saya akan memberikan arahan-arahan yang bersifat strategis tapi selebihnya saya percayakan penuh kepada Saudara-saudara, pilar-pilar tadi Dewan Pembina, Fraksi Demokrat di DPR dan DPRD, DPP, DPD, dan DPC untuk terus berjuang dengan gigih mengembangkan partai itu.
Saudara-saudara,
Itulah pesan saya, sekali lagi dirgahayu Partai Demokrat.
Selamat berjuang, Tuhan beserta kita.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



