Pidato Presiden
Sambutan Pelantikan 24 Dubes
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PELANTIKAN 24 DUTA BESAR
ISTANA NEGARA, 18 OKTOBER 2006
Bismillahirahmanirrahim.
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh,
Selamat pagi,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati, Saudara Wakil Presiden Republik Indonesia, para Pimpinan Lembaga-lembaga Negara, para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, para Duta Besar Republik Indonesia untuk negara-negara sahabat,
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Marilah pada kesempatan yang baik ini, kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT atas perkenan rahmat dan ridho-Nya, kita bersama-sama menghadiri Pelantikan para Duta Besar Republik Indonesia untuk negara sahabat. Kita juga bersyukur ke hadirat Allah SWT, karena kepada kita masih diberi kesempatan, kekuatan dan kesehatan untuk melanjutkan tugas dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara tercinta.
Kepada para Duta Besar yang baru saja dilantik dan mengambil sumpah, saya mengucapkan selamat. Selamat bertugas. Laksanakan tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya, pertanggungjawabkan kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh negara kepada saudara-saudara.
Duta besar adalah garda terdepan dari politik luar negeri kita, bersama-sama Menteri Luar Negeri. Oleh karena itu, suarakanlah dan perjuangkanlah kepentingan Indonesia, kepentingan nasional kita dalam hubungan antar bangsa.
Sebagaimana saudara ketahui, dunia telah dan terus berubah. Oleh karena itu, untuk memperjuangkan kepentingan kita di forum Internasional di negara-negara dimana saudara akan bertugas, kembangkan pendekatan, seni dan teknik-teknik yang tepat. Teruslah bersifat kreatif, inovatif, dan pragmatis. Pragmatis dengan prinsip yang kita anut bersama.
Globalisasi kita kenali mendatangkan, baik peluang maupun tantangan, keburukan, baik kebaikan. Oleh karena itu, cerdaslah dalam menyiasati globalisasi itu, dengan demikian kita mendapatkan peluang dan mengambil kebaikan yang tersedia dalam globalisasi itu. Dengan demikian, kita tidak akan menjadi bangsa yang merugi, tetapi bangsa yang diuntungkan dalam gerak dan dinamika globalisasi dewasa ini.
Perlu saya ingatkan kepada Saudara, bahwa based prinsip politik luar negeri kita tidak berubah. Kita tetap menganut prinsip politik bebas dan aktif. Kalau dulu, dunia terbagi dalam dua kutub yang saling berhadapan, dengan demikian politik luar negeri kita diimplementasikan dengan yang kita sebut, mendayung diantara dua karang. Sekarang, dunia ibarat samudra yang luas dan terus bergejolak, maka aktualisasi dari politik bebas aktif dewasa ini adalah mengarungi samudra yang luas dan bergejolak. Oleh karena itu, pandai-pandailah mengarungi samudra yang bergejolak seperti itu, agar perjalanan kita selamat kita mencapai pantai tujuan atau kita bisa mencapai kepentingan nasional kita sendiri.
Dan terakhir saya ingin menyampaikan lima pesan khusus kepada saudara-Saudara. Yang pertama, aktiflah dan teruslah berjuang membuka pasar Indonesia, pasar barang-barang Indonesia di negara-negara tempat saudara bertugas, di kawasan dimana saudara bertugas. Kita ingin meningkatkan ekspor kita. Oleh karena itu, ciptakan peluang itu, buka pasar itu, baik untuk produk pertanian, industri maupun jasa. Dan saya titip khusus, produk kerajinan Indonesia, handycraft Indonesia memiliki daya saing yang tinggi. Banyak negara yang mengkonsumsi dan membeli handycraft kita ini. Berbagai exhibition yang kita lakukan selalu berhasil dengan baik. Oleh karena itu terobos, buka ciptakan, peluang untuk kita bisa memasarkan handycraft kita di negara-negara dimana saudara bertugas.
Yang kedua, sejalan dengan upaya meningkatkan pertumbuhan dengan ekonomi kita investasi, baik dari dalam negeri maupun investasi dari negara-negara sahabat sangat penting. Ajak mereka, undang mereka untuk datang ke Indonesia, kuasai kebijakan dan regulasi tentang investasi. Pahami peluang-peluang yang dapat kita tawar dan kepada negara-negara sahabat untuk berinvestasi di Indonesia. Misalnya dalam pembangunan energi termasuk bio-energi kemudian dalam pembangunan infrastruktur dan berbagai peluang yang dapat melibatkan mereka dalam kerjasama dengan Indonesia.
Yang ketiga, promosikan pariwisata dengan lebih aktif lagi. Kita ingin sumbangan dari pariwisata makin meningkat dalam komponen penerimaan negara kita. Di dunia manapun, di negara manapun, pariwisata berkaitan dengan promosi. Oleh karena itu, lakukanlah berbagai aktivitas untuk mempromosikan budaya dan pariwisata negara kita. Dengan demikian lebih banyak yang mengenal Indonesia dan Insya Allah akan lebih banyak lagi mereka berkunjung dan berwisata ke Indonesia.
Yang keempat, sukseskan komitmen Indonesia dalam ikut memperjuangkan perdamaian dan keamanan dunia, sebagaimana yang diamanahkan oleh Undang-Undang Dasar 1945. Terlebih lagi, Saudara mengetahui bahwa Alhammdullilah Indonesia terpilih dengan suara yang besar untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Dan sebelumnya, tahun lalu, Indonesia juga terpilih menduduki dua institusi baru yang dibentuk oleh PBB, yaitu Peace Building Commission dan Human Right Council.
Oleh karena itu, berikan masukan baik pada Menteri Luar Negeri, maupun Duta Besar kita yang ada di PBB, agar suara kita sesuai dengan apa yang ada di belahan bumi di dunia ini dan kepentingan kita untuk ikut mengupayakan resolusi konflik dapat berakhir dengan baik. Perhatian khusus, berkontribusilah agar Indonesia bisa mengambil peran yang positif dalam penyelesaian konflik di Timur Tengah, khususnya untuk kemerdekaan bangsa Palestina dan kemudian juga penciptaan situasi yang tepat dan baik di Semenanjung Korea, maupun di daerah-daerah konflik yang lain.
Dan yang terakhir, bangun dan luruskan citra tentang negeri kita, image tentang Indonesia. Sangat sering negara kita barangkali, tayangan berbagai media massa, kebanyakan media massa luar negeri dilihat sebagai negara yang serba buruk, yang tidak kondusif untuk kerjasama ekonomi yang penuh dengan kerusuhan dan berbagai hal-hal yang negatif. Luruskan semua itu, bangun dan berikan citra yang benar tentang negeri kita. Cintailah negeri kita, banggalah dengan negeri kita, dengan demikian akan tercapai keadilan, sebenar-benar keadilan Indonesia memiliki peran terhormat dalam pergaulan dunia internasional.
Itulah pesan-pesan khusus saya saudara-saudara. Sekali lagi, selamat bertugas, sukses selalu, Tuhan beserta, menyertai saudara sekalian.
Sekian.
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



