Pidato Presiden

Sambutan Acara Silaturahmi dengan Keluarga Besar PT Sugar Group

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
SILATURAHMI DENGAN KELUARGA BESAR PT. SUGAR GROUP
SEPUTIH MATARAM, LAMPUNG TENGAH
26 FEBRUARI 2007



Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh,


Selamat siang,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Om swastiastu,

Para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Yang saya hormati, Saudara Gubernur Lampung, Ketua DPRD Lampung, Pangdam II Sriwijaya, dan para pejabat yang bertugas di Provinsi Lampung, baik dari unsur Eksekutif, Legislatif, Yudikatif maupun TNI dan Polri,
Yang saya hormati Saudara Bupati Tulang Bawang dan Bupati Lampung Tengah, Pimpinan Sugar Group Companies dan unsur manajemen, serta segenap karyawan dan Keluarga Besar Sugar Group Companies, anak-anak pelajar,

Hadirin sekalian yang saya cintai dan saya muliakan,
Pada kesempatan yang baik dan semoga senantiasa penuh berkah ini, saya mengajak Saudara-saudara semua untuk sekali lagi memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena kepada kita semua masih diberi kesempatan, diberi kekuatan, dan diberi kesehatan untuk melanjutkan ibadah kita sebagai umat beragama dan juga melanjutkan karya, serta pengabdian kita kepada bangsa dan negara tercinta.

Hari ini, saya dan rombongan merasa bergembira berada di tengah-tengah Saudara-saudara semua. Di tempat ini, yang saya tahu terus berkarya, berusaha, bekerja keras untuk membangun hari esok yang lebih baik. Saya terkesan dan memberikan penghargaan yang tinggi atas tari kolosal yang disampaikan tadi di depan kita. Gerak tari yang indah, megah, dan penuh dengan pesan moral dan spiritual. Pesan kepada kita semua, bangsa Indonesia untuk tetap rukun, bersatu, dan hidup harmonis tanpa membedakan identitas, apakah suku, agama, etnis, golongan, dan lain-lain. Inilah masyarakat Indonesia yang kita bangun dan kita tuju. Masyarakat yang menghormati perbedaan, tetapi dekat satu sama lain, menaburkan kasih sayang, saling membantu, dan memiliki kesetiakawanan yang tinggi. Semoga tarian kolosal tadi mengingatkan kepada kita semua, agar benar-benar bersama-sama membangun kehidupan bangsa, kehidupan yang harmonis, sebagaimana yang dipesankan dalam tarian kolosal tadi.

Hadirin yang saya hormati,
Ketika saya terbang di atas kedua Kabupaten ini, Lampung Tengah dan Tulang Bawang, saya melihat keindahan bumi Lampung yang kita cintai. Tanahnya subur, terhampar luas, sawah, perkebunan kelapa sawit, perkebunan tebu dengan irigasi dan sumber-sumber air yang memadai. Kalau tanahnya subur, kalau ada kekayaan alam yang terkandung di bumi ini wajib hukumnya bagi kita, umat manusia, terutama bangsa Indonesia dan terutama sekali masyarakat Lampung untuk memelihara semua anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa itu dengan sebaik-baiknya, agar mendapatkan manfaat dan kebaikan bagi kehidupan bagi kita semua.

Marilah kita pelihara lingkungan itu dengan baik. Marilah kita rawat semua yang ada di Provinsi ini. Marilah kita kembangkan semua potensi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kita, untuk mengurangi kemiskinan sebagian rakyat kita, untuk menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendidikan, meningkatkan kesehatan, dan lain-lain yang menjadi tuntutan dan harapan dari rakyat kita.

Kurang lebih 3 bulan yang lalu, Saudara Gubernur Lampung menulis surat kepada saya untuk dapat berkunjung ke Provinsi Lampung ini untuk melihat dari dekat pelaksanaan pembangunan dan meresmikan berbagai hasil pembangunan, terutama dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini. Antara lain, beliau mengundang saya untuk bisa meresmikan proyek irigasi untuk pengairan sawah yang ada di Lampung ini, agar hasil panennya meningkat lagi. Beliau juga mengundang saya untuk melihat proyek pengembangan bioenergi atau bahan bakar nabati dari tebu ke ethanol, sekaligus melihat sebuah program community development yang ada di Sugar Group Companies ini, sebuah prakarsa dari perusahaan untuk membangun infrastruktur pendidikan, sekolah SMA dengan sistem metodelogi dan biaya pendidikan yang sangat membantu anak-anak dari karyawan perusahaan ini.

Saya juga diundang sebenarnya untuk melihat kemajuan tambak udang dari Provinsi ini yang waktu krisis yang lalu mengalami berbagai permasalahan. Sudah 2 kali tertunda. Pertama, karena cuaca yang buruk waktu itu. Yang kedua, ditunda lagi karena Jakarta mengalami banjir. Alhamdulillah hari ini, saya berada di tempat ini. Dan oleh karena itu, saya minta maaf atas penundaan sebelumnya dan Alhamdulillah akhirnya, saya bisa bertatap muka dengan Saudara-saudara semuanya.

Sebagaimana kita ketahui bersama, ada 2 masalah yang sangat penting untuk kita bangun dan kita tingkatkan kecukupannya di negeri ini. Pertama adalah pangan dan yang kedua adalah energi. Kita harus menjadi bangsa yang memiliki ketahanan pangan dan ketahanan energi yang baik. Oleh karena itulah, kita semua di seluruh tanah air bekerja keras untuk meningkatkan hasil pertanian kita. Apakah itu beras, tebu menjadi gula, kedelai, jagung sambil mempertahankan komoditas pangan yang relatif telah cukup di negeri ini.

Pada saatnya, kita ingin benar-benar membangun komoditas pangan itu, sehingga bangsa kita dengan penduduk yang berjumlah 220 juta itu memiliki sumber pangan yang cukup dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itulah, setiap upaya untuk mengembangkan hasil pertanian seperti tadi pagi yang saya resmikan sebuah irigasi yang mengairi persawahan yang luas dan hari ini, yang akan saya tinjau sebuah pabrik pengembangan bahan bakar nabati atau bioenergi ethanol, tentu memiliki tujuan yang baik, karena akan mengembangkan semua yang kita inginkan, yaitu ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Masalah energi kita tahu, tidak boleh lagi kita hanya menggantungkan energi dari sumber fosil, misalnya minyak tanah, gas, dan batubara. Karena sumber-sumber itu, suatu saat habis. Meskipun di Indonesia, batubara kita masih 150 tahun lagi cadangannya, gas kita masih 60 tahun lagi cadangannya, dan minyak bumi kita sekitar 20 tahun lagi. Apabila tidak ada penemuan baru, tetapi ingat kita harus memikirkan anak cucu kita, memikirkan generasi mendatang. Oleh karena itu, sudah saatnya bangsa kita mulai mengembangkan sumber-sumber energi yang terbarukan. Antara lain, sumber energi dari air, angin, surya, termasuk sumber energi dari pertanian, yaitu bahan bakar nabati.

Oleh karena itu, apa yang dikembangkan di Sugar Group Companies ini dan yang dikembangkan oleh banyak perusahaan di Indonesia, banyak Provinsi benar-benar menjadi bagian dari strategi Pemerintah, kebijakan Pemerintah, agar bahan bakar kita menjadi lengkap, tidak hanya tergantung dari fosil. Dengan demikian, lebih berketahanan ditambah dengan keuntungan kita untuk memelihara lingkungan hidup yang baik. Bahan bakar fosil, minyak bumi, batubara, dan gas bagaimanapun bisa menimbulkan polusi, menimbulkan pemanasan global, akhirnya menuju kepada perubahan iklim yang tentu sangat mengganggu hidup dan kehidupan umat manusia, termasuk kehidupan di negeri kita. Oleh karena itulah, kita dorong terus untuk mengembangkan sumber energi terbarukan.

Dua hal penting itu, Provinsi Lampung turut mengambil bagian secara sungguh-sungguh. Dan hari ini saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah daerah Lampung, unsur masyarakat, semua pihak, termasuk dunia usaha yang bersama-sama mengembangkan 2 komoditas itu, yaitu pangan dan energi.

Saudara-saudara,
Kepada saya dilaporkan, bahwa telah dibangun sebuah sekolah SMA, saya mengucapkan penghargaan yang tinggi. Alangkah baiknya, kalau di seluruh tanah air ini perusahaan-perusahaan juga melakukan pembangunan masyarakat sekitar, utamanya pendidikan, kesehatan maupun lapangan pekerjaan di luar pekerjaan utamanya. Dengan demikian, pengembangan perusahaan itu, kegiatan dunia usaha itu, termasuk dunia agrobisnis dan agroindustri juga mendatangkan manfaat bagi masyarakat lokal. Pertanian maju, agroindustri dan agrobisnis maju. Harapan kita petaninya, masyarakat lokalnya harus pula ikut maju.

Pembangunan SMA ini sebagai contoh. Dan saya berharap semuanya bisa menggunakannya dengan baik, sehingga sumber daya manusia di Lampung khususnya, sumber daya manusia di seluruh Indonesia makin ke depan makin handal. Kalau sumber dayanya makin handal, manusianya makin pandai, mentalnya makin baik, maka sumber daya alam yang kita miliki akan dapat kita olah, kita kelola, dan kita daya gunakan untuk benar-benar memajukan kehidupan masyarakat di negara kita.

Itulah harapan yang ingin saya sampaikan. Dan semoga SMA yang baru saja dibangun benar-benar bisa menghasilkan putera-puteri terbaik yang kelak bisa melanjutkan, bukan hanya saja usaha di Sugar Group Companies ini, tetapi diperbagai pekerjaan di seluruh tanah air kita. Terima kasih sekali lagi, saya ucapkan kepada semua pihak yang memiliki prakarsa untuk meningkatkan sumber daya manusia kita melalui dunia pendidikan.

Demikianlah yang ingin saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini, marilah kita satukan niat kita, kita kuatkan komitmen kita, kita perkuat persatuan, dan kebersamaan kita untuk membangun negeri kita, membangun masyarakat kita menuju ke kehidupan yang lebih baik.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.


*****


Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan