Pidato Presiden
Sambutan Pertemuan dengan Petani, Peternak, dan Nelayan se Provinsi NTT
TRANSKIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERTEMUAN DENGAN PARA PETANI, PETERNAK DAN NELAYAN SE-PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
14 MARET 2007
Bismilahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warrahmatullhi wabarrakatuh,
Selamat sore,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati Saudara Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sekretaris Kabinet,
Yang saya hormati Saudara Gubernur Nusa Tenggara Timur, Saudara Pangdam dan para pimpinan yang bertugas di Nusa Tenggara Timur,
Yang saya muliakan para Ulama dan Pemuka Agama, para Pemuka Adat, para Tokoh Masyarakat, Saudara-saudara dari unsur Pemerintahan yang bertugas di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai,
Yang saya cintai para petani, para peternak, para nelayan dengan segenap keluarganya,
Saudara-saudara,
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Pada kesempatan yang baik dan semoga senantiasa penuh berkah ini, saya mengajak Saudara semua untuk sekali lagi memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan ridho-Nya kita semua masih diberi kesempatan, diberi kekuatan, dan diberi kesehatan untuk terus melanjutkan ibadah kita sebagai umat beragama dan melanjutkan karya dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Tadi pagi saya bertolak dari Jakarta, karena harus mengikuti acara di Denpasar Bali, yaitu membuka Konferensi para Menteri Pendidikan ASEAN, saya singgah di Bali. Dan ketika pesawat yang saya tumpangi mendarat, Bali dalam keadaan hujan agak lebat. Setelah itu saya terbang kembali dari Denpasar, Bali menuju Labuhan Bajo, awalnya juga cuacanya masih belum baik, masih hujan, masih ada awan yang menggantung, angin masih kencang, tetapi ketika sudah mendekati Pulau flores, mendekati Labuhan Bajo, matahari bersinar, cuaca terang, langit membiru dan saya melihat pemandangan yang indah di bawah ini. Semoga ini membawa berkah bagi kita semua, Tuhan memberkati dan memberi jalan bagi kita semua untuk mengatasi semua masalah yang kita hadapi dan kita makin dapat meningkatkan kesejahteraan untuk masa depan kita bersama.
Saudara-saudara,
Saya berkunjung ke Nusa Tenggara Timur itu akhir tahun 2004, waktu itu saudara-saudara kita di Pulau Alor mengalami musibah atau bencana gempa bumi. Kemudian tahun 2007 awal ini, Alhamdulillah saya bisa berkunjung kembali ke Nusa Tenggara Timur untuk bersama-sama bertemu dengan Saudara-saudara melihat keadaan di lapangan dari dekat dan dapat nantinya memberikan sesuatu apa yang dapat meningkatkan masa depan Saudara-saudara, meningkatkan kesejahteraan rakyat yang ada di wilayah ini.
Yang kedua, disamping saya bertatap muka dengan Saudara, melihat keadaan, mendapatkan laporan dari Saudara Bupati, karena Pak Gubernur sudah menyampaikan laporan kepada saya minggu lalu. Dan insya Allah besok, saya akan terbang dapat helikopter ke Manggarai untuk bertemu dengan saudara-saudara kita yang baru saja mengalami musibah bencana, bertatap muka. Dan kemudian Insya Allah besok sore, saya mohon ijin kepada Saudara-saudara untuk kembali ke Jakarta dan berkunjung ke tempat yang lain, saudara-saudara kita. Agar semua masalah-masalah yang kita hadapi bangsa ini dapat kita atasi dengan baik.
Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang hangat, penuh kerama tamahan oleh Pimpinan Daerah dan Saudara semua mudah-mudahan pertemuan kita hari ini membawa berkah, sekali lagi dan mudah-mudahan niat kita untuk memperbaiki nasib dan masa depan kita dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan demikian, perjalanan negeri ini, perjalanan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini, perjalanan Manggarai dan Manggarai Barat ini juga mendapatkan ridho Tuhan. Dengan demikian, kita bisa meningkatkan tingkat kesejahteraan rakyat kita, Saudara-saudara semua.
Saudara-saudara,
Tadi Pemerintah melalui Departemen Pertanian, Departemen Kelautan dan Perikanan dan Departemen Kesehatan secara simbolis memberikan bantuan kepada Saudara-saudara, rakyat kita, komunitas-komunitas untuk bisa mengatasi persoalan yang dihadapi dewasa ini dan juga bisa meningkatkan sektor pembangunan di bidang pertanian, kelautan, perikanan maupun kesehatan.
Mengapa Saudara-saudara, kita membangun sekarang ini dan ke depan nantinya? Tiada lain adalah untuk meningkatkan kesejahteraan kita semua, kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Rakyat disebut makin sejahtera, apabila makin memiliki kecukupan pangan, kecukupan sandang, memiliki rumah yang layak huni, mendapatkan perawatan kesehatan yang makin baik, mendapatkan pendidikan yang makin baik pula, mendapatkan rasa aman, bebas dari berbagai kejahatan, lingkungannya baik dan lain-lain yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat kita.
Pemerintah dari masa ke masa, sejak negara kita merdeka 17 Agustus 1945, sejak negara kita dipimpin oleh Presiden Soekarno, kemudian berturut-turut Presiden Soeharto, Presiden Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid dan sebelum saya Presiden Megawati Soekarnoputri, semua bekerja keras dengan tujuan untuk membangun negeri kita secara bertahap dari waktu ke waktu meningkatkan kesejahteraan kita.
Persoalan yang dihadapi negera kita besar, karena memang negara kita besar. Tuhan maha adil. Karena Indonesia adalah sebuah negara yang besar memiliki kekayaan alam yang tidak sedikit, lautannya luas sehingga suatu saat apabila dikembangkan itu juga mendatangkan kesejahteraan, penduduknya besar, suatu saat apabila makin maju, penduduk yang besar juga bisa meningkatkan kemajuan negeri kita dan hal-hal lain yang kita miliki, yang merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Besarnya wilayah, besarnya penduduk ikut pula memberikan tantangan, permasalahan yang tidak sedikit. Sebagai contoh geologi atau bentuk bumi geografi negara kita, ini memang meniscayakan, bahwa Indonesia adalah negeri yang rawan bencana, gempa bumi, misalnya, kadang-kadang gempa bumi diikuti tsunami, kadang-kadang letusan gunung berapi, kadang-kadang topan atau badai. Memang bentuk geografi kita seperti itu. Tetapi sebenarnya bentuk bumi kita, dimana bangsa Indonesia berada disamping menimbulkan berbagai persoalan seperti itu, sesungguhnya juga memiliki kandungan atau sumber daya alam yang besar, yang apabila kita gunakan dengan baik, kita bangun dengan baik, maka makin ke depan kita akan bisa menikmati kesejahteraan yang lebih baik.
Oleh karena itu, saya mengajak Saudara semua untuk bersama-sama memahami keadaan negeri kita, kelebihan dan kekurangannya, anugerah dari Tuhan dan tantangan-tantangannya. Dengan demikian, kita sebagai anak bangsa tidak boleh mengeluh, tidak boleh berputus asa manakala menghadapi ujian dan cobaan. Tetapi justru anugerah yang besar itu, mari kita olah, kita kelola dan kita bangun bersama-sama untuk kepentingan kita dan kepentingan anak cucu kita.
Saudara-saudara,
Ke depan sesuai dengan kebijakan dan prioritas Pemerintah, kita akan meningkatkan secara nyata pembangunan di sektor pertanian, agar kebutuhan pangan di negeri ini makin ke depan makin cukup, makin berketahanan, termasuk dalam arti luas pembangunan di bidang peternakan, perikanan dan kelautan. Kita juga meningkatkan pembangunan di bidang energi, agar di masa depan kebutuhan energi, entah listrik, entah bahan bakar, termasuk bahan bakar yang berasal dari tumbuh-tumbuhan itu makin kita miliki dengan demikian kita tidak tergantung dari impor bahan bakar yang jumlahnya masih cukup tinggi. Kita juga meningkatkan pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan, kita ingin makin ke depan rakyat kita mendapatkan pelayanan kesehatan yang makin baik.
Alhamdulilah dengan kerja keras kita, kita telah bisa memberikan pelayanan berobat tanpa pungutan biaya di Puskesmas, di Rumah Sakit kelas tiga, bagi Saudara-saudara kita yang tidak memiliki kemampuan dengan scheme asuransi kesehatan bagi masyarakat miskin. Kita akan tingkatkan pelayanan seperti itu. Dan kemarin saya di Jakarta telah meluncurkan harga obat generik, obat yang juga memiliki mutu yang tinggi dengan harga yang makin murah. Dengan demikian, upaya di bidang kesehatan inilah bisa membantu Saudara-saudara kita. Obat generik yang kemarin saya luncurkan di Jakarta bersama-sama Wakil Presiden, Menteri Kesehatan, dan para Menteri yang lain itu rata-rata harganya seribu rupiah untuk satu kemasan obat-obatan.
Di bidang pendidikan kita juga ingin terus membantu saudara-saudara kita terutama yang tidak mampu, agar bisa menyekolahkan putra-putrinya, baik BOS, Bantuan Operasional Sekolah, kemudian bantuan-bantuan yang lain termasuk pembangunan gedung-gedung baru, peningkatan kualitas guru dan lain-lain kita lakukan, agar sekali lagi anak-anak kita bisa bersekolah, sebagian dari mereka bisa menyekolahkan putra-putrinya tanpa harus dipungut biaya dan makin ke depan sesuai dengan kemampuan masyarakat kita yang mampu membiayai dirinya juga membiayai untuk pendidikan itu. Dengan demikian, pendidikan di Indonesia makin baik, makin banyak lagi putra-putri bangsa yang memiliki pengetahuan dan teknologi yang tinggi, yang akhirnya bisa meningkatkan kemajuan di negeri kita. Itu adalah beberapa prioritas pembangunan yang tengah kita laksanakan dewasa ini.
Saudara-saudara,
Kalau dengan segala keterbatasannya Pemerintah terus berusaha meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh tanah air, termasuk Saudara-saudara semua, Saudara-saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur, termasuk di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat ini, saya berharap masyarakat luas juga terus meningkatkan semangatnya, meningkatkan kerja kerasnya untuk bersama-sama Pemerintah mengubah keadaan, mengubah keadaan kita bersama menuju ke kondisi yang lebih baik.
Itulah yang saya harapkan Saudara-saudara. Dan kalau kita melihat sekeliling, ada lautan, ada pegunungan, ada tanah-tanah yang hijau, kalau kita olah dengan baik dengan alokasi anggaran yang lebih besar nantinya, Insya Allah dengan teknologi yang lebih maju, dengan semangat dan kerja keras kita semua, dengan Pemerintahan yang makin baik, Pemerintahan yang dekat dengan rakyatnya, Pemerintah yang responsif terhadap kebutuhan rakyatnya. Saya yakin, masa depan Manggarai, Manggari Barat, Nusa Tenggara Timur dan masa depan Indonesia akan makin baik dari kondisi hari ini.
Itulah Saudara-saudara yang perlu saya sampaikan. Dan malam hari ini, Insya Allah saya akan bermalam di Labuhan Bajo, saya akan mendengarkan nanti presentasi dari Saudara Bupati tentang keadaan, tentang ekonominya, tentang kehidupan masyarakatnya, tentang pendidikannya, kesehatannya, pariwisatanya dan lain-lain dengan tujuan sekali lagi, apa yang bisa kita tingkatkan kehidupan di tempat ini, insya Allah akan kita tingkatkan bersama-sama.
Sebenarnya saya ingin sekali melihat Pulau Komodo, tapi barangkali waktunya tidak ada untuk sekarang ini. Saya sungguh, kagum terhadap keindahan alam di tempat ini, saya sering melihat televisi, komodo tadi, mudah-mudahan suatu saat bisa melihat secara langsung tentang keragaman fauna, flora, dan budaya Saudara-saudara yang ada di tempat ini. Demikianlah Saudara-saudara. Terima kasih atas perhatiannya.
Wasalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



