Pidato Presiden
Sambutan pada Pertemuan dengan Pengusaha dan Serikat Pekerja Malaysia
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERTEMUAN DENGAN PENGUSAHA MALAYSIA
HOTEL JW MARRIOT, KUALA LUMPUR-MALAYSIA
28 MEI 2007
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat sore,
Salam sejahtera untuk kita semua.
Yang saya hormati para Menteri, para Anggota Parlemen, Saudara Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Saudara Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia,
Yang saya hormati para Pimpinan Serikat Pekerja Unilever Union, baik dari Malaysia maupun dari Indonesia,
Hadirin sekalian yang berbahagia,
Marilah kita awali pertemuan sore hari ini dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan ridho-Nya kita dapat bersilaturahim dan bertemu pada sore hari ini untuk menjalin kerjasama dan persahabatan yang lebih baik lagi di waktu yang akan datang. Sebagaimana Saudara-saudara ketahui, bahwa Malaysia dan Indonesia ingin benar meningkatkan persahabatan, kerjasama, dan kemitraan di berbagai bidang antara lain di bidang ekonomi dan bisnis.
Perkembangan kerjasama bilateral tahun-tahun terakhir ini amat mengembirakan ditandai dengan meningkatnya volume perdagangan dan investasi, serta dengan berkembangnya cabang-cabang kerjasama di antara Malaysia dan Indonesia, di antara private sectors, baik Malaysia maupun Indonesia.
Berbicara dalam kerjasama ekonomi dan dunia usaha, tentunya stakeholders disamping management dari dunia usaha, juga labors dengan labors union-nya, termasuk Pemerintah. Apa yang sering disebut dengan Tripartid, saya kira pilar dari sebuah kerjasama yang baik dan saya berharap kerjasama bilateral ini juga menyentuh kerjasama yang lebih positif, lebih genuine, lebih menjangkau ke depan. Bukan hanya antara perusahaan-perusahaan itu sendiri, tetapi juga labors dan labors union di antara kedua bangsa dan negara ini.
Saya terus memelihara hubungan baik saya dengan Perdana Menteri Malaysia, Pak Lah yang sudah sangat sering kami bertemu, berdiskusi, menyerasikan pandangan sambil terus berikhtiar bagaimana kita bisa meningkatkan kerjasama yang lebih berat lagi di waktu yang akan datang.
Ekonomi Malaysia tumbuh dengan baik. Indonesia, setelah kami mengalami krisis yang sangat dahsyat sembilan, delapan tahun yang lalu, ekonomi kami sekarang mulai tumbuh kembali, meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang kami harus laksanakan, tetapi kami optimis perkembangan ekonomi kedua negara, potensi kedua negara dapat kita satukan untuk lebih lagi meningkatkan usaha dan ekonomi di antara kedua bangsa.
Dalam konteks itu, saya amat bergembira, para pimpinan labor union ini dapat bertemu untuk saling berbagi informasi, saling tukar pengalaman, saling melihat kebijakan dan hal-hal yang lainnya yang berkaitan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan para buruh, para karyawan, labor yang memiliki peran sentral dalam pengembangan dunia usaha. Dalam konteks itulah sebagai leader Republik Indonesia, saya ingin pertemuan ini betul-betul konstruktif karena kalau hubungan antara labor union kedua negara. Insya Allah makin baik pula kerjasama bidang ekonomi dan dunia usaha. Malaysian company misalnya, bekerja di Indonesia bersama-sama dengan karyawan Indonesia, baik kalau saling memahami kondisi dan situasi yang khas, identifying significant issues dengan tujuan semua bisa dikelola dengan baik. On the other hand, barangkali juga ada Indonesian companies yang melakukan investasi atau kegiatan bisnis di Malaysia. Oleh karena, harus pahami pula seluk-beluk perburuhan yang ada di Malaysia. Tujuan kami adalah itu dan tentunya silaturahim pertemuan ini tidak berhenti sampai di sini. Saya berharap di waktu yang akan datang ini juga makin berkembang. Saya juga mengundang melalui Bapak Duta Besar, para Pimpinan labor union se-Indonesia suatu saat, saya juga bertemu dengan kami dan mendiskusikan masalah-masalah bersama.
Hadirin,
Mengakhiri apa sudah saya sampaikan ini, Pemerintah Indonesia, saya yakin Pemerintah Malaysia juga terus mengembangkan policy, memberikan ruang, untuk melakukan langkah-langkah untuk benar-benar melindungi karyawan, meningkatkan kesejahteraan mereka, memberikan hak-haknya, kemudian hidup mereka makin layak sejalan dengan pertumbuhan dunia usaha. Meskipun kita juga terus mendorong dunia usaha bangkit, tumbuh, agar tidak terjadi PHK dan pertumbuhan dari companies itu diharapkan bisa mengalir pula untuk meningkatkan kesejahteraan dari para karyawan atau dari buruh.
Dalam konteks itulah kita ingin semuanya mendapatkan benefit, win-win formula, dunia usaha dan labor. Dan Pemerintah mengemban tugas untuk meyakinkan iklim situation environment bertumbuh dengan baik. Itulah yang perlu saya sampaikan dalam kesempatan yang membahagiakan ini. Dan saya ingin mendengar barangkali pandangan-pandangan yang mewakili dari Malaysia dan kemudian mungkin dari Indonesia, sebelumnya kami persilakan nanti melanjutkan acara diskusi dan tatap muka pada hari yang penting ini.
Demikian Pak Menteri yang perlu saya sampaikan. Saya persilakan untuk dilanjutkan.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



