Pidato Presiden
Sambutan Pembukaan Soropadan Agro Expo (SAE) III
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERESMIAN PEMBUKAAN SOROPADAN AGRO EXPO (SAE) III 2007
STA SOROPADAN, TEMANGGUNG-JAWA TENGAH
13 JUNI 2007
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati Saudara Menteri Pertanian dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu,
Yang mulia para Duta Besar dan para Diplomat Senior negara-negara sahabat,
Yang saya hormati Saudara Gubernur Jawa Tengah dan para Pimpinan serta Pejabat Negara yang bertugas di Jawa Tengah, baik dari unsur Eksekutif, Legislatif, Yudikatif maupun TNI dan Polri,
Yang saya hormati para Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat, para Ulama dan Tokoh Masyarakat, para Asosiasi Industri Pertanian,
Yang saya cintai para Petani,
Hadirin sekalian yang berbahagia,
Marilah sekali lagi, kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat menghadiri Pembukaan Soropadan Agro Expo III Tahun 2006 di Temanggung, Jawa Tengah. Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan untuk menyampaikan ucapan selamat mengikuti pameran kepada Saudara-saudara semua, para Peserta Agro Expo, baik yang datang dari dalam negeri, maupun dari mancanegara.
Saya berharap pemeran ini dapat menjadi ajang promosi produk-produk unggulan kita, dapat mengangkat potensi agro wisata di tanah air dan sekaligus dapat menjadi jembatan bagi terjalinnya hubungan kemitraan usaha agro dengan berbagai kalangan usaha, baik sekali lagi dari dalam negeri maupun dari luar negeri.
Hadirin yang saya muliakan,
Sesuai dengan tema Soropadan Agro Expo III Tahun 2007 ini, yaitu ”Membangun Mitra Meraih Pasar Global”. Developing partner to reach global market atau building partnership to reach global market. Kita perlu secara terus-menerus menjalin kemitraan dengan berbagai kemitraan dengan berbagai pihak serta terus berupaya meningkatkan kualitas produk-produk pertanian kita.
Kita tengah persaingan global dewasa ini, tanpa jaringan yang luas, produk unggulan yang kita hasilkan tidak akan dikenal oleh para konsumen, terlebih di mancanegara. Demikian pula, produk pertanian yang mutu dan kualitasnya kurang baik, tentu akan sulit bersaing di pasar global. Oleh karena itu, sebagaimana tema yang saya kemukakan tadi, kita perlu membangun kemitraan di satu sisi, sekaligus meningkatkan kualitas produk kita di sisi yang lain, agar kita benar-benar dapat bersaing di pasar internasional.
Dalam pembangunan ekonomi nasional, sebagaimana tadi disampaikan oleh Saudara Menteri Pertanian, Pemerintah telah menetapkan sektor pertanian sebagai salah satu sektor andalan. Sektor pertanian sebagai sektor prioritas diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi di negara kita. Harus kita akui, bahwa selama ini sektor pertanian memberikan kontribusi yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional kita. Untuk itu, kita perlu memberikan perhatian secara sungguh-sungguh dalam mengembangkan sektor pertanian ini. Pertanian harus menjadi salah satu titik berat pembangunan karena sektor pertanian, sebagaimana kita ketahui bersama, mampu menampung tenaga kerja, mampu mengurangi kemiskinan dan mampu menggerakkan ekonomi perdesaan.
Kita perlu berupaya dengan sungguh-sungguh, agar sektor pertanian ini tumbuh dan berkembang dengan baik. Kita harus menciptakan kemudahan-kemudahan dan menciptakan lingkungan usaha yang baik, sekali lagi agar produktivitas pertanian kita dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.
Hadirin yang saya hormati,
Salah satu tujuan kita membangun sektor pertanian adalah untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam rangka mencapai swasembada dan ketahanan pangan. Swasembada pangan tentu saja tidak sebatas untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga harus diikuti oleh terwujudnya peningkatan kesejahteraan bagi semua pihak yang terlibat dalam produksi pangan, terutama para petani.
Kita tidak ingin Saudara-saudara, pertaniannya maju, petaninya tinggal di tempat. Kita ingin membangun pertanian di negeri ini, baik sektor pertaniannya maupun petaninya bersama-sama maju menuju ke kesejahteraan yang sama-sama kita dambakan. Disamping itu, swasembada pangan juga harus diupayakan agar dapat meningkatkan hasil dan kualitas yang optimal. Dengan kualitas dan produktivitas yang makin baik, insya Allah produk-produk pertanian kita pun dapat bersaing dengan produk sejenis dari luar.
Dua tahun yang lalu, sebagaimana tadi disampaikan oleh Saudara Gubernur Jawa Tengah, kita telah mencanangkan revitalisasi pertanian, perikanan, dan kehutanan dalam arti luas adalah Revitalisasi Pertanian dan Pembangunan Perdesaan, Revitalizing Agriculture and Rural Development. Revitalisasi pertanian, perikanan, dan kehutanan bertujuan untuk memberdayakan kemampuan dan meningkatkan kinerja pertanian dalam pembangunan nasional kita. Kita pun ingin menjadikan pertanian tidak hanya sekedar aktivitas bercocok tanam, tetapi juga menjadi kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat kita.
Tahun 2007 ini, kita telah bertekad untuk meningkatkan produksi beras dan saya menyambut gembira tekad Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan produksi beras sebesar 500.000 ton tambahan pada tahun 2007 ini. Peningkatan produksi beras dan kesejahteraan petani hanya akan tercapai, jika kita bekerja keras dan berupaya sungguh-sungguh. Untuk itu, saya meminta kepada Saudara Menteri Pertanian agar betul-betul melaksanakan Panca Yasa Pembangunan Pertanian yang meliputi:
Pertama, pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian, termasuk infrastruktur perbenihan dan riset.
Kedua, penguatan kelembagaan pertanian melalui penumbuhan dan penguatan kelompok petani.
Ketiga, penguatan modal dan skema pembiayaan.
Keempat, revitalisasi sistem penyuluhan pertanian melalui penguatan lembaga penyuluhan dan tenaga penyuluh.
Dan kelima, pengembangan pasar dan jaringan pemasaran yang menguntungkan petani.
Lima pilar ini saya minta dicamkan dan kita laksanakan secara bersama. Infrastruktur, kelembagaan, permodalan, pelatihan dan penyuluhan, dan pemasaran. Tentu saja, jangan diabaikan dua aspek penting yang lainnya, pelestarian lingkungan dan inovasi teknologi.
Hadirin yang berbahagia,
Sebagaimana saya kemukakan tadi, salah satu unsur penting dalam Panca Yasa Pembangunan Pertanian adalah pemasaran produk hasil pertanian melalui pengembangan pasar dan jaringan pemasaran. Pengembangan pasar dan jaringan pemasaran, saya anggap penting karena aktivitas pemasaran memegang peran yang sangat berarti dalam keseluruhan siklus produksi. Kita harus membantu para petani, agar mereka memahami dengan sebaik-baiknya, bahwa aktivitas pemasaran yang kurang berhasil, tentu akan menganggu keberlanjutan keseluruhan proses produksi, sebagaimana diingatkan oleh Menteri Pertanian tadi. Apabila kondisi ini terus dibiarkan, petani tidak kita bimbing dan tidak kita bantu, akhirnya akan merugikan kehidupan para petani itu. Ke depan kondisi seperti ini tidak boleh terjadi dan harus dicarikan solusinya yang terbaik.
Strategi pemasaran produk pertanian perlu mendapatkan perhatian yang serius disamping strategi-strategi lainnya. Dalam kaitan itulah, saya menyambut gembira kegiatan pameran seperti ini sebagai salah satu strategi untuk mengembangkan pemasaran produk pertanian kita. Melalui pameran ini, diharapkan produk-produk yang dipamerkan dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat, baik di dalam maupun di luar negeri. Pameran seperti ini juga diharapkan dapat memberikan peluang pada potensi agrowisata untuk bersaing secara terbuka di pentas global.
Interaksi yang terjadi selama pameran diharapkan dapat mendorong kesadaran berusaha dan juga tercipta kontrak kerja, transaksi yang saling menguntungkan. Dengan cara itu, mudah-mudahan pula, potensi agronusantara dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi di tanah air.
Saudara-saudara yang saya muliakan,
Kita harus menyadari bahwa di era global sekarang ini, produk apapun yang kita hasilkan memerlukan kendali kualitas dan mutu yang baik, yang menuntut adanya kemampuan inovasi yang tiada henti serta ramah lingkungan. Kuncinya dua, inovasi teknologi dan pelestarian lingkungan. Demikian pula dengan produk pertanian, kita harus sanggup meyakinkan para konsumen, bahwa produk yang kita hasilkan telah memenuhi kualitas sesuai dengan standar yang diterima oleh pasar. Di sisi lain, kualitas produksi yang baik dan syarat inovasi tentu saja memerlukan kemitraan, partnerships, networking. Kemitraan dan jaringan yang luas merupakan unsur yang sangat penting untuk meraih kesuksesan dan mampu bersaing di pasar internasional.
Pada kesempatan ini, saya minta Departemen Pertanian dengan di Dukung Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Departemen Perdagangan, dan Instansi-instansi terkait serta Pemerintah Daerah dan Pengusaha dapat mendorong kelembagaan pertanian, seperti kelompok tani, KUD, unit-unit usaha kecil lainnya untuk bekerja sama dan bersinergi dengan baik, serta pandai-pandai memanfaatkan dukungan teknologi dalam memasarkan produk unggulannya.
Melalui kesempatan yang baik ini pula, marilah kita jadikan Soropadan Agro Expo sebagai salah satu wahana dalam memperkenalkan produk-produk pertanian yang potensial kepada masyarakat luas, tidak hanya kepada masyarakat kita, tetapi juga kepada masyarakat internasional. Saya menyambut baik, mengucapkan terima kasih dan penghargaan, partisipasi dari negara-negara sahabat dalam Agro Expo ini, serta kehadiran banyak para Duta Besar dan Diplomat Senior dalam acara yang penting ini. Marilah kita terus berupaya untuk menjadikan produk-produk pertanian kita terus dan mampu bersaing di pasar global.
Akhirnya, sebelum saya mengakhiri sambutan ini, saya minta kepada Saudara Menteri Pertanian dan para Gubernur, para Bupati, dan Walikota di seluruh tanah air yang telah menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu sektor utama penggerak ekonomi daerah untuk dapat segera mengambil langkah-langkah nyata dalam meningkatkan produk pertanian di daerahnya melalui aktivitas dan pembangunan ekonomi berbasis pertanian dan perdesaan yang sama-sama kita kembangkan.
Minggu lalu di Subang, Jawa Barat, saya mengingatkan kepada seluruh pimpinan dan pejabat pemerintah di negeri kita, utamanya para Gubernur, Bupati, dan Walikota pentingnya kepemimpinan, leadership, di dalam mengembangkan pertanian kita, di dalam meningkatkan produksi dan produktivitas pangan kita. Apabila para pemimpin di negeri ini peduli, melibatkan diri secara pribadi dan memimpin langsung di lapangan, upaya-upaya peningkatan produksi dan produktivitas pertanian kita, saya yakin hasilnya akan jauh lebih baik dari masa-masa sebelumnya.
Tekad kita untuk meningkatkan produksi beras 2 juta ton tambahan tahun 2007 ini dengan kepemimpinan yang baik, saya pun yakin akan dapat kita capai. Kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Departemen Pertanian yang telah terlibat aktif dalam pameran ini, saya mengucapkan selamat dan penghargaan atas terselenggaranya pameran ini. Khusus kepada Badan Peneliti Pertanian Departemen Pertanian yang telah berhasil mengembangkan dua varietas padi hybrida yang sesuai dengan agroclimate di Jawa Tengah, yaitu Hipa5Ceva dan Hipa6Jete. Ceva barangkali, Central Java. Jete barangkali Jawa Tengah. Saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Saya sudah serahkan tadi keputusannya kepada Saudara Gubernur. Semoga varietas padi ini dapat memberikan kontribusi nyata pada target peningkatan produksi beras di Jawa Tengah.
Akhirnya dengan mengucapan ”Bismillahirrahmanirrahim”, Soropadan Agro Expo III dengan resmi, saya nyatakan dibuka.
Sekian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



