Pidato Presiden
Sambutan Pembukaan Pekan Kesenian Bali Ke-29
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PEMBUKAAN PEKAN KESENIAN BALI KE-29
RENON, DENPASAR-BALI
16 JUNI 2007
Om swastiastu,
Selamat sore,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati Saudara Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dan Para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu,
Yang Mulia Para Duta Besar Negara-negara Sahabat,
Yang saya hormati para Tamu Undangan, para Peserta Festival,
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Hari ini, kita kembali bersyukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena dapat menghadiri Pembukaan Pekan Kesenian Bali yang ke-29 pada tahun 2007 ini. Kita juga bersyukur karena kepada kita masih diberi kesempatan dan kekuatan untuk terus membangun negeri kita dan melestarikan, serta mengembangkan seni budaya yang sama-sama kita banggakan. Pada kesempatan yang baik ini, kepada para peserta festival, baik yang datang dari daerah-daerah di Provinsi Bali, maupun di luar Bali dari Indonesia, termasuk para peserta festival yang datang dari luar negeri, saya ucapkan selamat mengikuti Pekan Kesenian Bali.
Marilah kita lestarikan seni dan budaya Bali yang adiluhung. Marilah terus kita kembangkan kreativitas dan inovasi seni dan budaya tanpa meninggalkan nilai dan karakteristiknya yang khas. Kita semua bangga, karena Bali sering disebut sebagai the Island of the God, bahkan sebuah komunitas di luar negeri memberikan catatan bahwa Bali dinobatkan sebagai world best Island. Sebagai manifestasi dan rasa syukur kita dan kebanggan kita, marilah terus kita tunjukkan kepada dunia bahwa Pulau Bali benar-benar Pulau Dewata dan pulau yang terindah di dunia. Marilah kita pertahankan dan lestarikan kekuatan, kekhasan, dan karakter Bali antara lain, keindahan alamnya, kekayaan seni budayanya, kehidupan spiritualnya dan lain-lain yang merupakan kekuatan dan kebesaran Pulau Bali.
Tidak banyak di dunia ini, sebuah pulau yang begitu kaya akan kekhasan dan kebesarannya. Pemerintah terus berupaya untuk menggerakkan dan meningkatkan sektor kepariwisataan dan kebudayaan di seluruh tanah air. Kita ketahui bersama, bahwa Bali adalah andalan kepariwisataan di Indonesia. Mari kita pelihara dan pertahankan situasi Bali yang aman, tertib, dan damai, sebagaimana tadi disampaikan oleh Saudara Gubernur. Mari kita pertahankan budaya ramah, hospitality di Bali ini, sekaligus pemberian berbagai kemudahan bagi setiap wisatawan, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Mari kita pelihara pula kelestarian lingkungan sehingga kita dapat terus menghadirkan lingkungan yang asri, lingkungan yang indah dan suatu saat menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan di Pulau Dewata ini.
Saudara-saudara,
Di abad-21 ini, Indonesia, kita perlu lebih mengembangkan kepariwisataan yang berbasiskan lingkungan dan ekonomi yang berbasiskan warisan, termasuk warisan budaya, eco-tourism dan heritage economy. Kita tentu harus mengembangkan pembangunan di bidang pertanian, industri, dan jasa untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kita. Tetapi jangan dilupakan anugerah Yang Maha Kuasa kepada bangsa kita, termasuk di Pulau ini sangat besar, yang ditandai dengan kekayaan warisan sejarah dan budayanya, keragaman budaya lokal dan keindahan alam, serta sejumlah kebesaran-kebesaran lain. Haruslah dapat kita kembangkan menjadi, sekali lagi ekonomi yang berbasis warisan dan ekonomi serta kepariwisataan yang berbasis lingkungan.
Kepada Saudara Gubernur, para Bupati, Walikota, Seniman, Budayawan, Cendikiawan, Usahawan, dan masyarakat luas saya mengajak dan saya berharap teruslah membangun dan mengembangkan Bali untuk menjadi andalan kita dalam bidang eco-tourism dan heritage ecomony, sebagaimana yang saya sampaikan tadi. Ajak seluruh masyarakat Bali untuk memelihara, melestarikan, dan mengembangkan Bali berdasarkan kekuatan dan kebesaran yang telah dimiliki seperti kedamaian, keramahtamahan, spiritualitas, keindahan alam dan lain-lain.
Kita harus bangga dengan Bali, dengan segala kebesarannya dan cara menunjukkan kebanggaan dengan melestarikan budaya Bali, mengembangkan Bali menuju masa depan yang lebih baik, sebagaimana tugas kita semua membangun dan mengembangkan Indonesia menuju hari esok yang lebih cerah.
Demikianlah Saudara-saudara,
Yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Dan akhirnya dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, Pekan Kesenian Bali Tahun 2007, saya nyatakan dibuka.
Sekian.
Om santi santi santi om.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



