Pidato Presiden
Sambutan Peresmian Jalur Ganda KA Serpong-Tanahabang
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERESMIAN JALUR GANDA
KERETA API TANAH ABANG-SERPONG
STASIUN KERETA API SERPONG, TANGERANG
4 JULI 2007
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat siang,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati Saudara Menteri Perhubungan dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Saudara Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Panglima TNI, Kapolri, Saudara Ketua dan Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Saudara Gubernur Banten, Gubernur DKI Jakarta dan para Pimpinan dan Pejabat Negara yang bertugas di Provinsi Banten, baik dari unsur Eksekutif, Legislatif, Yudikatif maupun TNI dan Polri,
Yang saya hormati Pimpinan PT. Kereta Api Indonesia dan Keluarga Besar beserta para Karyawan,
Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Marilah sekali lagi kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas rahmat dan ridho-Nya, kita dapat menghadiri Peresmian Jalur Ganda Kereta Api Tanah Abang-Serpong, di Stasiun Kereta Api Serpong, Tangerang, hari ini. Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan ini, untuk mengucapkan selamat saya dan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan jalur ganda kereta api ini. Semoga dengan selesainya pembangunan jalur ganda ini, perjalanan kereta api akan semakin lancar, tepat waktu, aman, dan nyaman.
Saudara-saudara,
Masalah transportasi merupakan masalah yang sangat penting, yang memerlukan perhatian kita semua. Sarana transportasi di tanah air, baik transportasi darat, laut, maupun udara memerlukan kesungguhan kita untuk membangun dan memeliharanya. Infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan laut, pelabuhan udara, serta kondisi angkutan, baik darat, laut, maupun udara masih memerlukan perhatian besar untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada rakyat kita.
Permasalahan lain yang juga makin mendesak adalah tuntutan peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi di tanah air. Sebagaimana Saudara ketahui, menyusul terjadinya kasus-kasus kecelakaan transportasi kita di waktu yang lalu dan setelah kita melihat wajah keamanan dan keselamatan transportasi kita 10 tahun terakhir, saya telah membentuk sebuah Tim Evaluasi Nasional yang telah merampungkan tugasnya dan memberikan rekomendasi kepada saya untuk melakukan peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi kita secara nasional mulai sekarang ke depan.
Saya berharap apa yang telah ditelaah, dievaluasi, dan direkomendasikan oleh Tim Nasional dapat ditindaklanjuti oleh kita semua, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, para pengelola jasa transportasi dan bahkan masyarakat luas. Hal ini memerlukan upaya kita bersama sekali lagi dalam menciptakan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau. Kita perlu melakukan audit dan mengambil kebijakan yang lebih mengedepankan sekali lagi faktor keselamatan dan keamanan.
Semuanya itu, kita upayakan untuk mewujudkan zero accident atau tanpa kecelakaan, atau setidak-tidaknya meminimalkan terjadinya kecelakaan. Untuk itu, kita perlu meninjau ulang aspek keselamatan, safety audit terhadap sarana dan prasarana transportasi yang ada di tanah air kita.
Kita menyadari bahwa pembangunan infrastruktur transportasi belum sepenuhnya mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh. Akibatnya, keandalan sistem transportasi kita menurun dan pelayanan transportasi menjadi kurang memuaskan. Sejak sekarang kita harus lebih memberikan prioritas perbaikan pada infrastruktur transportasi yang kita miliki. Kita harus membangun infrastruktur transportasi yang aman, nyaman bagi keselamatan jiwa manusia, karena pengguna jasa transportasi, semakin hari semakin meningkat.
Perlu Saudara ketahui, jumlah penduduk bertambah, ekonomi berkembang, mobilitas penduduk dari satu daerah ke daerah lain juga meningkat. Oleh karenanya, ketersediaan sarana transportasi juga harus kita tingkatkan. Ini memerlukan perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan yang sungguh-sungguh dari semua pihak. Pada kesempatan yang baik ini pula, saya minta kepada seluruh jajaran Departemen Perhubungan untuk terus melakukan pembangunan infrastruktur transportasi secara intensif dengan mengacu kepada Sistem Transportasi Nasional atau Sistranas. Sistranas yang kita susun merupakan suatu sistem transportasi yang berbasiskan pada integrasi moda transportasi darat, kereta api, udara dan laut dalam suatu tatanan yang terpadu.
Secara khusus, saya minta agar Departemen Perhubungan untuk memberikan perhatian yang sungguh-sungguh pada upaya peningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi kereta api sesuai dengan road map keselamatan yang telah disusun. Sebab, kereta api merupakan sarana transportasi publik yang murah, yang paling banyak digunakan oleh masyarakat kita. Banyaknya kecelakaan kereta api, mengharuskan kita untuk tidak boleh menunda-nunda lagi perawatan dan penggantian lokomotif dan gerbong yang sudah tidak layak lagi. Demikian pula perawatan secara berkala terhadap jembatan dan rel yang sudah tua memerlukan kecermatan dan kesinambungan.
Dengan penuh rasa syukur, Hadirin sekalian, hari ini kita menyaksikan selesainya pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Tanah Abang – Serpong. Pembangunan jalur ganda ini, merupakan salah satu program pembangunan infrastruktur transportasi yang sangat penting. Kereta api adalah salah satu wahana transportasi massal, mass rapid transit transportation yang sangat diperlukan oleh masyarakat luas. Dengan semakin padatnya jumlah penduduk dan semakin besarnya tingkat aktivitas masyarakat, keberadaan moda transportasi kereta api menjadi sangat penting.
Keberadaan jalur ganda yang selesai kita bangun, mudah-mudahan dapat meningkatkan pelayanan transportasi kereta api untuk masyarakat kita. Jalur ganda ini sebagaimana dilaporkan tadi oleh Saudara Menteri Perhubungan, selain dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan warga kota, juga dapat meningkatkan efisiensi dalam sistem transportasi kita, serta mengurangi kemacetan lalu lintas, pemborosan energi, serta lebih ramah lingkungan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur perkeretaapian lainnya di wilayah Jabotabek diharapkan akan semakin meningkatkan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan transportasi, sekaligus juga meningkatkan kualitas pelayanan transportasi rakyat kita.
Pembangunan jalur ganda, juga merupakan salah satu upaya kita untuk merevitalisasi perkeretaapian nasional. Seiring dengan telah disahkannya Undang-Undang Perkeretaapian yang baru, saya mengajak kepada sektor swasta untuk ikut berpartisipasi dalam membangun kembali perkeretaapian nasional, khususnya dengan memanfaatkan potensi teknologi domestik.
Saya mengucapkan terima kasih Saudara Menteri, serta menyampaikan rasa bangga saya kepada putra-putri Indonesia yang telah dapat membangun sendiri jalur ganda kereta api yang insya Allah akan kita mulai penggunaannya hari ini. Saya berharap lebih banyak lagi putra-putri bangsa kita dengan kemampuannya melakukan pembangunan-pembangunan di negeri sendiri. Saya menyambut baik pikiran dari Saudara Gubernur Banten yang juga ingin mengembangkan moda transportasi kereta api ini di Provinsi Banten sangat memungkinkan dan saya melihat Banten 5, 10, 15 tahun mendatang akan tumbuh menjadi kawasan ekonomi yang berkembang. Oleh karena itu, mari kita pikirkan sejak sekarang transportasi yang diperlukan pada saat Banten sudah mekar dan berkembang seperti itu.
Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengajak kepada seluruh masyarakat, agar dapat memanfaatkan dan memelihara sarana transportasi kereta api ini dengan sebaik-baiknya. Marilah kita pelihara jalur ganda ini, agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama dan mengurangi risiko kecelakaan akibat jalur kereta api yang cukup padat.
Kepada seluruh jajaran PT. Kereta Api Indonesia, saya minta untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Tingkatkan kemampuan profesional, teknik, dan manajerial di seluruh jajaran PT Kereta Api Indonesia. Berikanlah jadwal perjalanan yang pasti kepada pengguna jasa kereta api, rawatlah gerbong kereta api, agar tetap bersih dan nyaman bagi para penumpang, serta jadikan stasiun kereta api sebagai tempat yang aman dan bebas dari berbagai tindak kejahatan.
Demikianlah Saudara-saudara, dan akhirnya dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa seraya mengucapkan ”Bismilahirrahmanirrahim”, Jalur Ganda Kereta Api Tanah Abang - Serpong, saya nyatakan dibuka penggunaannya dengan resmi.
Sekian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan



