Pidato Presiden

Sambutan Pelepasan Kontingen Pramuka ke Jambore Dunia

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PELEPASAN KONTINGEN PRAMUKA KE JAMBORE DUNIA
HALAMAN TENGAH ISTANA KEPRESIDENAN JAKARTA
22 JULI 2007



Para peserta upacara,
Adik-adik Pramuka yang saya cintai dan saya banggakan,
Salam Pramuka.

Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kepada kita masih diberi kesempatan dan kesehatan, serta kekuatan untuk melanjutkan karya kita, tugas dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara. Kita juga bersyukur karena sebentar lagi Adik-adik Pramuka akan mengemban tugas negara menjadi duta bangsa mengikuti Jambore Dunia di Inggris.

Pertama-tama, saya ucapkan selamat atas terpilihnya Adik-adik Pramuka di bawah asuhan dan bimbingan para pembina untuk segera berangkat ke Inggris mewakili negeri tercinta mengikuti Jambore Dunia. Saya berdoa, sebagaimana doa dari seluruh rakyat Indonesia, kontingen kita dapat berhasil dengan baik. Dengan demikian, nama dan citra bangsa kita juga dapat dikenalkan secara baik kepada masyarakat dunia.

Pada hakekatnya, kontingen Pramuka Indonesia menyandang 3 identitas dan peran yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Identitas atau peran pertama adalah kalian semua duta bangsa Indonesia. Peran dan identitas yang kedua, kalian semua harus tampil dan menunjukkan profesionalitas sebuah gerakan kepanduan yang bertaraf internasional yang di negeri kita, kita namakan Gerakan Pramuka. Sedangkan peran dan identitas yang ketiga, Saudara semua, Adik-adik Pramuka adalah bagian dari masyarakat dunia dan oleh karena itu, dalam kesempatan Jambore Dunia ini harus betul-betul bisa menunjukkan, bisa memberikan kontribusi bagi kepentingan umat manusia sedunia. Saya berharap, saya memberikan arahan dan saya berdoa, agar ketiga peran dan identitas itu dapat sekali lagi diperankan dan dijalankan dengan baik.

Pertama sebagai duta bangsa saya ingin kontingen kita menunjukkan jati diri sebagai putera-puteri Indonesia. Putera-puteri bangsa yang mencintai negerinya, bangsanya, dan tanah airnya, putera-puteri yang menunjukkan jati diri, sikap, kepribadian bangsa yang sejati. Jangan larut, jangan terpengaruh dengan gaya dan kepribadian bangsa lain, karena masing-masing bangsa memiliki ciri-ciri khasnya sendiri. Bangsa kita adalah bangsa terhormat, bangsa kita memiliki sejarah, peradaban, dan kebudayaan yang tinggi. Tunjukkan selama kontingen ini kurang lebih 2 minggu berada di Inggris, jati diri, kepribadian, sikap, dan prilaku Indonesia yang sama-sama kita banggakan.

Yang kedua, Adik-adik Pramuka adalah putera-puteri bangsa terlatih, terdidik, dan terpilih. Tunjukkan profesionalitas seorang pandu, seorang anggota Gerakan Pramuka di negeri ini. Cara berpakaian, sikap, disiplin, kemampuan fisik, kreativitas, jiwa korsa, kerjasama, kepemimpinan dan lain-lain yang menunjukkan karakter dan profesionalitas seorang Pramuka, saya minta dimunculkan, kibarkan tinggi-tinggi Sang Saka Merah Putih, kibarkan tinggi-tinggi panji-panji Pramuka yang sama-sama kita cintai dan banggakan. Saya percaya, bahwa profesionalitas Pramuka kita tidak kalah dengan profesionalitas gerakan kepanduan dari negara manapun. Tunjukkan dengan penuh keyakinan diri, dengan penuh kebanggaan, dengan penuh kecintaan kepada negara dan bangsa Indonesia.

Sedangkan yang ketiga, kita menjadi bagian dari masyarakat global. Gerakan Pramuka Indonesia menjadi bagian dari gerakan kepanduan dunia. Sepantasnya Pramuka-pramuka Indonesia mengetahui permasalahan dunia. Tunjukkan dalam interaksi Adik-adik Pramuka nanti dengan para pandu dari seluruh dunia, bahwa Pramuka Indonesia, pemuda-pemudi Indonesia peduli dan mengerti perkembangan dunia dan selalu ikut berkontribusi untuk membangun kehidupan di dunia yang baik, dunia yang damai, dunia yang adil, dan dunia yang sejahtera. Tunjukkan bahwa bangsa Indonesia cinta damai. Oleh karena itu, dalam berbagai diskusi tunjukkan bahwa Indonesia terus ikut berkontribusi untuk memelihara perdamaian dunia, ikut menyelesaikan berbagai konflik yang ada di belahan bumi ini. Indonesia mencintai keadilan, tunjukkan empati, simpati kita kepada bangsa-bangsa lain yang masih mengalami persoalan yang berat. Sampaikan kepada mereka, bahwa kita memerlukan tatanan dunia yang adil, hormat-menghormati, harga-menghargai antar satu bangsa dengan bangsa yang lain. Indonesia peduli pada masalah-masalah yang mengganggu umat manusia seperti penyakit, seperti narkoba dan penyakit-penyakit dunia lainnya yang bersama-sama dengan masyarakat global, kita gigih untuk memperjuangkan, gigih untuk mengatasi masalah-masalah itu, bukan hanya pada tingkat nasional, tapi juga pada tingkat dunia.

Saya senang dan saya mendukung penuh, apabila kontingen kita mengangkat tema pemanasan global, perubahan iklim untuk bersama-sama diajak masyarakat sedunia memiliki tanggung jawab, memiliki komitmen, dan memiliki aksi bersama untuk menyelamatkan bumi kita, terutama dari global warming dan dari climate change. Sampaikan bahwa kita sendiri, umat manusia sedunia yang bisa menyelamatkan bumi yang dihuninya.

Tema Jambore ”One World, One Promise” harus dilanjutkan one world one commitment and one world one action, bagaimana semua bangsa di dunia menyelamatkan buminya melakukan aksi yang nyata di seluruh jagad untuk menyelamatkan kehidupan, menyelamatkan bumi kita. Dan tentunya banyak lagi yang dapat Adik-adik tampilkan kebolehan kita, kemampuan kita, kekhasan kita sebagai Pramuka, sebagai bangsa Indonesia. Dengan demikian, kalian semua akan mendapatkan pengalaman hidup yang berharga. Yang baik-baik dari bangsa lain, kita timba, yang tidak sesuai, jangan dibawa masuk ke dalam negeri kita. Masing-masing tentu akan menunjukkan kebanggaannya sebagai bangsa, lakukan hal yang sama. Pantang bagi kita, putera-puteri Indonesia membanggakan bangsa lain, menjelek-jelekkan bangsa sendiri. Bangsa kita adalah bangsa yang besar, bangsa kita bangsa yang terhormat, banggalah sebagai bangsa sendiri. Kalau ada kekurangan di negeri ini, mari kita perbaiki bersama-sama. Keluar, ke belahan bumi manapun, tegakkan Sang Merah Putih, kumandangkan Indonesia Raya, angkat kehormatan bangsa dan negara kita.

Demikianlah harapan, arahan dan sekaligus doa saya kepada kontingen ini, selamat jalan, selamat bertugas, jaga kesehatan dan keselamatan, selamat kembali ke tanah air nanti dengan berhasil dan dengan selamat.

Demikian yang dapat saya sampaikan semoga Tuhan Yang Maha Besar, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Pengasih lagi Penyayang memberikan bimbingan, petunjuk, dan lindungan-Nya kepada kita sekalian,

Sekian.
Salam Pramuka.



*****


Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan