Pidato Presiden

Sambutan Peringatan Hari Pramuka Ke-46

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERINGATAN HARI PRAMUKA KE-46 TAHUN 2007
LAPANGAN GAJAH MADA, TAMAN REKREASI WILADATIKA CIBUBUR
14 AGUSTUS 2007



Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,

Yang saya hormati Pimpinan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, para Pramuka Mabinas Gerakan Pramuka,
Yang saya muliakan para Pimpinan Kepanduan Negara-negara Sahabat, para Pimpinan Gerakan Pramuka, baik Pusat maupun Daerah, Adik-adik Anggota Gerakan Pramuka khususnya Pramuka Penggalang,

Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Salam Pramuka.
Marilah sekali lagi, kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat menghadiri Peringatan Hari Gerakan Pramuka ke-46 Tahun 2007. Saya ucapkan selamat kepada keluarga besar Pramuka pada hari jadi yang ke-46 ini dengan harapan Gerakan Pramuka terus dapat melaksanakan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.

Saudara-saudara,
Tepat satu tahun yang lalu, 14 Agustus Tahun 2006 di tempat ini, saya canangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka. Sejak itu saya melihat, kita semua melihat, bahwa aktivitas Gerakan Pramuka yang konstruktif makin meningkat, baik yang dilaksanakan di dalam negeri maupun yang dilaksanakan di luar negeri. Kita melihat kebangkitan kembali Gerakan Pramuka, tentu ini patut kita syukuri karena Gerakan Pramuka pada hakekatnya adalah bagian utuh dari pendidikan bangsa dan pembangunan nasional. Saya berharap kepada keluarga besar Pramuka terus tingkatkan kegiatan Pramuka di seluruh tanah air secara terarah, konstruktif dan edukatif dengan cara-cara yang lebih inovatif.

Saudara-saudara,
Mengapa Gerakan Pramuka penting dan mengapa pula Revitalisasi Gerakan Pramuka harus benar-benar kita laksanakan? Pertama, tujuan dan sasaran Gerakan Pramuka sangat baik. Karena Gerakan Pramuka membangun watak atau karakter remaja dan pemuda yang tangguh dan kuat, membangun rasa cinta bangsa dan rasa cinta tanah air atau sering kita kenal dengan patriotisme dan nasionalisme, membangun pengetahuan bela negara sedini mungkin, melatih ketrampilan fisik untuk mengatasi tantangan alam, membangun budi pekerti dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta membangun kasih sayang, persaudaraan, kerukunan dan kekompakan diantara kita semua.

Sesungguhnya itu adalah esensi Dasa Dharma Pramuka. Kita bangga, bangsa ini akan bangga memiliki remaja dan pemuda yang berkarakter, berpengetahuan dan berketrampilan fisik seperti itu. Generasi muda kita akan unggul, apabila semua itu dapat dibangun dan dikembangkan dan akan memiliki daya saing yang tinggi. Jika itu dicapai, Indonesia akan benar-benar menjadi negara yang kuat dan maju.

Sedangkan mengapa Revitalisasi Gerakan Pramuka yang saya canangkan tahun lalu harus berhasil? Saya melihat, kita melihat bahwa sejak krisis terus terang ada semacam penurunan atau kelesuan Gerakan Pramuka. Bahkan ada yang berpendapat, Gerakan Pramuka itu tidak penting, membuang-buang waktu, kegiatannya itu-itu saja, lebih baik bermain komputer agar lebih pintar dan lain-lain. Saya katakan itu tidak benar. Saya mengatakan, Gerakan Pramuka tetap penting, tetap relevan dan justru harus kita tingkatkan. Ingat, karakter bangsa yang kita bangun, watak bangsa yang kita bangun, bukan hanya manusia atau pemuda yang cerdas berpengetahuan, tetapi juga yang tangguh kepribadiannya, yang luhur budi pekertinya dan yang rukun serta kompak bersatu.

Tentu saja para Pimpinan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia, juga patut mendengarkan kritik-kritik masyarakat, agar kita lebih maju. Lakukan inovasi dan pembaharuan, agar pendekatan, metodologi dan kegiatan Gerakan Pramuka semakin tepat dan sesuai dengan keadaan jaman.

Para Peserta Upacara yang saya hormati,
Menghadapi tantangan era globalisasi dan tantangan Indonesia masa kini terhadap generasi muda, saya perlu menggarisbawahi perlunya sekali lagi pembinaan generasi muda yang efektif dan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang harus berhasil kita laksanakan. Terus terang kita bangga, banyak sekali anak-anak, remaja dan pemuda Indonesia yang terus berkarya dan berprestasi, baik yang ditunjukkan di dalam negeri maupun di luar negeri. Saya bangga, banyak remaja Indonesia yang memborong kejuaraan atau medali emas di luar negeri, misalnya kejuaraan Olympiad Fisika, Kimia dan Biologi, kejuaraan catur internasional, kejuaraan teater anak yang semua itu telah berhasil dengan gemilang dan memborong kejuaraan yang membanggakan.

Saya juga melihat, datang sendiri, berdialog dengan anak-anak remaja, pelajar, mahasiswa yang melakukan riset dan berbagai penemuan, baik di bidang pertanian atau pangan, energi, mesin dan lain-lain. Ini menunjukkan generasi muda yang cerdas dan inovatif. Saya juga bangga atas semuanya itu.

Minggu lalu, tanggal 12 Agustus 2007 di Bogor, di Istana Bogor, saya juga menyaksikan dengan Menteri-menteri dan pejabat yang lain, Lomba Lukis dan Cipta Puisi dari anak-anak Sekolah Dasar dari seluruh Indonesia, karyanya sangat bagus dan membanggakan. Tentu terhadap karya dan prestasi itu, kami bangga, kami sungguh menyayangi dan mencintai anak Indonesia. Pertahankan karya dan prestasi seperti itu.

Tetapi Saudara-saudara, saya harus dengan jujur mengatakan, kita juga prihatin karena ada sejumlah remaja dan pemuda yang tergelincir dalam pergaulan dan kehidupan yang tidak baik. Misalnya dalam kejahatan narkoba, melaksanakan tindakan-tindakan kekerasan, terjebak dalam pergaulan bebas yang merusak, dan kegiatan-kegiatan lain yang tentunya sesat, tidak konstruktif dan menghancurkan masa depan remaja kita. Perilaku seperti ini, kalau kita biarkan akan menghancurkan, bukan hanya masa depan generasi muda, tapi juga masa depan kita semua. Akan melemahkan karakter bangsa dan membikin negara kita makin jauh untuk menjadi negara yang maju. Oleh karena itu, mari kita cegah dan kita selamatkan generasi muda kita dari godaan-godaan seperti itu.

Dalam kaitan ini, Gerakan Pramuka, saya yakini bisa berperan dan berbuat banyak. Gerakan Pramuka bisa mendorong, memberi contoh, mengajak untuk generasi muda kita terus berkarya dan berprestasi, sekaligus mencegah, menyelamatkan generasi muda kita dari kehidupan yang tidak sehat, yang sesat dan menghancurkan masa depan mereka.

Tema dari Hari Gerakan Pramuka 2007 ini adalah “Satu Dunia, Satu Janji, Satu Tekad: Tingkatkan Budi Pekerti Anak Indonesia”. Tema ini saya garis bawahi. dan ingat budi pekerti adalah bagian dari karakter, dari kepribadian bangsa kita. Sedangkan tema Jambore Dunia ke-21 di Inggris, “One World One Promise”. Dua-duanya dapat kita satukan. Dan dalam kesempatan ini saya mengajak kepada Gerakan Kepanduan seluruh dunia untuk bekerja sama dengan Gerakan Pramuka Indonesia menyelamatkan dunia kita, menyelamatkan bumi kita menjadi dunia yang memiliki peradaban yang tinggi. Laksanakan berbagai kegiatan bersama, Pramuka Indonesia dengan Gerakan Kepanduan negara-negara sahabat.

Pada hari yang bersejarah ini, saya akan menyampaikan pesan, sekaligus harapan kepada keluarga besar Gerakan Pramuka. Pertama, lanjutkan Revitalisasi Gerakan Pramuka, agar benar-benar mencapai hasil yang baik.

Kedua, terus lakukan inovasi dan pembaharuan metodologi, cara-cara dalam kegiatan Gerakan Pramuka.

Ketiga, kembangkan terus kerjasama dengan berbagai pihak, sebagaimana yang disampaikan oleh Pimpinan Kwarnas Gerakan Pramuka tadi. Misalnya, kerjasama dalam pemberantasan kejahatan narkoba, kerjasama dalam Kampanye Gerakan Membaca dan kerjasama dalam pendidikan bela negara.

Keempat, dorong semua adik-adik Pramuka untuk terus berkreasi, berkarya dan berprestasi.

Kelima, persiapkan Jambore ASEAN di Indonesia, Insya Allah tahun depan, tahun 2008 sebaik-baiknya. Indonesia selama ini selalu menjadi tuan rumah yang baik. Tolong siapkan sebaik-baiknya, yang rapi, yang tertib, yang aman dengan berbagai kreativitas dan pelayanan-pelayanan terbaik.

Keenam, khusus untuk adik-adik Pramuka, terhadap ancaman dan godaan kegiatan yang merusak tadi, narkoba, pergaulan bebas, kekerasan dan lain-lain. Pesan saya adalah selamatkan diri sendiri, orang seorang, setelah itu, selamatkan keluarga, setelah itu selamatkan teman sekolah, selamatkan teman bermain dan tentu selamatkan keluarga besar Pramuka.

Yang ketujuh, cintailah dan selamatkan lingkungan dan tanah air kita. Saya dukung, saya dorong Gerakan Pramuka untuk kampanye penghijauan, kampanye gerakan menanam di seluruh Indonesia.

Kedelapan atau yang terakhir, pesan dan harapan saya adalah sesuai tema Hari Gerakan Pramuka 2007 ini, berbudipekertilah yang baik, termasuk ucapan dan tindakan adik-adik Pramuka. Senang berkata kasar, senang memaki, senang menghina, senang menfitnah, bukanlah budipekerti yang baik. Tetapi menyayangi sesama, menghormati yang lain, rukun dengan teman apapun identitasnya, apapun agama, suku, etnis dan daerahnya adalah budi pekerti yang baik dan masih banyak lagi contoh-contoh sikap, perilaku dan tindakan yang baik dan yang tidak baik.

Kita kumandangkan pada Hari Gerakan Pramuka tahun ini, “Satu Bumi Pertiwi, Satu Bangsa, Satu Janji, Satu Komitmen, Satu Aksi”. Dan saya mengajak segenap penyelenggara negara, khususnya jajaran Pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk membantu dan mendukung Revitalisasi Gerakan Pramuka. Semua, Pemerintah Pusat, mulai dari saya, Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, para pimpinan di bidang informal, kalau sayang masa depan, sayanglah generasi muda kita. Kalau sayang generasi muda, sukseskan Gerakan Pramuka yang juga memberikan kontribusi yang besar.

Itulah pesan dan harapan saya. Mari kita jalankan bersama-sama. Akhirnya dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan Pendidikan Bela Negara bagi Gerakan Pramuka dan saya resmikan penanaman pohon langka oleh anggota Gerakan Pramuka seluruh tanah air. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan bimbingan, petunjuk, dan lindungan-Nya kepada kita sekalian.


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam Pramuka.



*****


Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan