Pidato Presiden

Pengarahan Kepada Juara Dunia Bulutangkis, Tinju, dan Anggota Harley Davidson

 

TRANSKRIPSI
PENGARAHAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
KEPADA JUARA DUNIA BULUTANGKIS GANDA PUTERA CAMPURAN, JUARA DUNIA TINJU DAN ANGGOTA HARLEY DAVITSON
HALAMAN TENGAH ISTANA KEPRESIDENAN
22 AGUSTUS 2007



Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat pagi,
Salam sejahtera untuk kita semua,

Saudara Menko Kesra, Menteri Pemuda dan Olahraga, para Menteri, Pimpinan KONI Pusat, Pimpinan Pelatnas, para Managers dan Officials, para Juara, para Atlit Berprestasi, para Atlit Senior. Saya tidak menggunakan mantan atlit, tapi senior atlit.

Hadirin sekalian yang saya cintai,
Kita kembali bersyukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas perkenan, rahmat, dan ridho-Nya, Indonesia melalui putera-puteri terbaiknya kembali meraih prestasi yang membanggakan, yang mengharumkan nama bangsa dan negara kita. Oleh karena itu, yang pertama dan utama, saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh Chirsjon, sang juara dan para juara Bulutangkis, baik pada tingkat ganda putera, maupun ganda campuran, dan juga ada tunggal putera, ganda yang nomor tiga apa itu? Ganda campuran. Jadi campuran itu juara satu dan juara tiga, sedangkan ganda putera juara pertama, dan tunggal putera juara kedua. Dan juga atlit yang berprestasi yang juga meraih kejuaraan pada cabang-cabang atletik.

Saya bangga, saya ikut berbahagia dan atas nama rakyat dan Pemerintah Indonesia, para juara terimalah rasa hormat, rasa bangga, dan penghargaan saya yang tinggi kepada Saudara. Ini adalah hadiah nyata dari Saudara untuk bangsa pada bulan bersejarah, pada rangkaian Peringatan Hari Proklamasi 17 Agustus Tahun 2007 ini. Nilainya tidak terhingga, ketika Indonesia Raya di kumandangkan di Istana Negara ini dan di tempat-tempat lain di seluruh Tanah Air dengan penuh suka cita dan kegembiraan, Indonesia Raya yang kita cintai dan kita banggakan juga dikumandangkan di tempat-tempat dimana para juara bertanding dan mencapai atau meraih prestasi yang tinggi.

Chrisjon secara pribadi, saya secara pribadi menaruh hormat. Kita semua bangga, bahagia, dan rasanya menjadi bangsa Indonesia juga amat bersyukur. Mempertahankan Juara Dunia kelas bulu versi WBA bukan pekerjaan yang ringan, apalagi yang ke-8 kalinya, apalagi bertanding di kandang lawan tinju. Sekali lagi, prestasi yang luar biasa, pertahankan. Tidak perlu dan saya yakin Chrisjon menjadi sombong. Kita tidak boleh sombong, tapi bersyukur wajib, dengan bersyukur wajib, maka tertantang kita untuk mempertahankan prestasi dan untuk bermain lebih baik lagi pada event-event yang akan datang.

Kemudian orang mengatakan supremasi bulutangkis Indonesia sudah pudar, saya tidak setuju. Kita punya masa-masa keemasan dari periode ke periode, salah satu sang juara juga ada di sini, Saudara Icuk misalnya dan juara-juara yang lain. Ini tradisi, ini kultur Indonesia, ini kebanggaan kita semua, mari kita buktikan bahwa supremasi Indonesia dalam cabang olahraga bulutangkis tidak pernah pudar, akan selalu muncul juara-juara baru, atlit-atlit baru. Oleh karena itulah, tugas berat KONI, tugas berat Pelatnas, tugas berat Pemerintah, termasuk saya, termasuk Menpora, para Gubernur, Bupati, Walikota seluruh Indonesia mempertahankan supremasi ini, bukan hanya bulutangkis, tapi juga cabang-cabang olahraga yang lain. Insya Allah bisa, kalau kita tidak mau kalah dengan bangsa lain, ya kita mempersiapkan diri, kita berlatih dengan baik, kita mempertahankan kemampuan kita. Dan apabila itu kita lakukan saya yakin kita akan tetap mempertahankan supremasi itu.

Saya sambut pula cabang-cabang yang lain, atletik dan cabang olahraga dan saya tidak mengharapkan yang tidak-tidak, Pimpinan KONI, Menpora, tapi karena saya yakin bahwa kita punya kemampuan, Indonesia besar, dengan persiapan yang baik, dengan pelatihan yang baik, dengan tekad yang baik, dengan tanggung jawab yang tinggi, kita akan bisa terus meningkatkan prestasi olahraga kita, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Mari kita wujudkan.

Saya mengatakan di waktu yang lalu, bahwa yang kita perlukan ada tiga. Kita perlu memiliki sport center dan sudah kita rencanakan Insya Allah dalam waktu 1, 2, 3 tahun benar-benar dapat kita bangun Sport Center.

Setelah ada sport centre perlu ada sport fund, baik yang dianggarkan oleh Pemerintah melalui APBN atau APBD juga diharapkan ada masyarakat di negeri ini, terutama yang memiliki kemampuan untuk berkontribusi secara ikhlas demi olahraga negaranya yang akan membangun Sport Fund itu, dana olahraga itu yang bisa kita gunakan secara luas, termasuk kesejahteraan atlet, termasuk katakanlah kesejahteraan pada hari tua mereka.

Dan yang ketiga adalah sport community, masyarakat olahraga, bukan hanya para managers, officials, mantan juara, tapi juga dunia usaha, Pemerintah, perguruan tinggi, semua mari kita bangun sport community yang juga ikut bertanggung jawab terhadap pembinaan dan pengembangan prestasi keolahragaan di negara kita.

Tiga itulah yang harus kita wujudkan secara bersama, mudah-mudahan bisa terwujud di negeri tercinta ini. Itulah yang dapat saya sampaikan. Saudara-saudara, terima kasih kepada officials, kepada pelatih, kepada managers, kepada penyandang dana, kepada siapa saja termasuk supporters yang saya dengar luar biasa semangatnya kemarin di arena tinju di Jepang. Saya kira di Kuala Lumpur juga demikian. Saya mengucapkan terima kasih atas semuanya, selamat atas para juara, semoga Tuhan Yang Maha Besar meridhoi niat baik dan cita-cita kita, semoga kita dituntun untuk membangun negeri ini dan mengembangkan dunia olahraga nasional kita yang insya Allah akan makin baik.

Sekian.
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatulahi wabarakatuh.


*****


Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan