Pidato Presiden

Sambutan Peringatan HUT Ke-62 MPR-RI

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE-62
MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA (MPR RI)
GEDUNG NUSANTARA IV, 29 AGUSTUS 2007



Bismilahir Rahmaanir Rahiim,
Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua,

Yang saya hormati Saudara Wakil Presiden beserta Ibu, Saudara Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia beserta Ibu, Para Wakil Ketua MPR RI, Para Pimpinan Lembaga-Lembaga Negara dan segenap Anggota Lembaga-Lembaga Negara,
Yang mulia Para Duta Besar Negara-Negara Sahabat, Para Menteri, anak-anak Pelajar,

Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Pada kesempatan yang membahagiakan dan insya Allah penuh berkah ini, saya mengajak hadirin sekalian untuk sekali lagi memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa karena kepada kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan dan kesehatan untuk melanjutkan ibadah kita, karya kita dan tugas pengabdian kita kepada Bangsa dan Negara tercinta. Kita juga bersyukur kehadirat Yang Maha Kuasa malam hari ini bersama-sama menghadiri Hari Ulang Tahun Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang ke-62 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita yang juga ke-62.

Atas nama pribadi dan mewakilil semua hadirin yang hadir pada malam hari ini saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun kepada MPR RI semoga pada usia yang ke-62 ini Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dapat lebih meningkatkan peran dan pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara.

MPR RI memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah bangsa kita baik pada keadaan normal maupun keadaan krisis. Apa yang telah dilakukan oleh lembaga ini telah tercatat abadi dalam sejarah kita dan banyak yang dapat kita jadikan pedoman dan acuan bagaimana kita semua mengelola kehidupan bernegara kita sesuai dengan cita-cita dan semangat para pendiri republik untuk menuju masa depan yang lebih baik, yang kita cita-citakan bersama yaitu Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur.

Dalam perjalanan Majelis Permusyawaratan Rakyat sebagaimana diuraikan secara gamblang tadi oleh Prof. Hidayat Nurwahid, Pimpinan MPR RI, kita memahami dinamika, perkembangan dan pasang surut kehidupan bernegara kita, kehidupan ketatanegaraan kita serta demokrasi yang ada di negeri kita ini. Indonesia dalam, saat ini sedang mengalami transformasi yang besar. Indonesia sedang melakukan berbagai perubahan setelah negeri kita mengalami krisis beberapa tahun yang lalu, kita menjalankan reformasi, kita menjalankan demokratisasi dan kita membangun kembali negara kita termasuk pembangunan ekonomi menuju masa depan yang lebih baik.

Layaknya sebuah bangsa yang sedang mengalami transformasi yang besar tentu banyak tantangan dan permasalahan sebagaimana yang kita rasakan 10 tahun terakhir ini sebagai apa yang memang dihadapi oleh bangsa yang sedang melakukan perubahan dalam dirinya. Kita semua harus siap menghadapi keadaan seperti ini, kita bersama-sama harus menghadapinya secara tegar, mencari solusi dan jalan keluar manakala tantangan dan persoalan yang kita hadapi begitu berat dan fundamental.

Saya yakin bahwa arah perjalanan bangsa kita telah berada ke arah yang benar. Agenda reformasi dan agenda demokratisasi memang kita perlukan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Hampir pasti, ada permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan perubahan besar ini. Oleh karena itu sepanjang kita yakin bahwa arah perjalanan bangsa ini benar, sepanjang kita memahami dinamika seperti ini pasti kita hadapi dengan semangat yang bulat untuk terus bersatu, melangkah bersama. Saya yakin insya Allah akan dapat kita carikan solusi apapun yang menghambat perjalanan bangsa kita.

Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Kita semua ingin menegakkan konstitusi. Oleh karena itu Undang Undang Dasar 1945 haruslah kita rujuk, kita pedomani dan kita jalankan. Adalah tepat apabila MPR RI perlu melakukan langkah-langkah sosialisasi yang intensif dan terus menerus, karena dalam bentangan waktu 4 tahun Undang Undang Dasar kita mengalami 4 kali amandemen atau perubahan yang tentu berpengaruh pada semua sistem ketatanegaraan, sistem pemerintahan maupun pranata hukum yang sama-sama kita jalani.
Kami semua berharap apa yang dilakukan oleh Majelis memperjelas pemahaman rakyat Indonesia terhadap konstitusinya sebagai rujukan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Itulah sesungguhnya yang dapat saya sampaikan pada hari yang bersejarah ini agar kita semua dapat menyatukan tekad, semangat dan pikiran-pikiran kita untuk mengelola kehidupan bernegara kita, melakukan perubahan-perubahan yang kita perlukan, seraya mempertahankan nilai-nilai, jati diri dan konsensus dasar kebangsaan kita yang mesti kita anut bersama sebagaimana yang diharapkan oleh para pendiri republik.

Demikian saudara-saudara,
Sebelum saya akhiri saya ucapkan selamat kepada anak-anak kita yang telah menjadi juara, teruslah belajar dan beribadah, agar kalian kelak menjadi putera-puteri terbaik bangsa yang melanjutkan pembangunan dan kepemimpinan bangsa di waktu yang akan datang. Kepada pemain bulu tangkis, saya ucapkan selamat. Harus ada keseimbangan antara bekerja keras, olah raga dan rileks agar kita lebih produktif lagi dan apa yang kita lakukan tepat untuk mencapai tujuan yang baik.

Demikian saudara-saudara,
Dirgahayu MPR RI, selamat bertugas, Tuhan beserta kita.

Wassalamualaikum, Wr. Wb.


*****

Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan