Arsip

« September 2007 »
M S S R K J S
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      

Pidato Presiden

Sambutan Peresmian Rumah Sehat Masjid Sunda Kelapa dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERESMIAN RUMAH SEHAT MASJID AGUNG SUNDA KELAPA LAYANAN KESEHATAN CUMA-CUMA KERJASAMA
BAZNAS-DOMPET DHUAFA
MASJID AGUNG SUNDA KELAPA, JAKARTA
14 SEPTEMBER 2007



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Yang saya hormati Saudara Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Tri Sutrisno, Mantan Wakil Presiden republik Indonesia, Saudara Ketua dan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Saudara Menko Kesra, Menteri Kesehatan dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Saudara Gubernur DKI Jakarta, Pimpinan Masjid Agung Sunda Kelapa, Bapak Syaiful Hamid, Pimpinan Baznas, Bapak Didin Hafidhuddin, Pimpinan Republika, para Ulama,

Hadirin-hadirot sekalian yang dimuliakan Allah SWT,
Pada kesempatan yang baik dan Insya Allah penuh berkah ini, saya mengajak Hadirin sekalian untuk sekali lagi memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT, karena kepada kita masih diberi kesempatan, kekuatan, dan kesehatan untuk melanjutkan ibadah kita, karya kita, dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara tercinta. Kita juga bersyukur hari ini, setelah kita menjalankan sholat berjamaah di Masjid yang agung ini, kita sama-sama dapat menghadiri Peresmian Rumah Sehat Mesjid Agung Sunda Kelapa. Shalawat dan salam, marilah sama-sama kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan pengikut-pengikut Rasullallah, Insya Allah kita semua sampai akhir zaman.

Di hari-hari pertama bulan Ramadhan, bulan yang penuh rahmat serta ampunan Allah SWT, saya ingin menyampaikan pula ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada segenap kaum muslimin di Tanah Air. Semoga ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Sebagaimana kita ketahui bersama, Islam mengajarkan umat manusia untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan. Islam mengajarkan umatnya untuk mengasihi fakir miskin dan kaum dhuafa, bahkan Islam mewajibkan orang yang memiliki harta, mereka yang berpunya untuk mengeluarkan zakat, infaq, dan sadakoh, karena dalam harta itu terdapat hak kaum dhuafa. Jika kaum berpunya di tanah air di seluruh negeri ini berlomba-lomba mengeluarkan zakat, infaq, dan sadakoh akan terhimpun dana yang sangat besar untuk mengurangi kemiskinan dan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh tanah air.

Pada kesempatan yang baik ini, di bulan yang penuh berkah ini, saya mengajak kaum muslimin untuk menunaikan salah satu kewajiban kita, selain shalat dan puasa, yaitu membayar zakat. Dengan membayar zakat, Insya Allah hati kita akan merasa lebih damai dan lebih tenteram. Kita sadar bahwa rezeki yang kita miliki adalah karunia dan sekaligus titipan Allah SWT, sebab itu adalah wajar, jika sebagian dari harta yang dikaruniakan Allah SWT itu, kita zakatkan untuk kepentingan mereka yang berhak menerimanya.

Saya menyambut gembira pengelolaan zakat, infaq, dan sadakoh yang dikelola oleh Bazis dan Dompet Dhuafa dari Republika yang diperuntukkan untuk membangun sarana ibadah dan sarana sosial. Selain merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat yang profesional juga mendampingi dan sekaligus membantu program-program Pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu indikator penting dari meningkatnya kesejahteraan rakyat adalah meningkatnya derajat kesehatan masyarakat kita. Masyarakat yang sehat akan mampu untuk hidup lebih produktif, baik secara sosial maupun secara ekonomis.

Pemerintah terus memberikan perhatian yang besar terhadap masalah kesehatan rakyat, serta peningkatan kualitas hidup manusia, terutama kepada rumah tangga setengah miskin, rumah tangga miskin, dan terlebih rumah tangga yang sangat miskin. Pemerintah akan terus berupaya untuk menyempurnakan sistem bantuan dan jaminan sosial, serta meningkatkan aksesibilitas mereka terhadap pelayanan pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Dalam kaitan itu, dalam tahun 2007 ini, Pemerintah telah dan sedang melaksanakan beberapa program, antara lain program penanggulangan kemiskinan perkotaan dan program pengembangan Kecamatan yang sekarang dipadukan dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat atau PNPM yang kita laksanakan di seluruh Tanah Air. Pemerintah telah memperluas cakupan PNPM tersebut dengan mengkoordinasikannya dengan semua penanggulangan kemiskinan di Pusat dan di Daerah yang berbasiskan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai satu gerakan nasional, PNPM ditujukan untuk memberdayakan masyarakat miskin, sehingga kapasitasnya meningkat, baik secara individu maupun kelompok. Pemerintah juga sedang melaksanakan Program Keluarga Harapan sebagai bagian dari bantuan sosial untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kelompok rumah tangga sangat miskin. PKH diterapkan dengan mempertimbangkan persyaratan yang terkait dengan pemberian pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Hadirin yang saya muliakan,
Dalam upaya meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, Pemerintah sedang melaksanakan program asuransi kesehatan bagi masyarakat miskin atau yang kita sebut dengan Askeskin. Melalui program ini, masyarakat miskin mendapatkan berbagai fasilitas kesehatan, termasuk pertolongan persalinan. Sudah saatnya kita semua terpanggil untuk melakukan misi yang mulia ini, membangun keberdayaan bagi kalangan miskin atau yang kita sebut dengan empowering the poor, memberdayakan mereka yang perlu kita berdayakan. Masyarakat miskin adalah bagian utuh dari bangsa kita yang harus terus kita angkat derajat kesejahteraannya sebagai bagian dari upaya kita mensejahterakan kehidupan rakyat secara bersama-sama.

Dalam pembangunan kesehatan, tentu saja Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Pemerintah selalu memiliki batas kemampuan, meskipun kita terus berupaya meningkatkan upaya ini, baik di bidang angaran, di bidang program, maupun pelaksanaan di lapangan. Oleh karena itu, saya menyambut baik dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya pada upaya dari kelompok masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan untuk meningkatkan akses dan keterjangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, baik yang bersifat promotif, preventif maupun kuratif. Program yang dilakukan atas inisiatif masyarakat itu ternyata sangat membantu, sangat meringankan beban bagi mereka yang memerlukan dan sebagai pendamping dan pendukung dari program-program yang dilaksanakan Pemerintah.

Saudara-saudara,
Pada kesempatan yang membahagiakan ini, pada bulan suci Ramadhan ini, ijinkan saya selaku seorang yang sedang mengemban amanah untuk kita tidak terus mempertentangkan antara yang berpunya dengan yang miskin. Apalagi kalau nuansanya, nuansa permusuhan, itu bukan pendekatan yang positif, yang terbaik adalah menjembatani antara yang berpunya dengan yang miskin, dengan kewajiban-kewajiban moral, kewajiban sosial, kewajiban agama, bagi mereka yang berpunya sungguh-sungguh membantu yang miskin. Jembatan inilah yang kita bangun, apa yang akan kita resmikan hari ini contoh nyata, pendekatan yang positif, pendekatan yang sehat membangun jembatan daripada mempertentangkan, membikin jarak, tapi dengan jembatan itu mari kita ketuk hatinya, kita dorong mereka-mereka untuk lebih dermawan. Saya ikut mendorong kepada semua yang berpunya di negeri ini, berikanlah bantuan secara ikhlas kepada mereka yang miskin, ini adalah mulia dan membikin suasana menjadi makin teduh, dengan penuh kebertanggungjawaban.

Hadirin sekalian,
Mengakhiri sambutan ini, saya ingin sekali mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Baznas dan Yayasan Dompet Dhuafa Republika, serta Masjid Agung Sunda Kelapa atas prakarsanya yang mulia membangun layanan kesehatan cuma-cuma bagi masyarakat miskin. Semoga prakarsa seperti ini dapat diikuti oleh lembaga-lembaga sosial lainnya di seluruh Indonesia.

Kepada seluruh komponen masyarakat yang telah mempercayakan dana zakat, infaq, dan sadakohnya kepada ketiga lembaga tadi, saya ucapkan terima kasih dan saya pun turut berdoa semoga budi baik Saudara-saudara dicatat sebagi amal soleh oleh Allah SWT.

Khusus kepada para dokter spesialis, tenaga perawat dan paramedis yang telah bersedia meluangkan waktu, menyumbangkan tenaga dan pengabdiannya dalam melayani saudara-saudara kita dari kalangan masyarakat miskin, saya ucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga amal bakti Saudara-saudara dicatat oleh Allah SWT dan Saudara mendapatkan imbalan yang setimpal sambil memohon keridhoan Allah SWT.

Kepada paramedis di Rumah Sakit ini, saya berpesan agar dapat memberikan pelayanan yang cepat, yang tepat, yang bermutu, dan penuh keramahan, saya garis bawahi penuh dengan keramahan dan kasih sayang. Perlakukan saudara-saudara kita itu, saudara-saudara yang memerlukan pertolongan itu dengan sebaik-baiknya. Dan kalau tadi Bapak Syaiful Hamid telah memberikan contoh siapa-siapa yang memberikan bantuan, sumbangan sukarela untuk kepentingan Masjid Agung Sunda Kelapa ini, Rumah Allah ini dan insya Allah akan segera beroperasi Rumah Sehat Masjid Agung Sunda Kelapa, saya himbau yang hadir di ruangan ini maupun yang tidak hadir untuk juga melakukan yang sama.

Saya tadi bisik-bisik apa yang diperlukan dalam waktu dekat, katanya peralatan pemeriksaan mata dan juga telinga hidung dan tenggorokan, insya Allah kita akan bantu sambil memancing yang lain, memancing yang lain untuk memberikan bantuan. Ini untuk kaum dhuafa, untuk kaum miskin, marilah kita perkuat, sehinggga makin lancar lagi apa yang dapat kita lakukan.

Demikianlah Hadirin sekalian yang saya muliakan. Dan akhirnya seraya memohon ridha Allah SWT dan dengan mengucapkan ”Bismillahirrahmanirrahim”, dengan ini Rumah Sehat Masjid Agung Sunda Kelapa saya resmikan penggunaannya.

Sekian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.



*****


Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan