Pidato Presiden

Sambutan Jamuan Santap Malam Menghormati Sultan Brunei Darussalam

 

TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
JAMUAN SANTAP MALAM KENEGARAAN BAGI KEBAWAH DULI YANG MULIA PADUKA SERI BAGINDA SULTAN HAJI HASSANAL BOLKIAH MU’IZZADDIN WADDAULAH
ISTANA NEGARA, 22 APRIL 2008



Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Yang Maha Mulia Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah beserta Yang Maha Mulia Paduka Baginda Raja, Isteri Pengiran Anak Hajjah Saleha,

Hadirin yang saya muliakan,
Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya, pada malam hari ini, kita dapat bersua kembali dengan Yang Mulia Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah dalam suasana penuh keakraban dan persaudaraan.

Pada kesempatan yang membahagiakan dan insya Allah penuh berkah ini, sekali lagi kami mengucapkan selamat datang kepada Paduka Seri Baginda beserta Yang Maha Mulia Paduka Seri Baginda Raja Isteri Pengiran Anak Hajjah Saleha, dan serluruh anggota delegasi di Jakarta. Kunjungan Paduka Seri Baginda kali ini sungguh sangat penting dan tentunya akan semakin memperkokoh tali persahabatan dan persaudaraan antara Pemerintah dan rakyat Indonesia dengan Pemerintah dan Rakyat Brunei Darussalam.

Sungguh sangat menggembirakan dan membesarkan hari, bahwa saat ini Paduka Seri Baginda dapat kembali mengunjungi Indonesia atas undangan saya. Seperti halnya dalam kunjungan 2 tahun lalu, diharapkan kunjungan Paduka Seri Baginda kali ini dapat merasakan eratnya uluran persahabatan dan keramahtamahan kami selaku saudara serumpun dan sahabat terdekat.

Paduka Seri Baginda, Hadirin yang saya muliakan,
Pemerintah dan rakyat Indonesia sangat bersyukur dan bangga dengan persahabatan yang telah terjalin erat di antara kedua negara sejak lama dan yang kini terus mengalami peningkatan. Ikatan persaudaraan di antara kita memang perlu terus semakin diperkuat dan dikembangkan, mengingat Brunei Darussalam dan Indonesia adalah sesama negara dengan penduduk mayoritas Muslim. Kenyataan ini memberikan kesempatan dan dorongan kepada kita untuk terus-menerus bekerja sama dalam ikatan ukhuwah islamiyah, demi kejayaan dan kemakmuran kedua bangsa. Hal inilah kiranya, yang menjadi salah satu landasan kerjasama, yang senantiasa memperteguh persaudaraan dan persahabatan di antara kedua bangsa.

Kita sama-sama memiliki kegigihan untuk menunjukkan kepada dunia internasional, bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta. Kedua negara dapat terus menunjukkan citra Islam yang teduh dan damai, serta Islam yang mendorong kemajuan dan persaudaraan dengan semua bangsa dan semua golongan.

Paduka Seri Baginda, Hadirin yang saya muliakan,
Sungguh sangat menggembirakan, bahwa selama ini kerjasama yang erat antara kedua negara telah terjlin di berbagai bidang dan pada berbagai tingkatan. Secara pribadi, ikatan silaturahim antara saya dengan Paduka Seri Baginda terus terjalin dengan hangat dan akrab. Bahkan dalam berbagai kesempatan, kami sering membicarakan beragam hal, khususnya upaya peningkatan dan perluasan kerjasama antara Indonesia dan Brunei Darussalam.

Tadi siang, kita telah melakukan pertemuan bilateral, membicarakan berbagai hal yang dapat kita laksanakan bersama. Kita berdua bersepakat, bahwa hubungan antara Indonesia dan Brunei Darussalam sama sekali tidak ada masalah yang mengangggu, dan ini menjadi modal penting untuk meningkatkan hubungan persaudaraan kita. Peluang untuk itu terbentang luas. Dalam pembicaraan tadi, kita setuju untuk berupaya meningkatkan kerjasama ekonomi, terutama di bidang perdagangan dan investasi. Saya juga mengundang untuk berinvestasi di bidang agrobisnis dan agroindustri.

Kita juga sepakat untuk terus meningkatkan kerjasama di bidang pertahanan yang telah aktif dibina selama ini, khususnya dalam bidang pendidikan, latihan bersama dan pertukaran perwira. Kita juga menyaksikan penandatanganan MoU mengenai kerjasama kebudayaan. Saya juga berharap, bahwa kerjasama di bidang eksplorasi energi akan terus berlanjut, sebagaimana yang telah mulai dilakukan antara El Nusa dan Brunei Shell Petroleum. Kita juga sepakat untuk berkontribusi terhadap masalah perubahan iklim global dengan terus melindungi hutan hujan tropis kita bersama dalam konteks program konservasi “The Heart of Borneo”. Saya yakin pembicaraan dengan Paduka Seri Baginda yang berlangsung dalam suasana yang akrab dan bersahabat tadi akan menjadi pendorong bagi pengembangan berbagai kerjasama baru yang lebih kokoh.

Paduka Seri Baginda, Hadirin yang saya muliakan,
Selama ini kerjasama Indonesia dengan Brunei Darussalam tidak hanya berkembang dalam konteks bilateral, tetapi juga dalam berbagai forum regional dan internasional. Dalam organisasi regional ASEAN, Organisasi Konferensi Islam, dan Gerakan Non-Blok, kita telah mengembangkan peran kerjasama yang konstruktif dan membawa manfaat bagi semua anggota. Khusus dalam kerangka ASEAN, kita juga telah memiliki kesamaan pandangan dan komitmen, dalam mewujudkan Komunitas ASEAN 2015. Kita juga terus mendorong proses integrasi ASEAN dengan harapan dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran bagi semua anggotanya.

Kerjasama baik secara bilateral, regional maupun multilateral menjadi semakin penting di tengah dinamika global yang penuh dengan ketidakpastian dan gejolak. Dunia saat ini masih dibayangi oleh berbagai tantangan, antara lain konflik di berbagai wilayah, krisis keuangan global, krisis energi, dan kini bahkan kenaikan pangan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, jawabannya adalah kerjasama dan kemitraan global yang lebih baik.

Selanjutnya, kokohnya persahabatan dan kerjasama antara Brunei Darussalam dan Indonesia tidak mungkin terjalin tanpa adanya ikatan persaudaraan antara penduduk kedua negara atau yang kita kenal dengan people to people contact. Inilah pilar penting dalam hubungan Indonesia dan Brunei Darussalam.

Pada kesempatan yang baik ini, saya kembali ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Paduka Seri Baginda dan Pemerintah Brunei Darussalam yang telah memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk bekerja di Brunei Darussalam. Saat ini, hampir 40.000 orang warga kami bekerja di negeri Paduka Seri Baginda.

Akhirnya, saya ingin mengajak Paduka Seri Baginda dan hadirin sekalian untuk bersulang bersama bagi persahabatan antara kedua negara, bagi kesejahteraan seluruh rakyat Brunei Darussalam dan Indonesia, serta bagi kesehatan, kesuksesan dan kebahagiaan Paduka Seri Baginda beserta Permaisuri.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


*****

Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan